Survei CSIS: Rakyat Makin Anti dengan Partai
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Survei CSIS: Rakyat Makin Anti dengan Partai

Senin, 13 Februari 2012 | 14:48 WIB
Oleh : B1

Sikap antipartai juga merugikan demokrasi di Indonesia secara keseluruhan.

Kepercayaan masyarakat terhadap kinerja partai politik kian menurun. Hampir 50 persen responden dalam survei terbaru memutuskan untuk tidak memilih partai apa pun jika pemilu diadakan hari ini .

Hasil survei nasional yang dilakukan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) di 23 provinsi Indonesia menunjukkan, pemilih secara umum kecewa terhadap semua partai politik dan cenderung bingung untuk mendukung partai mana.

Menurut hasil survei, sebanyak 48,4% responden menyatakan bahwa mereka tidak memiliki pilihan dalam pemilu. Sisanya, hanya 12,6 persen memilih Partai Demokrat, 10,5 persen responden memilih Partai Golkar, dan 7,8 persen memilih Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Survei tersebut menunjukkan, responden menganggap semua partai sama saja sehingga tidak ada altenatif pilihan partai yang menjanjikan.

"Sikap antipartai ini tidak hanya merugikan partai politik. Tapi juga demokrasi di Indonesia secara keseluruhan," ungkap Sunny Tanuwidjadja, peneliti dari Departemen Politik dan Hubungan Intenasional CSIS, hari ini.

Berbeda dengan hasil survei lain yang ada sebelumnya, survei CSIS menunjukkan hanya sedikit suara responden yang kecewa dengan Demokrat. Lalu, memilih beralih ke partai oposisi atau partai koalisi yang secara konsisten mengkritisi pemerintah dan masalah korupsi Partai Demokrat.

"Ini menunjukkan bahwa partai jangan hanya fokus mengkritisi pemerintah. Tapi, harus ada perbaikan dari dalam seperti memperbaiki kinerja anggota yang sekarang jadi wakil rakyat," kata Sunny.

Sunny juga menambahkan, belum munculnya figur yang bisa merebut hati para undecided voters bisa menjadi celah untuk munculnya partai baru. Namun, makin"eksklusif"-nya sistem pemilu dan rendahnya kepercayaan publik tehadap partai politik bisa jadi penghambat.

"Jika ada partai yang mampu mengakomodasi para undecided voters, dialah yang berpeluang meningkatkan dukungannya di pemilu mendatang," ujar Philips J Vermonte, Ketua Departemen Politik dan Hubungan Internasional CSIS.

Philip juga mengungkapkan, walau Partai Demokrat masih menduduki peringkat teratas, partai itu yang mengalami penurunan yang paling signifikan.

"Dibanding hasil suara yang didapat Partai Demokrat pada Pemilu 2009, penurunan cukup drastis hingga 8,25%," imbuh Philips.


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

FPI Resmi Laporkan Gubernur dan Kapolda Kalteng ke Mabes Polri

"Gubernur dan Kapolda tak mungkin tak tahu karena massa ini merencanakan dan berangkat menyerbu Bandara dari komplek gubernuran. Bohong kalau mereka tak terlibat," kata Rizieq.

NASIONAL | 13 Februari 2012

Terdakwa Otak Bom Buku Dituntut Seumur Hidup

Terdakwa lain dituntut 5 tahun penjara.

NASIONAL | 13 Februari 2012

Kasus Wa Ode Bisa Bidik Pihak Lain

"Dari hasil penggeledahan beberapa waktu lalu, KPK mendapatkan sejumlah dokumen yang sedang kita lakukan penelitian lebih jauh. Di mana, bisa mengarah ke pihak-pihak lain."

NASIONAL | 13 Februari 2012

DPR Boikot, Kemenkum dan HAM Tolak Batalkan Moratorium Remisi

Enam fraksi di Komisi III DPR menolak mengikuti rapat dengan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin.

NASIONAL | 13 Februari 2012

KPK Siap Telusuri Pencucian Uang Nazaruddin Sampai Tuntas

Kasus pencucian uang lewat pembelian saham Garuda akan dikembangkan ke kasus lainnya.

NASIONAL | 13 Februari 2012

Laporan Lengkap Tim Katastropik Purba

Bermula meneliti data kebencanaan di masa silam, Tim Katastropik Purba menguak peradaban di masa silam yang musnah.

NASIONAL | 13 Februari 2012

Pencabutan Pengetatan Remisi Koruptor Tunggu Kajian PTUN

Para pihak yang dirugikan karena kebijakan moratorium remisi koruptor diminta menunggu keputusan pengadilan.

NASIONAL | 13 Februari 2012

KPK Pertama Kali Gunakan UU Money Laundering

KPK akan intensif memakai data dari Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK).

NASIONAL | 13 Februari 2012

Umar Patek Terancam Hukuman Mati

Gembong teroris Umar Patek terancam hukuman mati atas aksi terorisme yang dia lakukan di Indonesia selama ini, termasuk aksi bom bali.

NASIONAL | 13 Februari 2012

Pengetatan Remisi Koruptor tidak Dicabut, Komisi III Berang

Anggota Komisi III DPR kembali mempersoalkan soal pengetatan remisi bagi koruptor.

NASIONAL | 13 Februari 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS