Keterangan Nunun Dinilai Lemah secara Hukum
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Keterangan Nunun Dinilai Lemah secara Hukum

Senin, 23 April 2012 | 13:45 WIB
Oleh : B1

Jaksa lebih percaya pada keterangan Arie Malangjudo.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan keterangan terdakwa kasus suap cek pelawat, Nunun Nurbaeti yang disampaikan dalam persidangan tidak memiliki nilai pembuktian.

Sebab, hal itu disampaikan tanpa disertai dengan bukti pendukung.

"Terdakwa di depan persidangan mengatakan tidak pernah bertemu dengan Arie Malangjudo dan Hamka Yandhu pada tanggal 7 Juni 2004. Bahkan, terdakwa mengatakan tidak tahu-menahu soal cek pelawat. Menurut kami, keterangan tersebut tidak dapat diterima karena tidak memiliki pembuktian atau hanya keterangan terdakwa tanpa ada bukti dan bertentangan dengan keterangan saksi Arie Malangjudo," kata jaksa Siswanto saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (23/4).

Sebaliknya, menurut Siswanto, keterangan Arie Malangjudo memiliki nilai pembuktian yang lebih kuat dibandingkan keterangan terdakwa. Sebab, bersesuaian dengan keterangan saksi Ngatiran yang diketahui mantan office boy di PT Wahana Esa Sembada.

Ngatiran mengatakan pada tanggal 8 Juni 2004 sebelum jam makan siang mengantarkan kantong belanja karton ke Arie Malangjudo dan mengatakan titipan dari Ibu. Di mana, Ibu yang dimaksud adalah Nunun Nurbaeti.

Bahkan, Ngatiran mengatakan kantong belanja dari karton tersebut diambil langsung dari kantor Nunun Nurbaeti dan ada yang bersangkutan ketika empat kantong tersebut diambil.

"Persesuaian antara keterangan Arie Malangjudo tentang adanya perintah untuk serahkan cek pelawat BII dapat disimpulkan dan tidak terbantahkan terdakwa benar memerintahkan Arie menyerahkan cek pelawat ke anggota DPR RI," kata Siswanto.

Sebelumnya, Arie Malangjudo dalam kesaksiannya mengatakan pada 7 Juni 2004 dipanggil Nunun ke ruangannya dan bertemu dengan Hamka Yandhu. Ketika itu, Nunun memerintahkan menyerahkan tanda terimakasih kepada anggota dewan. Ternyata, pemberian tersebut berupa cek pelawat.

Kemudian, 8 Juni 2004, Arie mendapat telepon dari anggota dewan dari fraksi PDIP yang mengatakan akan mengambil titipan dari Nunun Nurbaetie. Kemudian, Arie menelepon terdakwa dan tidak berapa lama datang office boy dengan kantong yang berisi cek pelawat.

Sementara itu, jaksa menegaskan keterangan Ngatiran dapat dipercaya. Sebab, berdasarkan keterangan Samid dan Yane, Ngatiran adalah pegawai di PT Wahana Esa Sembada yang berfungsi sebagai kurir.

Artinya, keterangan terdakwa Nunun Nurbaeti yang menyatakan keterangan Ngatiran tidak dapat dipercaya karena tidak kenal Ngatiran dapat diabaikan.

"Ngatiran adalah orang yang dapat dipercaya terbukti sering disuruh mengambil uang dari rekening pribadi Nunun," ungkap Siswanto.

Istri mantan Wakapolri, Komjen (purn) Pol Adang Daradjatun itu dituntut dengan hukuman penjara selama empat tahun dan denda Rp200 juta subsider empat bulan kurungan.

Sebab, ia dianggap terbukti memberikan cek pelawat kepada anggota Komisi IX DPR RI terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) tahun 2004.


Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DPR Siapkan Draf Baru RUU Kesetaraan Gender

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat ini sedang mempersiapkan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesetaraan Gender yang baru.

NASIONAL | 23 April 2012

Guru Pengawas UN Buyarkan Konsentrasi Siswa

Sebanyak 246.428 siswa SMP sederajat di Sumatra Utara, Senin (23/4), secara serentak mengikuti Ujian Nasional (UN).

NASIONAL | 23 April 2012

Presdir BMW Indonesia Dilaporkan ke Mabes Polri

"Saya lapor ke Mabes Polri atas upaya pencemaran nama baik yang dilakukan Ramesh Divyanathan. Dalam pernyataannya, disebutkan saya akan membakar showroom BMW."

NASIONAL | 23 April 2012

15 Parpol Ideal untuk Pemilu 2014

Pengamat politik dari Universitas Indonesia Andrinof Chaniago mengemukakan jumlah peserta pemilu yang ideal pada Pemilu 2014 mendatang adalah 15 partai politik (parpol).

NASIONAL | 23 April 2012

Kesenjangan Posisi Polri-TNI Picu Konflik Kedua Instansi

Kesenjangan hubungan antara Polisi Republik Indonesia (RI) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dianggap sebagai pemicu konflik antara kedua instansi.

NASIONAL | 23 April 2012

Calon Presiden PDIP Cuma Megawati yang Tahu

Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumolo mengatakan, kewenangan penentuan calon presiden dari partainya ada di Megawati Soekarnoputri.

NASIONAL | 23 April 2012

Mendikbud: UN adalah Instrumen Pemaksa Siswa Belajar

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh mengatakan pemerintah tetap kukuh mempertahankan ujian nasional (UN) agar tercipta gerakan rajin belajar di kalangan siswa.

NASIONAL | 23 April 2012

Hajriyanto Thohari: Cukup Sudah Polemik Rapimnas

Mekanisme terkait calon presiden dari Partai Golkar akan dibahas bersama Ketua Umum Aburizal Bakrie dan para tokoh partai.

NASIONAL | 23 April 2012

Nunun Dituntut Empat Tahun Penjara

"Menuntut, menyatakan terdakwa Nunun Nurbaetie terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diancam pidana dalam Pasal 5 ayat 1 huruf b UU Tipikor."

NASIONAL | 23 April 2012

Demi Konversi Energi, Pengganti Widjajono Mendesak

Kiprah Widjajono dalam program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke gas perlu diteruskan

NASIONAL | 23 April 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS