Makelar Sukhoi Superjet 100 Dibela Partai Demokrat
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-17.99)   |   COMPOSITE 5783.33 (-162.95)   |   DBX 1064.04 (-3.52)   |   I-GRADE 168.858 (-6.35)   |   IDX30 499.932 (-20.46)   |   IDX80 131.904 (-5.05)   |   IDXBUMN20 373.781 (-16.94)   |   IDXG30 136.463 (-5.07)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-17.47)   |   IDXQ30 146.101 (-5.82)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.69)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.52)   |   IDXV30 127.988 (-5.61)   |   INFOBANK15 983.467 (-30.4)   |   Investor33 429.105 (-15.66)   |   ISSI 169.797 (-5.07)   |   JII 620.069 (-24.81)   |   JII70 213.196 (-7.42)   |   KOMPAS100 1177.3 (-40.52)   |   LQ45 920.112 (-35.48)   |   MBX 1606.46 (-51.44)   |   MNC36 321.125 (-12.05)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.18)   |   SMInfra18 295.49 (-12.78)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.14)   |  

Makelar Sukhoi Superjet 100 Dibela Partai Demokrat

Selasa, 22 Mei 2012 | 11:38 WIB
Oleh : B1

Foto yang menggambarkan kedekatan antara pemilik PT Trimarga Rekatama Sujito Ng alias Eng Djin Tjong dengan klan Cikeas beredar luas.

Seiring, menyeruaknya dugaan perselingkuhan antara broker dan pemerintah terkait pengadaan alutsista dari Rusia. Kecurigaan Trimarga merupakan 'pemain besar' dalam bisnis alutsista (alat utama sistem persenjataan) pun mengental.

Oleh sejumlah kalangan, foto itu pun lantas diperbandingkan dengan foto keluarga presiden saat menghadiri pernikahan Artalyta Suryani, ratu calo kasus hukum di Kejaksaan Agung, yang beredar pada tahun 2008.

Terkait itu, Anggota Komisi I dari Partai Demokrat Salim Mengga menduga, ada hal yang coba dimainkan pihak tertentu terkait pengadaan itu.

Sebagai contoh, beredarnya foto pemilik Trimarga dan Keluarga Presiden tentunya akan menimbulkan kecurigaan adanya permainan. Padahal bila dilihat dari perspektif budaya di Indonesia, berfoto dengan keluarga pejabat negara adalah bagian dari kebiasaan.

"Kan biasa kalau orang pengen difoto dengan petinggi. Itukan bagian budaya timur saja, jangan dipersepsikan yang negatif. Kalau kita berpikir positif kan kita sehat," kata Salim.

Namun, dia menyebutkan, pihaknya akan mendukung penyelidikan setiap dugaan mark up dalam pengadaan senjata dari Rusia. Hanya saja, menurutnya, perbedaan harga seharusnya tidak langsung dilihat sebagai mark-up.

"Itu kan biasa saja kalau pedagang. Mana ada pedagang tanpa untung," kata Salim.

Dia melanjutkan pihaknya sangat meyakini pembelian itu sama sekali tak ada kaitan dengan Trimarga. Keberadaan Trimarga tak seharusnya dilihat sebagai faktor pembeda harga.

"Yang saya tahu kita tak berhubungan dengan Trimarga, tapi dengan Rosoboron. Rosoboron yang mengontak dia (Trimarga). Jadi kalaupun ada untung bagi Trimarga, ya Rosoboron yang memberi," kata Salim.

Selain itu, harga lebih mahal dimungkinkan mengingat konten peralatan dan teknologi yang berbeda antara Sukhoi yang dibeli Indonesia dengan yang dibeli negara lain.

Selain itu, lanjutnya, harus dilihat juga cara pembelian menggunakan mekanisme kredit, yang tentu saja lebih mahal dibandingkan mekanisme tunai.

"Kita kan membeli pakai kredit atau utang. Jadi wajar kalau lebih mahal. Kalau Malaysia membeli beberapa skuadron Sukhoi dengan uang tunai, makanya lebih murah," kata Salim.

Hingga 2014, atau selesainya masa Pemerintahan SBY-Boediono, pemerintah memang berencana menghabiskan dana hingga US$6,5 miliar untuk pembelian senjata yang pembiayaannya adalah melalui mekanisme utang.

Tidak mengherankan, seorang politisi yang menolak disebutkan namanya menyatakan, 10% dari total dana itu, sekitar US$650 juta sudah cukup menyokong biaya menghadapi Pemilu 2014 mendatang.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jika Tidak Fit, Keluarga Disarankan tidak Lihat Korban Sukhoi

Alasannya, kondisi jasad yang tidak mencapai 50 persen utuh.

NASIONAL | 22 Mei 2012

Jejak Trimarga Rekatama, Makelar Sukhoi Superjet 100

PT Trimarga Rekatama menjadi buah bibir karena Sukhoi Superjet100 mengalami kecelakaan. Siapa Trimarga hingga menjadi marketing Sukhoi di Indonesia?

NASIONAL | 22 Mei 2012

Kapolri Pantau Persiapan Penyerahan Korban Sukhoi

Besok pagi seluruh jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga.

NASIONAL | 22 Mei 2012

Stagnasi Skandal Century Akibat Kekuatan Gelap

Bukti permulaan yang berantakan bukan penyebab stagnasi proses hukum Century.

NASIONAL | 22 Mei 2012

Kapolri ke RS Polri Lihat Korban Sukhoi

Kapolri menuju ruang pendampingan psikologi untuk keluarga korban.

NASIONAL | 22 Mei 2012

Trimarga Tanggung Semua Keperluan Pemakaman Korban Sukhoi

Kita sudah siapkan semua, dari mulai peti jenazah, persiapan keluarga melihat korban, pendampingan jenazah sampai rumah duka, hingga proses pemakaman

NASIONAL | 22 Mei 2012

Keluarga Diizinkan Melihat Jasad Korban Sukhoi 15 Menit

Jadi nanti maksimal satu keluarga hanya boleh masuk tiga orang, setiap rombongan nanti terdiri dari lima keluarga

NASIONAL | 22 Mei 2012

SBY Akan Terima Kunjungan Presiden Portugal

Menurut informasi dari Biro Pers Istana Kepresidenan RI, acara sambutan kenegaraan akan dilangsungkan di Istana Merdeka pukul 15.25 WIB

NASIONAL | 22 Mei 2012

Pendaftaran Pemilukada Papua Berakhir Pukul 00.00 WIT

Sudah empat pasangan balon gubernur dan wagub yang mengembalikan formulir.

NASIONAL | 22 Mei 2012

Pagi Buta, Dua SD Hangus Terbakar

Sebelum ada kobaran api, sempat terdengar ledakan dari ruang dewan guru.

NASIONAL | 22 Mei 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS