TNI-AU Sudah Siapkan Pilot Untuk Super Tucano
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

TNI-AU Sudah Siapkan Pilot Untuk Super Tucano

Sabtu, 1 September 2012 | 18:28 WIB
Oleh : B1

Empat pesawat ini merupakan pengiriman pertama, dari total 16 unit pesawat yang dipesan

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya Dede Rusamsi mengatakan, TNI AU telah mempersiapkan jumlah penerbang yang cukup, untuk mengawaki satu skuadron pesawat tempur taktis Super Tucano EMB 314 yang akan dimiliki TNI AU.

Hal ini dikatakannya saat upacara penyambutan kedatangan empat pesawat Super Tucano di Lanud Halim Perdanakusuma pada hari Sabtu (1/9).

Pesawat tiba di Indonesia, setelah menjalani penerbangan selama dua minggu dari lokasi pabriknya Empresa Braziliera de Aeronautica (Embraer), di San Jose dos Campos, Brazil.

Empat pesawat ini merupakan pengiriman pertama, dari total 16 unit pesawat yang dipesan oleh TNI AU, untuk menggantikan pesawat OV 10 Bronco di Skuadron 21 Lanud Abdurrahman Saleh, Malang, Jawa Timur.

“Sebagian dari penerbangnya adalah mantan penerbang Bronco, namun kami juga melatih penerbang-penerbang baru,” ujar Dede.

TNI AU telah mengirim empat personilnya untuk berlatih, sebagai penerbang pesawat tempur taktis ini dan dari pelatihan itu, mereka juga sudah memenuhi kualifikasi sebagai pelatih.

Dengan kekuatan satu skuadron yang terdiri dari 16 pesawat, TNI AU harus menyiapkan 24 pilot untuk awak pesawat jenis ini.

Salah satu penerbang Embraer yang ikut menerbangkan pesawat ini, Kapten William Souza mengatakan, dari delapan penerbang Embraer yang turut dalam pengiriman pesawat ini, tiga di antaranya akan tinggal di Malang hingga akhir tahun.

“Kami akan melatih pilot-pilot angkatan udara Indonesia,” ujar William.

Dede juga mengatakan bahwa TNI AU akan memastikan adanya alih teknologi, dalam pemeliharaan terkait pembelian pesawat ini.

Komponen alih teknologi merupakan salah satu ketetapan, dalam setiap kontrak pengadaan alat utama sistem pertahanan militer Indonesia, dari produsen luar negeri, dalam rangka membangun kemandirian industri pertahanan Indonesia.

“Sudah ada personil yang dilatih sehingga nanti perawatan pesawat bisa dilakukan sendiri,” ujar Dede.

Empat pesawat ini singgah satu hari di Jakarta setelah sebelumnya singgah di Lanud Suwondo, Medan, Sumatra Utara.

Mereka akan meneruskan perjalanan pada hari Minggu, menuju tujuan akhirnya yaitu Lanud Abdurrahman Saleh di Malang, yang akan menjadi pangkalan pesawat-pesawat Super Tucano ini.

BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hasyim Muzadi Beri Kunci Penyelesaian Masalah Sampang

Masyarakat di sana cenderung lebih taat kepada ulama ketimbang ajaran kitab suci.

NASIONAL | 1 September 2012

Tak Dipungut PNPB, Kemkominfo Bela Blackberry

Keberagaman fitur mengakibatkan tidak ada dasar hukum, maupun undang-undang yang dapat digunakan pemerintah untuk menarik PNBP dari RIM

NASIONAL | 1 September 2012

Penggambaran Watak Keras Orang Madura Tidak Tepat

Dalam tradisi Madura ada istilah taretan, yang berarti persahabatan dan perdamaian

NASIONAL | 1 September 2012

Wacana Amanedemen UUD Kembali Bergulir

Pasal di UUD 1945 tak harus hanya 37 pasal seperti saat ini

NASIONAL | 1 September 2012

Hiu Terbang Milik Angkatan Udara RI

Pemilihan warna disesuaikan dengan kondisi alam dan geografis di Indonesia.

NASIONAL | 1 September 2012

Empat Super Tucano Tiba Januari 2013

Super Tucano memiliki, di antaranya, kemampuan serang antigerilya.

NASIONAL | 1 September 2012

Empat Super Tucano Menyusul Januari 2013

Mempunyaikecepatan maksimum hingga 580 kilometer per jam, dengan kecepatan operasi normal 500 kilometer per jam

NASIONAL | 1 September 2012

Tak Punya Kewenangan, DPD Ibarat LSM Plat Merah

Bedanya, LSM tak dibiayai negara, maka DPD memakai anggaran negara

NASIONAL | 1 September 2012

Jadi Saksi Hidup Penembakan di Solo, Slamet Mengaku Trauma

Saat sedang melayani pembeli, tiba-tiba terdengar tujuh kali letusan senjata.

NASIONAL | 1 September 2012

Kejaksaan Selidiki Kasus Tunggakan Pajak RIM

RIM tidak pernah membayar pajak sepeserpun ke pemerintah Indonesia

NASIONAL | 1 September 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS