Tanam Khat Dilarang, Tapi Tak Dipidana
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Tanam Khat Dilarang, Tapi Tak Dipidana

Selasa, 5 Februari 2013 | 19:14 WIB
Oleh : B1

Tanaman Khat baru saat ini diketahui mengandung katinona, dan ini belum ada aturannya dalam UU Narkotika No 35 tahun 2009.

Jakarta - Penyidik Direktorat Narkoba Polda Jawa Barat bersama dengan Polres Bogor telah memeriksa tiga orang saksi yang dianggap mengetahui perihal tanaman Cathinone (S-alpha-aminopropophenone) atau Khat yang tumbuh di kawasan Cisarua, Puncak.

Kendati begitu ketiganya tak dijadikan tersangka. Lalu mengapa ketiganya tidak dipidana?

Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Hafriyono, saat dihubungi Selasa sore (5/2) mengatakan, “Kita telah memeriksa tiga orang sebagai saksi. Tanaman Khat baru saat ini diketahui mengandung katinona, dan ini belum ada aturannya dalam UU Narkotika No 35 tahun 2009 yang mengatur tanaman Khat, seperti halnya ganja atau canabis sativa yang jelas dilarang.”

Sehingga, perwira menengah itu melanjutkan, yang bisa dilakukan pihaknya, sebagai upaya pencegahan, karena tanaman tersebut terbukti mengandung katonina, dimana ini diatur dalam lampiran UU Narkotika No 35 tahun 2009 dan masuk dalam golongan 1 nomor urut 35, maka tanaman itu tetap dilarang.

”Untuk itu maka kami akan musnahkan,” tambahnya.

Motif ketiga orang itu, Hafriyono menceritakan, menanam tanaman yang mirip daun jambu atau daun salam dengan warna hijau dan merah itu sebagai tanaman pagar hidup dan juga di tanam biasa di halaman sebagai tanaman hias.

Seperti diberitakan, tanaman yang merupakan tanaman asli Timur Tengah dan Afrika yang dapat diestrak dan digunakan untuk narkoba seperti terungkap dalam kasus artis Raffi Ahmad, itu ternyata telah tumbuh liar dan dibudidayakan oleh para petani di Puncak.

Di Puncak tanaman itu dikenal sebagai Teh Arab dan memang biasa dikonsumsi oleh warga asal Timur Tengah yang memang banyak tinggal dan berekreasi di Puncak.

BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

MPR Didesak Selesaikan Kasus HAM Masa Lalu

Beberapa LSM hadir dalam pertemuan itu di luar Kontras, seperti Elsam dan Ajar, yang tergabung dalam Koalisi Keadilan dan Pengungkap Kebenaran (KKKP)

NASIONAL | 5 Februari 2013

Korupsi DKP Banten: Dua Direktur Mangkir dari Pemeriksaan

Keduanya adalah Direktur Utama PT Royal Perdana Slamet Said dan Direktur PT Evership Rudi Hartono Daulay

NASIONAL | 5 Februari 2013

Sampah Bukan Lagi Barang Tidak Bermanfaat

"Sampah bukan hanya sekedar untuk dibuang, sampah mempunyai manfaat".

NASIONAL | 5 Februari 2013

Kejagung Siap Eksekusi 17 Terpidana Mati

"Dari 17 terpidana, tiga di antaranya perkara pembunuhan, sisanya narkotika."

NASIONAL | 5 Februari 2013

Berkas Buhari Matta Dinyatakan Lengkap

Hasil penelitian berkas perkara telah dinyatakan lengkap

NASIONAL | 5 Februari 2013

Kejagung Periksa Saksi Kasus Korupsi BPD Jabar

Diperiksa soal transfer dana kredit BPD Jabar ke rekening pribadi tersangka.

NASIONAL | 5 Februari 2013

Soal KMN dan Sukur Nababan, PDIP Akan Klarifikasi BK DPR

Muhammad Prakosa menyatakan pihaknya akan kembali melanjutkan penyelidikan dengan memanggil pakar telematika untuk menganalisa siapa pelaku dalam video itu.

NASIONAL | 5 Februari 2013

Anies Baswedan: Kelompok Berbasis Agama Korupsi, Bebannya Lebih Berat

Kalau terbukti maka sanksinya berat

NASIONAL | 5 Februari 2013

Ratifikasi Protokol Nagoya Ditargetkan Mei 2013

Protokol harus segera disahkan karena kekayaan alam Indonesia termasuk yang paling besar di dunia

NASIONAL | 5 Februari 2013

KPK Segera Periksa Mentan

Ketua KPK: kasus ini tidak akan berhenti pada tersangka yang sudah ada.

NASIONAL | 5 Februari 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS