Jamur Tiram Tak Terpengaruh Covid-19, Petani Untung
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Jamur Tiram Tak Terpengaruh Covid-19, Petani Untung

Minggu, 3 Mei 2020 | 20:10 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 tak berpengaruh banyak terhadap budidaya jamur tiram. Buktinya, petani jamur tiram dari Sumatera Utara mengalami peningkatan order, khususnya saat memasuki bulan Ramadan.

Hal ini dialami petani milenial jamur tiram asal Huta Negeri Lawan I, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Usman Aziz.
Usman Aziz (24) adalah mahasiswa semester 8 Program Studi Agribisnis di Universitas Simalungun. Usman juga salah satu pelopor Duta Petani Milenial tingkat nasional yang telah dikukuhkan Kepala Badan PPSDMP Kementan bersama 66 Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) lainnya.

Usaha budidaya jamur tiram didirikan Usman atas inisiatif sendiri. Ia melihat peluang usaha budidaya jamur tiram yang ternyata sangat menjanjikan di Pasar Sentral Kabupaten Simalungun maupun pasar di luar Simalungun.

Usman mengatakan, pada saat bisnis lain mengalami kolaps bahkan cenderung gulung tikar akibat resesi ekonomi, bisnis jamur tiram yang dia geluti justru banjir pesanan.

Menurutnya, harga jual jamur cenderung stabil, saat ini sekitar Rp 20.000 per kilogram. Dan usaha jamurnya dapat untung hingga Rp 73,5 juta per bulan. Tiap hari, ia bisa menjual minimal 50 kg jamur tiram atau sekitar 1.200 baglog jamur per hari. Selain itu, Usman juga menjual bibit jamur tiram.

“Dampak pandemi Covid-19 ini tidak ada pengaruhnya pada usaha saya. Justru permintaan jamur tiram meningkat,” kata Usman, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/5/2020).

“Selain pasar sentral, kami juga memasok jamur tiram ke beberapa kafe di sekitar Simalungun. Untuk pemenuhan kebutuhan pasar, kami masih bergantung pada permintaan pasar. Masih belum merambah ke pasar modern seperti supermarket. Ini akan menjadi target kami ke depannya,” tambahnya.

Dalam mengelola usahanya, Usman mempekerjakan empat orang pemuda dan enam orang ibu. Mereka berasal dari sekitar Simalungun. Mereka terus berupaya membantu menyediakan kebutuhan pangan berkelanjutan di tengah menjangkitnya wabah Covid-19 dan situasi bulan puasa saat ini.

Usman berharap, upayanya menjadi Duta Petani Milenial dengan fokus mengembangkan usaha budidaya jamur tiram, dapat mempercepat regenerasi petani. “Dengan meningkatkan peran generasi muda pertanian, dalam mengembangkan dan memajukan sektor pertanian agar lebih prospektif dan berpeluang ekspor,” katanya.

Menteri Pertanian (Mentan) SyahruI Yasin Limpo pernah mengatakan keberadaan Duta Petani Milenial merupakan bukti kuat bahwa sektor pertanian adalah sektor penting dalam menghadapi berbagai ancaman krisis, termasuk pandemi Covid-19.

“Para Duta Petani Milenial mampu bergerak dengan dinamis dan bisa membantu petani lain untuk keluar dari ancaman krisis. Hal ini yang membuat keberadaan mereka sangat dibutuhkan. Untuk itu kita terus mendorong hadirnya banyak petani milenial,” paparnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSMDP) Kementan, Dedi Nursyamsi juga mengatakan perlu pelopor pertanian yang diharapkan membuat jejaring usaha pertanian untuk menarik minat generasi milenial menekuni usaha di bidang pertanian. Selain itu juga sebagai penghela peningkatan produktivitas tenaga kerja pertanian serta produktivitas lahan dan komoditas.

“Jejaring usaha dalam dunia pertanian sangat dibutuhkan. Dan hal ini bisa dikembangkan oleh petani-petani milenial. Kita berharap petani milenial bisa mengembangkan jejaring usaha dan startup sektor pertanian. Banyak sekali yang bisa digarap dari sektor pertanian ini,” tuturnya.

Dedi Nusyamsi juga memberikan apresiasinya terhadap kejelian Usman Aziz memaksimal budidaya jamur tiram.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Industri Hulu Migas Diminta Tetap Pertahankan Kegiatan dan Hindari PHK

Meskipun ikut terkena dampak pandemi Covid-19, industri hulu migas diminta tetap mempertahankan kegiatan operasi serta menghindari PHK.

EKONOMI | 3 Mei 2020

Pelindo III Catat Pertumbuhan Arus Kapal dan Petikemas

Pelindo 3 menyebutkan arus peti kemas secara keseluruhan hingga bulan April 2020 mengalami kenaikan sebesar 1 persen.

EKONOMI | 3 Mei 2020

Sepi Pembeli Akibat Covid-19, Omzet Pedagang di Pasar Rakyat Turun 39%

Menurut Kemdag, penurunan juga terjadi pada omzet pedagang sebesar rata-rata 39 persen sebagai imbas dari sepinya pembeli selama Covid-19 di Indonesia.

EKONOMI | 3 Mei 2020

Cara Memperbaiki Finansial di Tengah Pandemi

Lima cara memperbaiki finansial di tengah pandemi covid-19

EKONOMI | 3 Mei 2020

Ada Hikmah di Balik Covid-19 bagi Petani Milenial

Kami tidak menyangka ternyata usaha yang baru dirintis empat bulan ini disambut baik.

EKONOMI | 3 Mei 2020

Kemhub Siapkan Aturan Pelonggaran Penerbangan Domestik untuk Pebisnis

Kemhub masih melakan finalisasi tentang pelonggaran penerbangan domestik untuk pebisnis.

EKONOMI | 3 Mei 2020

Pengusaha Transportasi Minta Penurunan Harga Solar

Menghambat sektor transportasi beserta sistem konektivitas nasional.

EKONOMI | 3 Mei 2020

Grup Lion Air Tunda Penerbangan Domestik Khusus

Grup Lion Air menunda operasional penerbangan domestik dengan perizinan khusus yang semula dijadwalkan mulai 3 Mei 2020.

EKONOMI | 3 Mei 2020

Rugi $ 50 M, Peramal dari Omaha Pilih Pegang Cash

Berkshire Hathaway, perusahaan investasi investor kakap Warren Buffet, menderita kerugian bersih US$ 47,5 miliar dolar (Rp 697 triliun) akibat Covid-19.

EKONOMI | 3 Mei 2020

Tetap Beroperasi, Freeport Perkuat Protokol Kesehatan Covid-19

Freeport tetap menjalankan operasi dan di saat yang bersamaan memaksimalkan physical distancing, menyiapkan fasilitas medis untuk mencegah Covid-19.

EKONOMI | 3 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS