Anies Terus Naikkan Anggaran TGUPP Sejak 2017
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Anies Terus Naikkan Anggaran TGUPP Sejak 2017

Jumat, 4 Oktober 2019 | 15:08 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Selama Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta, tidak hanya jumlah Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang bertambah, tetapi juga anggaran untuk tim ini. Dari tahun ke tahun, terus meningkat.

Berdasarkan hasil penulusuran Beritasatu.com melalui apbd.jakarta.go.id, anggaran TGUPP dari 2017 hingga 2019 mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Kenaikan anggaran yang paling drastis terjadi pada tahun 2018. Bila pada 2017, alokasi anggaran untuk TGUPP sebesar Rp 1,07 miliar, maka pada 2018, Anies mengalokasikan anggaran TGUPP sebesar Rp 16,20 miliar.

Kemudian, anggaran TGUPP kembali dinaikkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2019. Anies mengusulkan anggaran TGUPP sebesar Rp 19,88 miliar. Namun, oleh DPRD DKI disetujui sebesar Rp 18,99 miliar.

Kemudian pada tahun ini, dalam kebijakan umum anggaran-plafon prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk Rancangan APBD DKI 2020, anggaran TGUPP diusulkan Rp 26,5 miliar. Namun dalam pembahasan, alokasi anggaran itu diturunkan menjadi Rp 21 miliar.

Alokasi anggaran TGUPP dimasukkan dalam pos anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI. Dengan nama kegiatan Penyelenggaraan Tugas TGUPP.

Kepala Bappeda DKI Jakarta, Sri Mahendra mengakui adanya rencana kenaikan anggaran dalam KUA-PPAS 2020 untuk TGUPP. Namun, ia membantah anggarannya mencapai Rp 26,5 miliar, melainkan Rp 21 miliar.

“Itu untuk penyesuaian jumlah dan grade anggotanya,” kata Sri Mahendra, Jumat (4/10/2019).

Saat ini, anggota TGUPP berjumlah 67 orang. Kemungkinan jumlahnya bisa bertambah atau berkurang sesuai dengan Peratugan Gubernur (Pergub) Nomor 16 tahun 2019 tentang TGUPP. Dalam aturan ini, jumlah TGUPP tidak dibatasi.

Anies Baswedan membantah adanya kenaikan anggaran TGUPP dalam KUA-PPAS APBD DKI 2020.

“Tidak, tidak. Tetap. Tetap. Tidak ada perubahan. Tetap sama terus. Kita tetap, anggarannya tidak berubah,” kata Anies Baswedan.

Meski awak media mengatakan dalam dokumen KUA-PPAS DKI 2020 tertulis alokasi anggaran TGUPP tercantum angka Rp 26,5 miliar, Anies Baswedan tetap bersikukuh anggaran TGUPP pada tahun depan tidak berubah.

“Tidak berubah. Confirm. Cukup. Pokoknya tetap, tidak berubah,” tukas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Seperti diketahui, TGUPP dibentuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) semasa masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Tugas dari TGUPP ini untuk memantau dan memberikan masukan kepada Gubernur untuk membangun Jakarta. Sehingga semua SKPD dan UKPD DKI dapat bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat dan mendukung pembangunan Kota Jakarta.

Pada era Gubernur DKI Jokowi, jumlah TGUPP sangat kecil yakni hanya tujuh orang. Anggarannya tidak dialokasikan di APBD DKI, melainkan menggunakan anggaran operasional Gubernur DKI. Sehingga tidak dipermasalahkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) atau DPRD DKI.

Kemudian, saat Gubernur DKI dijabat Basuki Tjahaja Purnama (BTP), jumlah TGUPP membengkak menjadi 26 orang. Lagi-lagi ini tidak masuk dalam APBD DKI, karena menggunakan anggaran operasional Gubernur DKI.

Namun, sejak era kepemimpinan di tangan Anies Baswedan, jumlah TGUPP bertambah drastis menjadi 73 orang saat dibentuk. Saat ini, sudah berkurang menjadi 67 orang. Ironisnya, anggaran untuk menggaji mereka dialokasikan dalam APBD DKI. Sehingga sempat mendapat penolakan baik dari Kementerian Dalam Negeri maupun DPRD DKI.

Tabel Anggaran TGUPP DKI era Anies Baswedan

Tahun Usulan Disetujui

2017 Rp 1,69 Miliar Rp 1,07 Miliar
2018 Rp 19,88 Miliar Rp 16,20 Miliar
2019 Rp 19,88 Miliar Rp 18,99 Miliar
2020 Rp 26,5 Miliar (masih dibahas DPRD DKI)



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tiongkok Dominasi Kunjungan Wisman ke Ibu Kota

Total kunjungan Wisman mencapai 253.178 kunjungan

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2019

Sterilisasi, Tujuan Utama Penerapan ETLE di Jalur Busway

Jalur busway dibuat khusus untuk bus Transjakarta, sehingga tidak ada kendaraan yang diperbolehkan melintas, kecuali atas diskresi kepolisian.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2019

Cuaca Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini

Jumat (4/10/2019) pagi, cuaca wilayah DKI Jakarta cerah berawan dan siang hari hingga malam berubah cerah.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2019

Tangkap Artis Rifat Umar, Polisi Sita Sejumlah Paket Ganja

Polisi sudah melakukan tes urine kepada ketiganya dengan hasil, Rifat dan Rizki positif ganja, metamfetamin serta amphetamin.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2019

Anies Batal Hadir, DKI Tak Kirimkan Wakil ke Forum C40 Summit

Anies batal hadir karena mempertimbangkan situasi dan kondisi DKI Jakarta yang belum kondusif.

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2019

DPD Golkar Kabupaten Bekasi Belum Bahas Posisi Wabup

"Hingga saat ini, belum ada komunikasi apa-apa di internal partai terkait pemilihan wabup. Kami masih menunggu kepengurusan DPD Golkar yang baru dilantik."

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2019

Bank DKI Bantu Gerobak Pedagang Masjid Sunda Kelapa

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Bank DKI kepada pelaku UMKM di DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2019

Sering Meresahkan, Komplotan Curanmor Ditembak di Cikarang

Petugas sempat memberikan tembakan peringatan kepada para pelaku. Namun, pelaku tidak menghiraukan sehingga petugas menembak betis kanan pelaku IEA.

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2019

Artis Rivat Umar Ditangkap Terkait Narkoba

Polisi menyita barang bukti narkotika jenis ganja kering siap pakai pada saat penangkapan.

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2019

Polisi Gelar Rekonstruksi Percobaan Pembunuhan Pengusaha Batu Bara

"Ada 18 adegan dimulai dari perencanaan YL dan BHS saat menonton tayangan televisi dari berita kriminalitas yang menginspirasi keduanya."

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS