JPO di Jakarta Butuh Atap

JPO di Jakarta Butuh Atap

Kamis, 14 November 2019 | 13:33 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat tata kota Universitas Trisakti Nirwono Joga menuturkan, standar jembatan penyeberangan orang (JPO) harus mempunyai konstruksi yang kokoh, aman, dan ramah bagi semua pejalan kaki.

"Masalah terbuka atau tertutup atap JPO, untuk Jakarta yang panas dan tropis tentu dibutuhkan atap sebagai peneduh JPO. Tidak bisa terbuka semua, tetapi sedikit terbuka masih tidak apa, yang utama penyeberang tidak kepanasan atau kehujanan saat melintas di JPO," ujar Nirwono, Kamis (14/11/2019).

Menurut Nirwono, sebaiknya JPO memang ada atapnya untuk menyesuaikan musim dan cuaca di Jakarta. Kalau untuk melihat pemandangan kota, menurut Nirwono, tidak harus dari JPO. Dari trotoar pun bisa dilakukan.

Dia menyarankan agar Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyampaikan berapa jumlah JPO di Jakarta, bagaimana kondisinya apakah masuk zona merah atau sudah rusak, hampir roboh dan mendesak diperbaiki. Atau masuk zona kuning di mana dinilai masih cukup baik atau masih bisa diperbaiki dan dipakai. Kemudian apakah masuk zona hijau di mana JPO masih dinilai akan dan layak pakai.

"Dengan keterbatasan anggaran maka daripada merevitalisasi JPO yang masih layak pakai maka lebih baik diutamakan anggaran tersebut untuk memperbaiki JPO yang sudah masuk kategori merah. Demi keselamatan pejalan kaki," tegas Nirwono.

Nirwono menegaskan, JPO memiliki fungsi utama untuk menyeberang jalan dan bukan untuk berswafoto. Apalagi sebentar lagi musim penghujan. Jika JPO tanpa penutup, maka diyakini tidak akan ada yang mau menyeberang di JPO terbuka. Demikian pun di saat kemarau, jika JPO tanpa penutup maka pengguna JPO akan kepanasan saat menyeberang.

"Sangat tidak logis menurut saya. Sejauh ini saya melihat, para pejabat Dinas Bina Marga juga tidak pernah menggunakan JPO sehingga tidak merasakan kepanasan atau kehujanan saat melintas di JPO," tutur Nirwono.

Pengamat tata kota Institut Teknologi Bandung (ITB) Jehansyah Siregar menuturkan, JPO terbuka atau tertutup sejatinya tidak perlu menjadi perdebatan. Kedua desain JPO baik terbuka atau tertutup juga ada di Jepang.

Berdasarkan pengalamannya, Jehansyah mengatakan, salah satunya terdapat di JPO Ueno di Jepang. JPO di sana terbuka dan tangganya sangat landai sehingga tidak curam untuk dinaiki. JPO nya pun lebar.

Jika sore hari, banyak orang menaiki JPO ini untuk menikmati pemandangan dari atas JPO terlebih dengan suhu angin semilir yang sejuk sehingga membuat nyaman para pengguna JPO.

Sedangkan di Indonesia, menurut Jehansyah, baik JPO terbuka atau tertutup kesemuanya harus ada. "Yang terbuka tanpa atap ada dan yang tertutup dengan atap juga ada. Ini tidak salah. Jangan jadi kontroversi. Itu masih masuk dalam site planning kok," ungkap Jehansyah.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Polisi Buru Pelaku Penyiram Cairan Kimia di Jakbar

Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat, memback up Polsek Kembangan serta Polsek Kebon Jeruk dalam upaya mengungkap siapa pelakunya.

MEGAPOLITAN | 14 November 2019

Fraksi PSI Kritisi Anggaran Damkar DKI yang Membengkak

Seharusnya usulan penambahan atau pengurangan anggaran dari SKPD turut mempertimbangkan skala prioritas.

MEGAPOLITAN | 14 November 2019

Penertiban Lahan Kampus UIII Tahap I Berlangsung Kondusif

Penertiban tahap satu pembangunan Kampus UIII mencakup area seluas 142,5 hektare.

MEGAPOLITAN | 14 November 2019

Pengemudi Camry Tabrak Pengguna Skuter Listrik Konsumsi Alkohol

Penyidik masih mendalami apakah tersangka tidak konsentrasi karena akibat minum alkohol atau hal lainnya.

MEGAPOLITAN | 14 November 2019

Hujan Diprakirakan Guyur Jakarta Siang Ini

Wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hujan adalah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

MEGAPOLITAN | 14 November 2019

Penataan Lima RW Kumuh Kedaung Kaliangke Rampung Desember

Penataan lingkungan tersebut dilaksanakan sejak Oktober 2019.

MEGAPOLITAN | 14 November 2019

Bandar Sabu Tewas Ditembak Polisi

Tersangka SA sempat tidak koperatif ketika diminta menunjukan di mana keberadaan buronan P.

MEGAPOLITAN | 13 November 2019

Dituntut 1,5 Tahun Penjara, Nunung Tak Banyak Berkomentar

Nunung memilih tidak banyak memberikan komentar setelah dituntut pidana penjara selama 1,5 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum.

MEGAPOLITAN | 13 November 2019

DKI Siapkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Regulasi tersebut diharapkan bisa rampung pada Desember 2019.

MEGAPOLITAN | 13 November 2019

Terduga Teroris Dibekuk Densus 88 di Depok

Ia memiliki keahlian membuat bom dan merakit senjata.

NASIONAL | 13 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS