Pengurangan PSBB di Jakarta Harus Bertahap
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.29)   |   COMPOSITE 5099.84 (-2.99)   |   DBX 964.111 (0.24)   |   I-GRADE 139.821 (-0.09)   |   IDX30 426.948 (0.87)   |   IDX80 113.317 (0.27)   |   IDXBUMN20 291.67 (3.2)   |   IDXG30 118.931 (0.29)   |   IDXHIDIV20 379.8 (0.34)   |   IDXQ30 124.715 (0.06)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.44)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.66)   |   IDXV30 106.644 (0.76)   |   INFOBANK15 836.821 (-4.09)   |   Investor33 373.706 (-0.46)   |   ISSI 150.561 (0.38)   |   JII 547.285 (1.78)   |   JII70 187.054 (0.64)   |   KOMPAS100 1020.57 (-0.41)   |   LQ45 786.439 (1.69)   |   MBX 1410.93 (-1)   |   MNC36 280.006 (-0.35)   |   PEFINDO25 280.13 (1.79)   |   SMInfra18 241.99 (0.7)   |   SRI-KEHATI 316.197 (0.07)   |  

Pengurangan PSBB di Jakarta Harus Bertahap

Jumat, 22 Mei 2020 | 11:36 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga 4 Juni 2020. Diharapkan, PSBB ini menjadi tahapan yang terakhir.

Menyikapi hal tersebut, Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta meminta Pemprov DKI mengurangi PSBB secara bertahap.

“Pengurangan PSBB harus dilakukan bertahap dan selektif, tidak dibebaskan begitu saja,” ujar Anggota komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Eneng Malianasari dalam keterangannya, Jumat (22/5/2020).

Menurut Eneng, masyarakat mulai jenuh dan tidak mungkin lagi dipaksa bertahan di rumah, terutama masyarakat kelompok ekonomi menengah-bawah yang tidak punya pilihan selain tetap bekerja di luar rumah.

Dikatakan, pengurangan PSBB sebaiknya dikaji berkala. Mengacu pada Pergub 33/2020, ujar dia, pengurangan PSBB sebaiknya dilakukan selektif hanya untuk daerah yang memenuhi tiga indikator, yaitu tingkat kepatuhan terhadap aturan PSBB, jumlah pertumbuhan kasus, dan persebaran kasus.

“Harus ada evaluasi indikator yang transparan dan terukur. Misalnya, jika data menunjukkan ada penurunan angka kasus, bisa dilonggarkan untuk menjalankan aktivitas ekonomi. Begitu ada peningkatan kasus, harus diketatkan kembali. Harus dipahami strategi pengurangan PSBB adalah untuk kebaikan masyarakat, kita masih dalam situasi perang melawan virus Covid-19,” ungkap dia.

Eneng menekankan pentingnya pengembangan sistem peringatan dini Covid-19 dengan memperbanyak tes swab dan meningkatkan kapasitas layanan kesehatan. Dengan begitu, tingkat penyebaran kasus dapat diidentifikasi dengan lebih baik. Apabila sewaktu-waktu pertambahan kasus mendekati ambang batas maksimum layanan medis, maka pengetatan kegiatan dan interaksi sosial harus diterapkan.

“Kita semua tampaknya harus terbiasa dengan pola penerapan PSBB secara selektif dan bertahap dalam satu, atau bahkan dua tahun ke depan,” pungkas Eneng.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Selama Larangan Mudik, 60.000 Kendaraan Diminta Putar Balik

Terdapat 4.000 kendaraan pribadi yang diminta putar balik.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Polda Metro Jaya Imbau Masyarakat Tidak Takbiran Keliling

Jika tetap ada masyarakat yang menggelar takbiran keliling, polisi akan menghalaunya secara persuasif.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Selundupkan 719 Pemudik, 95 Travel Gelap Diamankan

Dirjen Hubdat bersama Ditlantas Polda Metro Jaya menjaring 95 travel gelap yang membawa 719 pemudik.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

203 Desa di Kab Bogor Boleh Gelar Salat Id Berjemaah

Syaratnya, mereka yang berada di zona kuning dan hijau.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Pemprov DKI Terima 2.256 Permohonan Surat Izin Keluar Masuk Jakarta

Durasi waktu penjamin atau penanggung jawab melakukan validasi perizinan SIKM rata-rata selama 5 jam dari permohonan diajukan.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Gereja-gereja Perumnas 2 Bekasi Berikan Paket Sembako

“Meskipun kita berbeda agama, bahasa, kita ingin menjadi suri teladan dari kota-kota lain. Kegiatan ini juga sama dengan nilai-nilai Pancasila."

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Tangkap Ratusan Travel Gelap, Polisi: Ini Menegaskan Larangan Mudik

Polisi memutar balik 4.304 kendaraan pelanggar aturan larangan mudik, di Jalan Tol Cikarang Barat dan Tol Cikupa, semalam.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Ini Pemicu Bentrok Dua Ormas di Bekasi

Anggota PP kerap memesan kopi di warung salah satu anggota PSHT, tanpa membayar.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Empat Pekan PSBB Jakarta, Sehari 97 Kasus Baru

Penambahan kasus positif baru harian yang terbanyak terjadi pada 10 Mei sebanyak 182 kasus.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Dua Ormas Bentrok di Bekasi

Tawuran terjadi antara dua kelompok yakni Pemuda Pancasila (PP) dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

MEGAPOLITAN | 21 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS