Pusat dan DKI Bangun Sistem Integrasi Pembayaran Antarmoda Transportasi
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pusat dan DKI Bangun Sistem Integrasi Pembayaran Antarmoda Transportasi

Rabu, 15 Juli 2020 | 22:47 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Jakarta membangun sistem integrasi pembayaran atau tiket antarmoda transportasi di Jakarta. Kerja sama ini ditandai dengan penandatangan perjanjian pemegang saham sistem integrasi pembayaran antarmoda transportasi oleh PT MRT Jakarta, PT Transjakarta, PT Jakarta Propertindo, dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ), Rabu (15/7/2020).

Penandatanganan ini disaksikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dengan adanya kerja sama ini, maka sistem pembayaran transportasi publik seperti moda raya terpadu (MRT), Transjakarta, LRT Jakarta, dan kereta rel listrik (KRL) akan terintegrasi. Pembayarannya bisa menggunakan satu alat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penandatangan perjanjian tersebut merupakan kelanjutan dari rapat terbatas antara Pemprov DKI dengan Presiden Joko Widodo pada Januari 2019 yang menghendaki adanya sistem transportasi yang terintegrasi, baik dari rute maupun tiketnya di Jakarta.

Bukan hanya moda transportasinya yang terintegrasi, tetapi juga sistem pembayarannya.

"Hari ini ticketing-nya menjadi satu (terintegrasi). Dengan begitu kita bisa nantinya, menyaksikan warga cukup dengan memiliki satu device, apakah itu nantinya kartu apakah nantinya cellphone, apa pun tetapi instrumen tunggal yang bisa digunakan untuk semua moda transportasi di Jakarta," kata Anies dalam sambutannya.

Kolaborasi empat perusahaan ini, kata Anies, telah melahirkan perusahaan patungan yang dinamai PT JakLingko Indonesia. Porsi kepemilikan saham dari PT JakLingko Indonesia adalah 40% dimiliki PT MITJ, 20% dipunyai PT MRT Jakarta, 20% dipegang PT Trans Jakarta, dan 20% lainnya PT Jakpro.

"Pengintegrasian ini kemudian kita nanti akan menyaksikan melahirkan sebuah institusi PT JakLingko Indonesia yang akan mengintegrasikan tarif dan tiket. Nah JakLingko Indonesia ini dari namanya sudah mencerminkan linknya tersambungkan," ungkap dia.

Teknologi dan Data
Anies berharap, PT JakLingko ini tidak hanya mengolah integrasi tarif dan tiket, tetapi juga menjadi perusahaan teknologi dan data. Pasalnya, kata Anies, pergerakan jutaan penduduk dengan menggunakan single device akan melahirkan informasi dan data yang sangat kaya.

"Ini akan menjadi bahan yang amat bermanfaat untuk melakukan pengambilan kebijakan berdasarkan fakta yang ada di lapangan," tandas dia.

Anies mengatakan, salah satu tantangan dalam mengambil kebijakan termasuk di sektor transportasi adalah sumber data yang begitu banyak, tetapi belum terintegrasi. Dampaknya, kata dia, pengambilan kebijakan kadang menggunakan informasi yang tidak mencerminkan fakta di lapangan.

Karena itu, kata Anies, JakLingko, sejak awal harus mengatur secara rapi, sistematis, dan transparan soal data agar bisa digunakan pengambil kebijakan.

"Supaya kita di bagian pengambilan keputusan akan bisa benar-benar memanfaatkan informasi data, untuk mulai dari penentuan rute sampai penentuan skala atau penentuan besaran, penentuan jenis-jenis kendaraan yang kita siapkan untuk masyarakat kita," ungkap dia.

Lebih lanjut, Anies mengatakan JakLingko memiliki keleluasaan untuk menggandeng partner dalam mengolah sistem pembayaran yang terintegrasi. Dia berharap agar JakLingko cepat mendapatkan partner sehingga single device bisa dinikmati masyarakat Jakarta pada pertengahan 2021.

"Kita berharap proses yang bisa berjalan dengan cepat, mudah-mudahan bila tidak ada halangan maka pertengahan tahun depan, mudah-mudahan masyarakat di Jakarta sudah bisa menikmati device satu untuk semua (moda transportasi)," pungkas Anies.

Sistem pembayaran terintegrasi (intergrated ticketing system) antara moda transportasi dan tarif menggunakan metode elektronic fare collection (EFC). Metode ini memberikan memberikan kemudahan pembayaran melalui satu tiket dan tarif berdasarkan jarak. Dengan sistem pembayaran tersentralisasi, EFC bisa membantu operator dalam manajemen data para pengguna transportasi publik.

Tidak hanya dalam bentuk fisik, sistem pembayaran integrasi memberikan kemudahan dengan menggunakan fitur QR Code.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Wagub DKI Pastikan Program Ketahanan Pangan Tetap Jalan

Wagub DKI Ahmad Riza Patria mengatakan DKI Jakarta tetap bisa berkontribusi dalam program ketahanan pangan meskipun tidak dominan.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Naik Kereta Sekarang Tidak Perlu SIKM Lagi

Syarat Surat Izin Keluar masuk (SIKM) DKI Jakarta sudah ditiadakan oleh Pemprov DKI Jakarta sejak Selasa (14/7/2020).

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Polresta Tangerang Buat Tanda Mirip Garis Start MotoGP Demi Jaga Jarak

Polresta Tangerang membuat garis pembatas atau garis jaga jarak untuk pengemudi sepeda motor yang dibuat mirip dengan garis start pada lomba MotoGP.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

4 Perusahaan Teken Perjanjian Pemegang Saham PT Jak Lingko Indonesia

Empat perusahaan menandatangani perjanjian pemegang saham untuk PT Jak Lingko Indonesia yang akan mengelola sistem integrasi pembayaran antarmoda transportasi.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Kembangkan Program Takota, Baznas BAZIS DKI Gandeng SMKN 63 Jakarta

"Hasil dari panen raya ini akan kita berikan kepada masyarakat DKI Jakarta," kata Ahmad Lutfi Fathulloh pada penandatanganan MoU tersebut.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Pemkab Bekasi Masih Larang KBM Tatap Muka

Pemkab Bekasi masih melarang sekolah di wilayahnya melakukan kegiatan belajar-mengajar (KBM) tatap muka di ruang kelas.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

61% Orangtua Siswa SMPN 2 Kota Bekasi Izinkan Anaknya Belajar Tatap Muka

Sebanyak 61 persen orangtua murid SMPN 2 Kota Bekasi mengizinkan anaknya melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di ruang kelas.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Pembunuhan Editor Metro TV, Polisi Dalami Rekaman CCTV

Penyidik masih menelusuri dan mendalami rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk mengungkap pelaku pembunuhan.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Pemkot Wacanakan Bus Berbayar dari Stasiun Bogor ke Jakarta

Pemkot Bogor berencana membuat skema bus berbayar dari Stasiun Bogor menuju Jakarta. Tarif bus nantinya tidak lebih mahal daripada tarif KRL.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Ojek Daring di Tangerang Raya Boleh Angkut Penumpang Lagi

Para pengemudi ojek daring diminta melengkapi dengan alat penyemprot disinfektan, hand sanitizer dan pengukur suhu.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS