Tak Semua Warga Bekasi Patuhi Protokol Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 431.53 (3.3)   |   COMPOSITE 4906.55 (23.32)   |   DBX 934.495 (0.17)   |   I-GRADE 129.531 (0.89)   |   IDX30 408.573 (2.68)   |   IDX80 107.231 (0.62)   |   IDXBUMN20 271.434 (0.91)   |   IDXG30 114.42 (0.71)   |   IDXHIDIV20 364.598 (2.32)   |   IDXQ30 119.596 (0.79)   |   IDXSMC-COM 210.435 (0.47)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (1.13)   |   IDXV30 101.606 (0.73)   |   INFOBANK15 772.076 (7.67)   |   Investor33 357.854 (2.91)   |   ISSI 144.258 (0.4)   |   JII 521.112 (2.59)   |   JII70 177.199 (0.72)   |   KOMPAS100 960.444 (6.64)   |   LQ45 749.999 (4.66)   |   MBX 1355.95 (7.37)   |   MNC36 267.764 (1.9)   |   PEFINDO25 261.843 (-0.09)   |   SMInfra18 232.762 (0.72)   |   SRI-KEHATI 301.662 (2.59)   |  

Tak Semua Warga Bekasi Patuhi Protokol Kesehatan

Senin, 20 Juli 2020 | 23:27 WIB
Oleh : Mikael Niman / BW

Bekasi, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi belum melakukan survei terhadap kepatuhan warganya dalam menerapkan protokol kesehatan. Di wilayah ini, masih banyak warga yang belum mematuhi protokol kesehatan.

“Belum ada penelitian yang valid terkait kepatuhan warga dalam menerapkan protokol kesehatan. Berapa persen yang patuh dan berapa persen yang abai terhadap protokol kesehatan, belum kita lakukan,” ujar juru bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Senin (20/7/2020).

Meski begitu, kata dia, ia meyakini penerapan protokol kesehatan secara ketat dapat menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi. “Memang belum semua warga yang patuh menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Untuk itu, Pemkab Bekasi mendukung rencana Gubernur Jawa Barat menerapkan sanksi denda berupa uang bagi warga yang abai mengenakan masker.

Pelanggar dapat dikenai denda hingga Rp 250.000, sesuai dengan Peraturan Bupati Bekasi Nomor 48 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi terhadap Pelanggaran Pelaksanaan PSBB.

“Pemerintah daerah masih berpedoman Perbup Bekasi Nomor 48 Tahun 2020, termasuk pengenaan sanksi bagi pelanggar yang tidak memakai masker,” ujarnya.

Pemberian sanksi tersebut, kata dia, dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepolisian dan perangkat daerah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta bidang kewenangannya. Namun, dia tidak memerinci sudah berapa banyak warga yang dikenakan sanksi denda tersebut.

Sementara itu, Pemkot Bekasi juga mendukung kebijakan Gubernur Ridwan Kamil yang akan menerapkan denda Rp 100.000-Rp 150.000 bagi warga yang tak mengenakan masker.

“Pemerintah Kota Bekasi bagian dari regionalnya Jabar. Pak Gubernur sudah menetapkan itu, berarti aturannya mengikat terhadap daerah regionalnya,” ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Rahmat meyakini, penggunaan masker secara disiplin bagi masyarakat dapat mencegah penyebaran Covid-19 yang hingga kini masih saja terjadi. “Penggunaan masker suatu yang penting dan wajib. Kita siap mendisiplinkan penggunaan masker, sesuai aturan Jabar, agar tidak terjadi klaster baru” bebernya.

Terpisah, pengamat perkotaan Yayat Supriatna, menambahkan efektivitas sanksi itu harus diberikan dengan contoh oleh pembuat kebijakan, bagaimana gubernur dan aparat di tingkat provinsi dan kota/kabupaten melakukan tindakan-tindakan yang tegas.

Seperti contohnya, Pemprov DKI yang berhasil mengumpulkan Rp 1 miliar dari sanksi warga yang abai menerapkan protokol kesehatan.

“Efektivitas sanksi dilihat dari seberapa besar kemampuan untuk melakukan operasi pengawasan penggunaan masker, kapan dilakukan, dan bagaimana menerapkan sanksi tersebut?” ujar Yayat Supriatna.

Dia menjelaskan, harus ada model percontohan instansi atau wilayah wajib masker. Apabila ada yang tidak mengenakan masker misalkan zona-zona kantor pemerintahan, pasar, terminal bus, mal dan lainnya.

“Pihak yang dikenakan sanksi adalah pengelola tempat tersebut, bukan warganya. Kalau warga yang dikenakan sanksi, apakah punya cukup uang untuk membayar denda? Atau, warga yang melanggar lebih galak dari aparat yang mau memberikan sanksi? Ini kan menjadi persoalan juga,” imbuhnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Lolos Masa Uji Coba, Mitra 10 Bogor Beroperasi Normal

Setelah sepekan menjalani masa uji coba, Mitra 10 yang sempat menjadi klaster penyebaran Covid-19 di Kota Bogor kembali beroperasi normal

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Ikappi DKI Catat 305 Pedagang DKI Positif Covid-19

Ikappi menilai peningkatan jumlah positif Covid-19 tersebut disebabkan karena minimnya edukasi dan perlindungan terhadap pedagang pasar.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

DPRD Siap Kawal Bantuan Uang Pangkal Siswa Tak Lolos PPDB DKI

Tidak ada alasan pemerintah DKI tidak bisa menggratiskan biaya sekolah. Di daerah lain, pemerintah daerahnya menggratiskan sekolah swasta seperti di Brebes.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Ruko 4 Lantai di Tanjung Duren Terbakar

Sebanyak 23 unit mobil pemadam kebakaran dan kendaraan pendukung dikerahkan untuk memadamkan api.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

DKI Siapkan Uang Pangkal Siswa Tak Lulus PPDB Sebesar Rp 247 Miliar

Siswa yang gagal masuk sekolah negeri dan layak mendapatkan bantuan uang pangkal karena terdampak Covid-19 sebanyak 85.508 siswa.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Pedagang Positif Covid-19, Pasar Asem Reges Ditutup Sementara

Pasar Asem Reges, Jakarta Barat ditutup untuk sementara waktu setelah satu orang pedagang positif terpapar Covid-19.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Pemkot Bogor Masif Sosialisasi Protokol Kesehatan

Dedie melihat, semakin aktivitas dilonggarkan, berarti protokol kesehatan harus lebih diintensifkan guna mencegah penularan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Pelanggaran-pelanggaran Ini Jadi Prioritas Ditindak saat Operasi Patuh Jaya

Operasi Patuh Jaya akan digelar mulai tanggal 23 Juli sampai 5 Agustus 2020.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Bima Arya Persilakan Yogya Bogor Buka Meski Pekerja Positif Covid-19 Bertambah

Meski terjadi penambahan kasus baru dari Yogya Junction Bogor, Pemkot Bogor mempersilakan pusat perbelanjaan ini buka.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Dalam Waktu 3 Jam, 226 Orang Terjaring di Gerakan Depok Bermasker

Gerakan Depok Bermasker dilaksanakan di beberapa titik yakni di Simpang Juanda, Ramanda, Simpang Pasar Musi, Tugu Siliwangi, dan Simpang KSU.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS