Perkantoran Langgar Aturan Kapasitas Maksimal 50% karena Kejar Target
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Perkantoran Langgar Aturan Kapasitas Maksimal 50% karena Kejar Target

Minggu, 9 Agustus 2020 | 23:38 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan, umumnya protokol kesehatan yang dilanggar perkantoran, adalah pelanggaran maksimal 50% dari jumlah keseluruhan karyawan. Ketentuan ini dilanggar karena perkantoran berusaha mengejar target yang telah ditetapkan.

"Biasanya ini dilakukan oleh perusahaan-perusahaan (perkantoran) yang kejar target. Alasannya, sudah banyak pesanan, sudah kontrak dengan pihak ketiga, sehingga harus diselesaikan, karena itu dia harus mempekerjakan lebih dari 50% karyawan," ujar Andri saat dihubungi, Minggu (9/8/2020).

Selain itu, kata Andri, ada juga perkantoran yang melanggar protokol kesehatan kapasitas maksimal 50% karena tuntutan pelanggan atau konsumen.

Dia mencontohkan, perusahaan-perusahaan asuransi di mana konsumen atau pelanggannya ingin bertemu langsung dan datang ke kantor untuk meminta kejelasan atas klaim yang diajukan.

"Akibatnya, timbullah antrean yang panjang. Dengan timbulnya antrean yang panjang, sehingga dia harus mempekerjakan karyawannya di atas 50% supaya tidak terjadi antrean yang panjang," tutur dia.

Meskipun demikian, kata Andri, pihaknya telah menegakkan aturan terhadap perkantoran yang melanggar tersebut.

Dia menegaskan penegakan aturan ini semata-mata untuk menyelamatkan perkantoran dan karyawan yang berkerja agar terhindar dari Covid-19.
"Itu alasan mereka, tetapi kita tetap menegakkan aturan sesuai dengan ketentuan," tandasnya.

Sidak

Lebih lanjut Andri mengatakan, selama ini pihaknya mengawasi dan menindak melalui inspeksi mendadak (sidak) dan menindaklanjuti laporan masyarakat.

Sidak, kata dia, tidak bisa dilakukan pada semua perkantoran karena jumlah sumber daya manusia pihaknya tidak sebanding jumlah perkantoran atau perusahaan di Jakarta.

"Laporan ini ada yang dari eksternal dan ada yang dari internal. Eksternal dari media, masyarakat. Kita juga lebih banyak melakukan pemeriksaan dari internal perusahaan itu sendiri. Terkadang karyawan di perusahaan atau perkantoran tersebut yang melakukan laporan. Biasanya laporan itu lebih valid. Kita dalam hal ini, akan melakukan perlindungan yang melaporkan melalui internal," jelas dia.

Pemprov DKI, kata Andri, juga sedang menyusun revisi Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

Dalam revisi ini, kata dia, salah saya yang akan diatur adalah sanksi terhadap perkantoran yang menutup-nutupi jika ada karyawan yang terpapar Covid-19.

"Kita menginginkan ke depan, perkantoran terbuka dan jujur dalam memberikan laporan terhadap karyawannya apabila ada yang terpapar. Dengan demikian kita bisa sesegera mungkin mengambil langkah untuk pengendalian dan pencegahan Covid-19 supaya masalah Covid-19 terselesaikan," kata dia.

Selain itu, kata Andri, pihaknya sedang menyiapkan sistem untuk mendeteksi perkantoran yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan secara berulang. Jika ditemukan hal seperti itu, maka Pemprov DKI akan memberikan sanksi yang lebih berat lagi.

"Kami biasanya akan melakukan penambahan penutupan perusahaan yang tadinya 3 hari menjadi 14 hari dan kita juga memberikan sanksi denda," pungkas Andri.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Perbaikan Pipa Selesai, Air Palyja Normal Bertahap

Palyja secara aktif mengirimkan truk tangki air ke rumah sakit dan tempat ibadah, serta panti sosial, sesuai dengan permintaan pelanggan.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

SPSI: Birokrasi Penyaluran Bansos Korban PHK di Bekasi Berbelit

Kebanyakan korban PHK telah pulang kampung sehingga keberadaan mereka sulit dilacak.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Pemprov DKI Minta Pengelola Restoran Patuhi Protokol Kesehatan

Masih banyak restoran yang melakukan pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Selasa, Gerbang Tol Cikunir 4 Ruas JORR Dioperasikan

Gerbang tol Cikunir 4 ruas JORR Cikunir 4 mulai dioperasikan Selasa (11/8/2020), pukul 00.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Damkar Butuhkan Tujuh Jam Atasi Kebakaran Pabrik Mebel di Cakung

Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu selama tujuh jam guna memadamkan kobaran api yang membakar pabrik mebel di Cakung.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Pemuda yang Ditembak Oknum TNI di Sepatan Tangerang Akhirnya Meninggal

Pihak keluarga telah menyerahkan kasus ini kepada kepolisian dan TNI untuk mengusut tuntas dan pelakunya dihukum sesuai perbuatannya.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Besok, Pelanggar Ganjil Genap Bakal Ditilang

Pelanggar aturan ganjil genap akan mendapatkan sanksi tilang mulai Senin (10/8/2020).

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Polisi Cari Pelaku Pembuang Bayi di Palmerah

Polisi tengah memeriksa sejumlah wanita yang beberapa waktu lalu tengah hamil tetapi setelah melahirkan tidak terlihat bayinya.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

DKI: Perlintasan Sebidang Rawan Kecelakaan dan Macet

erlintasan sebidang atau perpotongan jalur kereta dengan jalan berpotensi besar menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan kemacetan kendaraan.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Pegadaian Tutup Sementara Kantor Wilayah VIII Jakarta

Pegadaian secara konsisten terus melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS