Ganjil Genap, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Meningkat hingga 6,25%
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Ganjil Genap, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Meningkat hingga 6,25%

Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:00 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatakan, ada peningkatan jumlah penumpang angkutan umum pada masa sosialisasi sistem ganjil genap. Namun, peningkatan itu tidak terlalu signifikan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, peningkatan jumlah penumpang di angkutan umum berkisar pada angka 0,64 sampai 6,25%. Hal ini berdasarkan evaluasi atas kinerja lalu lintas dan angkutan umum dalam masa sosialisasi pemberlakuan kembali kebijakan ganjil genap periode 3 Agustus sampai 7 Agustus 2020 di 25 ruas jalan di Jakarta.

"Jumlah penumpang angkutan umum baik itu Transjakarta, MRT, LRT, KRL, dan kereta api bandara," ujar Syafrin dalam keterangannya, Selasa (11/8/2020).

Selain jumlah penumpang, kata Syafrin, pihaknya juga mengevaluasi kinerja lalu lintas. Menurut dia, terdapat dua hal yang dicermati dalam evaluasi kinerja lalu lintas ini. Pertama, volume lalu lintas mengalami penurunan antara 2,47% hingga 4,63%.

"Kedua, kecepatan lalu lintas mengalami peningkatan antara 1,36% hingga 16,36%," jelas Syafrin.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum bisa mengevaluasi secara komprehensif atas penerapan sistem ganjil genap yang sudah berjalan selama satu minggu. Pasalnya, waktu satu pekan ini merupakan waktu sosialisasi penerapan ganjil genap kepada masyarakat Jakarta atau yang beraktivitas di Jakarta.

"Selama seminggu kemarin tentu ini belum bisa dijadikan patokan. Kenapa? Karena seminggu itu kan sedang sosialisasi. Teman-teman kepolisian belum melakukan tindakan tilang. Jadi, kalaupun melakukan evaluasi, tentu itu bukan ideal," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dihubungi, Senin (10/8/2020).

Karena itu, kata Syafrin, pihaknya belum bisa mengukur efektivitas penerapan sistem ganjil genap selama seminggu.

Menurut dia, efektivitas sistem ganjil genap ini bisa diukur dalam seminggu mendatang karena penegakan hukum sudah dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Minggu ini baru kita dapatkan data real-nya setelah dilakukan penegakan hukum terhadap pelanggar ganjil genap. Kita akan evaluasi per minggu dan kita juga sudah mulai melakukan pengumpulan data-data untuk kita jadikan bahan evaluasi," ungkap dia.

Tak heran, kata Syafrin, dalam seminggu penerapan sistem ganjil genap ini, belum ada perubahaan siginifikan terhadap volume lalu lintas dan jumlah penumpang pada transportasi umum. Masyarakat, umumnya masih menggunakan kendaraan pribadi untuk beraktivitas.

"Sampai saat ini dari pantauan kami, tidak banyak yang beralih ke angkutan umum karena tujuan kita melakukan pembatasan ini, sebagai instrumen pengendalian pergerakan orang di tengah-tengah pandemi Covid-19 khususnya pelaksanaan PSBB masa transisi," tandas dia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

250 Warga Tidak Ber-KTP di Bantaran Rel Senen Terima Bansos

Kebanyakan warga yang bermukim di sana merupakan pendatang yang mencoba mengadu nasib di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

Ribuan Kendaraan Langgar Ganjil Genap Ditilang

Sebanyak 140 anggota dikerahkan khusus untuk mengawasi sistem ganjil genap.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

5 Petugas di Puskesmas Kota Bogor Dilaporkan Positif Covid-19

Dalam tiga hari terakhir penambahan kasus terkonfirmasi positif diketahui berjumlah 36 orang.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

Pemkot Bogor Imbau Warga Peringati HUT Ke-75 RI Secara Sederhana

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau warganya agar merayakan HUT ke-75 Kemerdekaan RI secara sederhana.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

3 Hari, 10 Perkantoran di Jakarta Ditutup

Umumnya, yang ditutup merupakan perkantoran swasta dan sebagian telah dibuka kembali setelah dilakukan sterilisasi.

MEGAPOLITAN | 10 Agustus 2020

28 Kecamatan di Kabupaten Bogor Masuk Zona Merah

Adapun kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor ada 606, dengan rincian 27 kasus meninggal dunia, dan 349 pasien yang berhasil sembuh.

MEGAPOLITAN | 10 Agustus 2020

Pengacara: Anji Siap Kooperatif Sampai Tuntas

Menyoal apakah Anji siap jadi tersangka, karena kasusnya telah naik dari penyelidikan menjadi penyidikan, Milano mengatakan, masih jauh.

MEGAPOLITAN | 10 Agustus 2020

Teror Penembakan di Tangsel, Polisi Tangkap 3 Orang

Ketiga orang tersangka penembakan di Tangerang Selatan itu ditangkap di beberapa tempat berbeda seperti di salah satu apartemen dan di rumahnya.

MEGAPOLITAN | 10 Agustus 2020

Pengadaan Toa EWS Senilai Rp 4,3 Miliar Dibatalkan

Dari hasil evaluasi, program toa sebagai peringatan dini banjir dinilai tidak efektif.

MEGAPOLITAN | 10 Agustus 2020

Penggunaan KMT Meningkat, Antrean di Stasiun Lebih Lancar

Antrean pengguna kereta rel listrik (KRL) di sejumlah stasiun saat ini lebih lancar lantaran mayoritas penumpang telah memiliki KMT.

MEGAPOLITAN | 10 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS