Wagub DKI: Tak Ada Zona Hitam di Jakarta
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Wagub DKI: Tak Ada Zona Hitam di Jakarta

Rabu, 12 Agustus 2020 | 22:30 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, tidak ada zona hitam Covid-19 di wilayah DKI Jakarta. Bahkan, dia tidak tahu maksud dari zona hitam Covid-19 itu.

Hal ini disampaikan Ariza, panggilannya, merespons sebuah foto yang viral di media sosial dan menampilkan peta kondisi lima wilayah Provinsi DKI Jakarta, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan sebagai zona hitam Covid-19. Pada foto tertera keterangan tanggal 09/08/2020 dan tertera logo dari Badan Intelijen Negara (BIN) di sisi pojok kanan atas foto.

"Zona hitam itu apa maksudnya. Tidak ada zona hitam (di Jakarta)," ujar Ariza saat dihubungi wartawan, Rabu (12/8/2020).

Lalu, terdapat penjelasan indikator sebuah wilayah dikategorikan sebagai zona hitam apabila jumlah kasus positif Covid-19 melebihi 1.000 orang.

Ariza mengatakan, kasus positif Covid-19 ditemukan banyak di Jakarta karena testing juga banyak. Bahkan DKI Jakarta telah melampaui empat kali lipat dari standar testing yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni 1.000 orang per 1 juta penduduk per minggu.

Berdasarkan WHO, DKI harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu atau 1.521 orang per hari. Sementara DKI dalam sepekan terakhir telah melakukan testing sebanyak 46.360 atau empat kali lipat dari standar WHO.

"Kami memang lebih baik memperbanyak testing supaya bisa menyelesaikan masalah. Menyelesaikan masalah kan harus mengidentifikasi masalah. Itu solusi dengan testing. Kalau testing diperbanyak memang angka penyebarannya kelihatan (banyak)," jelas Ariza.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pengusaha Roti Asal Taiwan Dibunuh Selingkuhan di Cikarang

Tersangka SS sakit hati karena korban tidak mau bertanggung jawab atas kehamilannya.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020

Solusi Pemprov DKI Cegah Kasus Covid-19 di Perkantoran

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya menekan kasus Covid-19 di klaster perkantoran.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020

BPTJ Luncurkan JR Connexion Kemang Pratama-Gambir

BPTJ telah meresmikan uji coba layanan Jabodetabek Residence Connexion (JR Connexion) dengan rute Perumahan Kemang Pratama Kota Bekasi-Stasiun Gambir.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020

Polisi Pastikan Pelaku Teror Penembakan di Tangsel Hanya 3 Orang

Polisi memastikan pelaku teror penembakan di wilayah hukum Tangerang Selatan, beberapa pekan terakhir, hanya berjumlah tiga orang.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020

Pemkab Tangerang Siapkan Rp 56 Miliar untuk Bayar Gaji Ke-13

Pemkab Tangerang telah menyiapkan dana sebesar Rp 56 miliar lebih untuk pencairan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di wilayah tersebut.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020

Bertambah, 30 Pekerja Puskesmas di Kota Bogor Positif Covid-19

Pemkot Bogor menutup sementara 6 puskesmas yang dianggap beresiko atau kategori merah.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020

ASN Positif Covid-19, Kemkumham Tutup Satu Gedung

Satu gedung Kemkumham di jalan Rasuna Said Kavling 6-7 ditutup setelah sejumlah ASN Ditjen Imigrasi terkonfirmasi positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020

PSBB Transisi, DKI Bakal Terapkan Sanksi Progresif

DKI Jakarta kemungkinan akan memerpanjang kembali masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi fase I.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020

Interaksi Sosial di Luar Penyebab Perkantoran Jadi Kluster Covid-19

Saat ini tercatat sebanyak 495 orang di klaster perkantoran Jakarta positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020

DKI Akan Intensifkan Edukasi Bahaya Covid-19

Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan menggencarkan sosialisasi bahaya Covid-19 karena penyakit ini juga menyerang remaja.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS