Bos Roti Ditikam dengan Sangkur di Kamar Mandi

Bos Roti Ditikam dengan Sangkur di Kamar Mandi

Kamis, 13 Agustus 2020 | 15:17 WIB
Oleh : Mikael Niman, Bayu Marhaenjati / BW

Bekasi, Beritasatu.com - Penyidik Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap bos roti warga negara (WN) Taiwan di kediaman korban, Hsu Ming Hu (52), di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Dalam rekonstruksi diketahui, korban tewas ditikam dengan senjata tajam jenis sangkur di kamar mandi.

“Total ada 51 adegan yang diperagakan di TKP ini. Rekonstruksi ini merupakan rekonstruksi lanjutan yang kita lakukan di lokasi pengganti di Mapolda Metro Jaya,” ujar Kanit V Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKP Rulian Syahuri, di Cikarang Pusat, Kamis (13/8/2020) siang.

Sebelumnya, penyidik melakukan rekonstruksi sebanyak empat adegan di tempat kejadian perkara (TKP) pengganti di Mapolda Metro Jaya. Di lokasi pengganti ini, tersangka SS selaku otak pembunuhan, merencanakan aksi pembunuhan bersama para pelaku, yang sebelumnya telah disepakati dengan sejumlah uang. SS merupakan selingkuhan korban. Dia sakit hati karena diminta menggugurkan kandungan oleh Hsu.

Ada empat adegan yang diperagakan empat tersangka yakni SS, FI alias FT, AF dan SY. Selanjutnya, reka ulang adegan berlanjut di kediaman korban, Perumahan Carribean, Cikarang Pusat.

Namun, hanya satu tersangka yang dibawa penyidik ke Cikarang Pusat yakni tersangka Alfian (AF). Sedangkan tersangka lainnya, menggunakan peran pengganti.

Di lokasi ini, diketahui kejadian mulai para pelaku masuk ke rumah korban yang berpura-pura sebagai petugas pajak dengan mengendarai kendaraan roda empat, satu unit. Tersangka AF berperan sebagai pengemudi menuju kediaman korban bersama dengan tiga tersangka lainnya, yang telah ditangkap.

“Ketiga peran lainnya, kita gunakan pemeran pengganti. Adapun yang perlu kita dalami dalam rekonstruksi ini adalah senjata yang digunakan membunuh korban berupa pisau jenis sangkur, yang masih dibawa oleh ketiga pelaku yang masih DPO, yang hingga kini masih dalam pengejaran,” bebernya.

Korban dibunuh di kamar mandi. Setelah diautopsi, ada lima tusukan di tubuh korban.

“Sempat ada perlawan namun karena kalah jumlah korban satu dan pelaku tiga orang. Dua orang eksekutor lainnya, yang masuk DPO adalah S dan R,” imbuhnya.

Setelah korban ambruk akibat luka tusuk, tersangka AF dan R menyusul untuk membersihkan ceceran darah, kemudian korban digotong dan dimasukkan ke dalam mobil Toyota Wish warna abu-abu. Kemudian, tersangka membuang jenazah korban di Sungai Citarum, Subang, Jawa Barat.

"Untuk eksekusi pembunuhannya itu di kamar mandi. Korban ini tinggal sendiri. Ada pembantu yang tidak menginap. Tidak ada di sini keluarga korban," kata Rulian.

Sebelumnya diketahui, warga di sekitar Kali Citarum, Subang, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan jenazah yang belakangan diketahui bernama Hsu Ming Hu. Korban merupakan pemilik lima toko roti yang tinggal di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, terungkap kalau korban tewas karena dibunuh. Sekretaris pribadinya berinisal SS, menyuruh tersangka S (DPO), R (DPO) dan F melakukan pembunuhan lantaran sakit hati karena korban tidak mau bertanggungjawab setelah menghamilinya. Korban dihabisi di kediamannya, di Cluster Carribean G9, Kota Deltamas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 24 Juli 2020 lalu.

Polisi telah menangkap tersangka SS selaku dalang pembunuhan, FI yang berperan membantu mencari eksekutor, AF turut serta dalam aksi pembunuhan dengan peran membersihkan lantai dari ceceran darah korban dan mengangkat korban ke dalam mobil untuk dibuang ke sungai Citarum, Subang, serta tersangka SY berperan memantau situasi.

Tersangka S selaku eksekutor yang berperan menusuk korban dengan pisau, tersangka R membantu mengangkat korban ke dalam mobil, dan tersangka MS mengambil uang menggunakan kartu ATM korban, masih dalam pencarian atau buron.

Tersangka SS sebelumnya juga sempat mencoba membunuh korban dengan cara santet. Namun, karena gagal dia menyuruh tersangka lainnya untuk menghabisi nyawa korban dengan cara ditusuk.

Menurut Rulian, korban tinggal sendiri dan hanya dibantu oleh seorang asisten rumah tangga, yang tidak menginap di rumah korban.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana), Pasal 338 KUHP (pembunuhan), Pasal 365 KUHP (pencurian dengan kekerasan) dan Pasal 351 KUHP (penganiayaan) dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jabodetabek Hujan Deras, Bendung Katulampa Masih Normal

Hujan dengan intensitas sedang dan deras terjadi di beberapa wilayah Bogor mulai pukul 13.00 WIB dan akan menyebar ke Jakarta dan Bekasi.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Kasus Pembunuhan Bos Roti, Polisi Temukan Petunjuk Baru

Seorang bos roti bernama Hsu Ming Hu yang jenazahnya ditemukan di Kali Citarum tewas dibunuh sekretaris pribadinya yang menyuruh tiga eksekutor.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

BNN Ungkap 200 Kg Sabu-sabu yang Disimpan dalam Karung Jagung

Kasus berikutnya, adalah ganja seberat 404 kg yang disembunyikan di bawah lantai dasar papan truk dan ditimbun pisang mentah.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Sakit, Hadi Pranoto Tak Penuhi Panggilan Polisi

Penyidik akan menjadwalkan ulang pemeriksaan setelah mendapatkan informasi hasil pemeriksaan dokter yang menangani Hadi Pranoto.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Tes Covid-19 di DKI 4 Kali Lipat Standar WHO

DKI dalam sepekan terakhir, telah melakukan testing sebanyak 46.360 atau 4 kali lipat dari standar WHO.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Ganjil Genap Dipaksakan, PSI Waspada Klaster Baru di Angkutan Umum

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia DKI Jakarta menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terlalu memaksakan penerapan sistem ganjil genap.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

ETLE Tahap Akan 3 Dibangun, Pelanggar di Tol dan Jalur Transjakarta Dibidik

Penggunaan ETLE dinilai efektif untuk mengurangi kemacetan, kelancaran, dan ketertiban laju bus Transjakarta, serta lalu lintas secara umum.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020

Wagub DKI: Tak Ada Zona Hitam di Jakarta

Menyelesaikan masalah harus dengan mengidentifikasi masalah.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020

Pengusaha Roti Asal Taiwan Dibunuh Selingkuhan di Cikarang

Tersangka SS sakit hati karena korban tidak mau bertanggung jawab atas kehamilannya.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020

Solusi Pemprov DKI Cegah Kasus Covid-19 di Perkantoran

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya menekan kasus Covid-19 di klaster perkantoran.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS