Bahas PSBB Jakarta, Anies Undang Kepala Daerah Jabar, Banten, dan Bodetabek
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Bahas PSBB Jakarta, Anies Undang Kepala Daerah Jabar, Banten, dan Bodetabek

Kamis, 10 September 2020 | 13:17 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan mengundang kepala daerah di wilayah penyangga Jakarta untuk membahas pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta yang akan mulai diterapkan pada 14 September mendatang.

Menurut Anies, pelaksanaan PSBB di Jakarta harus disinkrokan dengan daerah-daerah sekitar Jakarta agar pelaksanaannya efektif.

“Jadi pukul 02.00 siang nanti saya mengundang Gubernur Jabar, Gubernur Banten kemudian Wali Kota Bekasi, Bupati bekasi, Wali Kota Bogor, Bupati Bogor, Wali Kota Depok, Bupati Tangerang, Wali Kota Tangerang, dan Wali Kota Tangsel, kita akan rapatkan tentang pelaksanaan PSBB sehingga pelaksanaannya bukan hanya di Jakarta, tetapi kita sinkronkan,” ujar Anies di Polda Metro Jaya, Kamis (10/9/2020).

Anies mengatakan, Pemprov DKI dan para kepala daerah akan membahas kebijakan dan format PSBB secara bersama. Termasuk, kata dia, pergerakan keluar masuk Jakarta.

“Nah formatnya, isi policy dan lain-lain baru nanti akan dibahas pukul 02.00 siang. Saya bisa menyampaikan bahwa nanti akan ada rapat. Nanti hasilnya akan kita sampaikan,” ungkap Anies.

Lebih lanjut Anies mengatakan, pihaknya akan mulai menerapkan PSBB pada 14 September 2020 mendatang. Karena itu, kata dia, kegiatan perkantoran mulai ditiadakan dan aktivitas kendaraan umum mulai dibatasi baik jumlah kendaraan, jumlah penumpang dan waktu operasinya.

“Lalu ganjil genap akan ditiadakan mulai 14 September. Jadi itu sebagian dari kebijakan. Nanti detailnya,” pungkas Anies.

Sebelumnya, Anies Baswedan telah memutuskan untuk 'menarik rem darurat' dengan kembali menerapkan PSBB dalam rangka mengendalikan Covid-19. Salah satu kebijakan dari pelaksanaan kembali PSBB itu adalah membatasi kapasitas dan waktu operasi angkutan umum serta meniadakan kebijakan ganjil genap.

"Transportasi publik akan kembali dibatasi dengan ketat jumlah dan jamnya. Ganjil genap untuk sementara, kita tiadakan,” ujar Anies dalam konferensi pers yang disiarkan Youtube Pemprov DKI, Rabu (9/9/2020).

Dengan peniadaan kebijakan ganjil genap, kata Anies, bukan berarti warga bebas bepergian dengan kendaraan pribadi. Anies mengingatkan warga agar tidak keluar rumah karena Jakarta masih dalam situasi darurat Covid-19.

“Pesannya jelas, saat ini kondisi sangat darurat, lebih darurat dari awal wabah dahulu. Maka, jangan ke luar rumah bila tidak terpaksa. Tetap di rumah saja, dan jangan ke luar dari Jakarta bila ada kebutuhan sangat mendesak,” tandas Anies.

Lebih lanjut Anies mengatakan, pihaknya akan membatasi pergerakan ke luar masuk Jakarta hingga batas minimal. Namun, kata dia, pembatasan ini tidak bisa hanya ditegakkan oleh Jakarta saja, tetapi juga butuh koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah-daerah Bodetabek.

“Idealnya tentu saja bila kita bisa batasi pergerakan keluar masuk Jakarta hingga batas minimal. Namun, kenyataannya ini akan sulit ditegakkan hanya oleh Jakarta. Butuh koordinasi dan kerja sama erat dengan pemerintah pusat, utamanya Kementerian Perhubungan, dan juga dengan pemerintah daerah penyangga, yaitu kota-kota Bodetabek. Kami akan segera berkomunikasi dan berkoodinasi bersama, karena wabah ini kita alami sebagai satu daerah megapolitan bersama dan harus kita selesaikan bersama-sama juga," pungkas Anies.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PKS Dukung Anies Terapkan Kembali PSBB

DKI Jakarta sudah mencoba menerapkan PSBB Transisi dalam rangka meningkatkan perekonomian Jakarta namun terbukti belum efektif, justru kasus Covid-19 naik.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Kasus Mobil Dilempar Batu Berakhir Damai

Polisi sempat melakukan olah tempat kejadian perkara.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Misa Pelepasan Jenazah Jakob Oetama di Gedung Kompas Gramedia

Sebelum misa, masyarakat maupun karyawan yang ingin memberikan penghormatan terakhir diberikan kesempatan.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

PSBB Kembali Diterapkan, Pemprov DKI Siapkan Bansos bagi Warga Terdampak

Pemberian bansos akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Anies Ubah RSUD Pasar Minggu dan Cengkareng Jadi Khusus Covid-19

Langkah ini salah satu cara meningkatkan kapasitas dan sumber daya manusia (SDM) untuk menangani kasus Covid-19 di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Covid-19 di Bodebek Naik, Bogor Dukung DKI Berlakukan PSBB

Penularan Covid-19 di Bogor lebih banyak terpapar dari interaksi di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Ketua DPRD DKI Ingin Anies Lebih Tegas di PSBB Kali Ini

Dia mengimbau Anies dan jajarannya langsung menindak tegas pelanggar protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Pemkot Bekasi Dorong Pelaku UMKM Tingkatkan Mutu Produk

Sebanyak 150 pelaku UMKM Kota Bekasi ikuti pelatihan masa kedaluarsa Produk

MEGAPOLITAN | 9 September 2020

Pejahat Kambuhan Kasus Penipuan Bobol Bank Rp 1,5 Miliar

Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, membekuk sekelompok penipu yang membobol bank swasta hingga mengalami kerugian sekitar Rp 1,5 miliar.

MEGAPOLITAN | 9 September 2020

PSBB DKI: Tempat Ibadah Boleh Dibuka Secara Terbatas untuk Warga Setempat

Tempat ibadah masih diperbolehkan dibuka selama penerapan kembali PSBB. Namun, pembukaan tersebut disertai syarat yang ketat untuk mencegah penularan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 9 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS