Operasi Yustisi Libatkan 6.800 Personel
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Operasi Yustisi Libatkan 6.800 Personel

Selasa, 15 September 2020 | 14:45 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 6.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dilibatkan dalam Operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan. Satuan tugas (Satgas) dibentuk dari tingkat Polda hingga Polsek.

"Personel terdiri dari 3.000 TNI, 3.000 Polri, 700 Pemda, 50 kejaksaan, dan 50 pengadilan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Selasa (15/7).

Dikatakan Yusri, DKI Jakarta telah memberlakukan PSBB selama 14 hari, sejak 14-27 September 2020 ini. Pemberlakukan PSBB berkaitan dengan meningkatnya penyebaran Covid-19 yang mencapai di atas angka 1.000 per hari beberapa waktu belakangan ini.

"Memang dalam dua minggu ini kita akan perketat dalam hal yustisi atau penindakan secara persuasif dan humanis yang kita lakukan. Hasil rapat kemarin memang kita akan membentuk satgas-satgas, satgas baik itu di tingkat provinsi yang isinya sama semuanya dari TNI, Polri, pemerintah daerah, pengadilan dan kejaksaan. Satuan tugas untuk melakukan yustisi penindakan kepada masyarakat," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, satgas tidak hanya di Polda Metro, tetapi juga di masing-masing Polres, Polsek, bersama TNI dan kecamatan (tiga pilar).

"Tiga pilar itu camat dengan Satpol PP, kemudian Koramil maupun dari Kapolsek. Nah ini yang bergerak masif, dengan cara apa? Caranya mempetakan dulu mana yang jadi klaster-klaster yang bisa dijadikan skala prioritas untuk kita lakukan penindakan secara persuasif dan humanis," katanya.

Semisal, klaster perkantoran, pasar, terminal atau pun stasiun kereta. Bahkan, saat ini mulai masuk ke klaster perumahan. "Tim atau satgas ini akan turun ke sana," ucapnya.

Yusri mengungkapkan, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya juga melakukan inovasi dengan membentuk satgas-satgas penegakan protokol kesehatan berbasis komunitas. Gunanya, untuk mengatasi keterbatasan personel dalam mengawasi masyarakat.

Oleh karena itu, ujarnya, dibentuklah komunitas-komunitas. Sebelumnya, diluncurkan komunitas, mereka diberikan rompi.

“Kemarin kita lakukan di Pasar Tanah Abang, di Pasar Tanah Abang itu ada Blok A, B, C, ada orang di Blok A yang dituakan, tokoh masyarakat, tokoh orang-orang yang memang disegani di situ. Kemudian pengurus dari pasar tersebut. Itulah yang menjadi komunitas yang mendisposisikan masyarakat, mengawasi, menegur masyarakat. Namun, di satu sisi satgas kami juga turun," jelasnya.

Menurut Yusri, dasar hukum pelaksaan Operasi Yustisi bersamaan dengan PSBB di Jakarta, adalah Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2020 dan Pergub 79 Tahun 2020.

"Kita juga dorong pemerintah daerah lain untuk segera membuat peraturan daerah, agar memperkuat kita punya dasar hukum untuk melakukan suatu yustisi, seperti dalam bentuk sanksi sosial dengan aturan-aturan yang ada. Kemudian kita siapkan juga di sini undang-undang, baik itu Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan juga ada beberapa pasal KUHP," katanya.

Yusri menambahkan, aparat gabungan juga mendirikan delapan Posko Operasi Yustisi yang dibangun di titik-titik pos cek poin beberapa waktu lalu, di Jakarta.

Posko ini diawaki TNI, Polantas, Dishub, dan Satpol PP, dengan sasaran pengendara kendaraan bermotor dan pergerakan orang menggunakan alat transportasi yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

"Kemudian ada satu lagi kegiatan secara preventif kita lakukan patroli dengan skala besar lengkap TNI, Polri, Satpol PP, kejaksaan, pengadilan, apabila kita menemukan di jalan kita lakukan penindakan," tegasnya.

Yusri menuturkan, aparat bertindak tegas agar masyarakat bisa disiplin dan sadar bahwa Covid-19 sangat membahayakan.

"Caranya seperti apa, kembali kepada diri sendiri jangan membawa penyakit ke dalam rumah. Harapan pemerintah, kita mengharapkan, masyarakat bisa diam di rumah saja, kerja di rumah, sekolah di rumah saja. Kita ini ke depan, dalam dua minggu ini kita mengharapkan ada penurunan di Jakarta ini. Kita akan melakukan tindakan tegas tetapi persuasif dan humanis dengan mengharapkan bahwa masyarakat mau sadar, taat dan disiplin tentang protokol kesehatan, 3 M. Pertama memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak tidak usah berkumpul," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tegakkan Disiplin PSBB, Wagub DKI Apresiasi TNI-Polri

Ini merupakan Operasi Ketupat terlama dalam sejarah.

MEGAPOLITAN | 15 September 2020

DKI Siapkan Lokasi Alternatif untuk Pasien Isolasi Mandiri

Sehingga, untuk memasukkan semua pasien gejala ringan dan tanpa gejala perlu banyak bed.

MEGAPOLITAN | 15 September 2020

Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Impor Baja Ber-SNI Palsu

Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka dalam kasus impor besi baja siku berlabel-SNI palsu.

MEGAPOLITAN | 15 September 2020

Hari Pertama Operasi Yustisi, Polda Metro Tindak 221 Orang Melanggar Protokol Kesehatan

Sebagian besar melanggar penggunaan masker.

MEGAPOLITAN | 15 September 2020

Isolasi Terkendali, Anies: Tunggu Hotel yang Disiapkan Satgas Covid

Hotel-hotel disiapkan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19, selain di Wisma Atlet Kemayoran.

MEGAPOLITAN | 14 September 2020

Hari Pertama PSBB, 201 Orang di Jakut Terjaring Razia Yustisi

Dari total pelanggar tersebut terkumpul denda Rp 6,5 juta.

MEGAPOLITAN | 15 September 2020

Komunitas Kita Tangsel Berdayakan Warga di Tengah Pandemi Covid-19

Kehadiran komunitas Kita Tangsel bertujuan menjadi katalisator terwujudnya Tangerang Selatan sebagai kota yang inklusif.

MEGAPOLITAN | 14 September 2020

Mobil Seruduk Pejalan Kaki dan Pedagang Ketoprak di Tanah Abang

Tiga orang mengalami luka-luka dalam peristiwa kecelakaan itu.

MEGAPOLITAN | 14 September 2020

Hadapi Dilema PSBB, APJI DKI Utamakan Protokol Kesehatan

Anggota APJI dan seluruh pengusaha kuliner diimbau untuk menyempurnakan kembali protokol kesehatan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 14 September 2020

Kota Bogor Perpanjang PSBMK Selama Dua Pekan

Perpanjangan PSBB di Kota Bogor berlaku hingga dua minggu ke depan mulai 15-29 September 2020.

MEGAPOLITAN | 14 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS