Napi Kabur dari Lapas Diduga Gali Lubang Sejak 6 Bulan Lalu
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Napi Kabur dari Lapas Diduga Gali Lubang Sejak 6 Bulan Lalu

Senin, 21 September 2020 | 14:36 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang, terus memburu narapidana (napi) Cai Changpan yang kabur dengan cara menggali lubang dan keluar lewat gorong-gorong.

Berdasarkan keterangan sementara, napi asal Tiongkok yang divonis mati terkait kasus penyelundupan 135 kilogram sabu-sabu tersebut diduga menggali lubang di sel tahanannya sejak enam bulan lalu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, polisi bersama Lapas Tangerang menyelidiki dan memeriksa sejumlah saksi. Mereka yang diperiksa, antara lain petugas lapas dan napi yang berada di dalam satu sel dengan Cai Changpan.

"Ada indikasi dari keterangan awal teman sel yang bersangkutan bahwa dia sudah melakukan kurang lebih 5 sampai 6 bulan dengan menggunakan beberapa alat yang sudah kita sita (obeng dan pelat kecil). Alat itu didapat dari dekat penggalian itu, ada dapur itu. Memang di dalam lapas itu sedang ada pembangunan dapur," ujar Yusri Yunus, Senin (21/9/2020).

Dikatakan Yusri, Polda Metro Jaya, Polres Metro Tangerang, dan lapas telah membentuk tim untuk memburu Cai Changpan.

"Kita bentuk tim bersama-sama untuk mengejar bersangkutan. Cuma saya tidak bisa menyampaikan seperti apa teknis yang dilakukan. Namun, kita sudah bentuk tim bersama-sama baik itu dari Polda Metro Jaya, Polres Tangerang," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, tim gabungan juga sedang menyelidiki apakah ada keterlibatan napi lain dalam pelarian gembong narkotika itu.

"Ini masih kita lakukan penyelidikan bersama-sama sesuai dengan izin dari kepala lapas, kita bentuk tim untuk penyelidikan, apakah ada kemungkinan keterlibatan yang lain, nanti kita tunggu saja hasilnya seperti apa," katanya.

Sebelumnya diketahui, seorang napi asal Tiongkok Cai Changpan melarikan diri dengan menggali lubang di dalam selnya, kemudian melarikan diri melalui gorong-gorong atau saluran air.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Pelecehan, Polisi Segera Periksa Oknum Petugas Rapid Test Bandara

Pemeriksaan untuk bisa menentukan tindak lanjut penyidikan.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Kasus Dugaan Pelecehan Rapid Test di Bandara, Polisi Temui Korban Hari Ini

Korban diharapkan bisa membuat laporan agar polisi leluasa menyelidiki.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Pemprov DKI: Volume Lalu Lintas Turun Selama PSBB

Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan terjadi penurunan volume lalu lintas selama enam hari pelaksanaan PSBB.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Kadishub Tangsel Positif Covid-19

Kantor tetap buka, tetapi hanya 25% staf yang masuk.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Jumlah Positif Covid-19 di Klaster Industri Terus Bertambah

Sejak awal September, sudah terjadi penularan di 22 perusahaan Kabupaten Bekasi, termasuk pabrik Epson.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Pembebasan Lahan Waduk dan Kali Tetap Berjalan

Normalisasi atau naturalisasi akan dilanjutkan di sejumlah lokasi pada 2021 mendatang.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Larangan Masker Scuba dan Buff, Sebagian Besar Penumpang KRL Bogor Patuhi Aturan

Penumpang tidak tidak keberatan sejauh masker dengan standar mudah didapat.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

PSBB, Pemprov DKI Kumpulkan Denda Rp 22,7 Juta

Sanksi yang diterapkan mulai dari teguran, sosial, sampai denda administratif.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Tower 4 Mulai Terima Pasien Tanpa Gejala

Satu unit kamar di Wisma Atlet Kemayoran umumnya digunakan untuk dua orang.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

BMKG: Ada Beberapa Kejadian Petir Saat Warga Laporkan Suara Dentuman

Berdasarkan hasil monitoring, patut diduga suara tersebut bersumber dari petir.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS