Wagub DKI: Kami Sudah Jalankan Mini Lockdown
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Wagub DKI: Kami Sudah Jalankan Mini Lockdown

Rabu, 30 September 2020 | 03:25 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Pemeritah Provinsi (Pemprov) DKI sebenarnya sudah menjalankan saran yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo soal mini lockdown atau pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) sejak awal kasus Covid-19.

Hanya saja, kata Ariza, istilah yang digunakan di DKI Jakarta berbeda dengan yang disebut Presiden Jokowi.

“Pak Jokowi memberi arahan bagaimana kalau juga dimungkinkan dilakukan mini lockdown di Jakarta, saya sampaikan bahwa sebetulnya Jakarta sejak awal sudah melakukan mini lockdown dengan istilah lain. Ada istilah PSBK (pembatasan sosial berskala kampung), jadi berskala kampung,” ujar Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/9/2020).

Salah satu wujud dari PSBK, kata Ariza adalah program kampung siaga lawan Covid-19 di setiap RW di Jakarta di mana Pemprov melibatkan RW untuk menjaga wilayahnya terbebas dari Covid-19.

Program ini sudah dijalankan sejak April 2020 lalu sesuai dengan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Covid-19 dan Instruksi Sekda (Insekda) Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pedoman RT/RW Siaga Covid-19.

“Kami ada program sejak awal, namanya kampung siaga, jadi setiap RW di Jakarta kami batasi, dikurangi pintu keluar masuknya, ada penjaganya, ada portalnya, disiapkan berbagai fasilitasnya, tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan sabunnya. Kemudian juga dilakukan disinfektan di kampung-kampung, didata masyarakatnya yang membutuhkan bansos. Jadi, sudah kami gagas dan kami implementasikan,” tandas dia.

Bahkan, kata Ariza, setiap RW sekarang mempunyai Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tingkat RW untuk memastikan pelaksanaan protokol kesehatan. Satuan tugas tingkat RW ini tokoh masyarakat dan efektif untuk mencegah penularan Covid-19.

Tugas
Ariza pernah mengungkapkan, sejumlah hal terkait tugas dari satuan tugas tingkat RW ini. Pertama, mereka patroli 3M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. Patroli dapat dilakukan bekerja sama dengan karang taruna yang direkrut RT/RW.

Kedua, membentuk kader Covid-19 (satu rumah satu kader). Ketiga, memastikan akses keluar masuk wilayah selama pandemi dibuat menjadi satu pintu, serta dilakukan pemeriksaan protokol kesehatan terhadap warga yang akan melintas. Keempat, menyediakan tempat cuci tangan umum.

Kelima, memasang spanduk pada lokasi strategis agar masyarakat lebih meningkatkan kepedulian dalam rangka upaya pencegahan Covid-19. Keenam, melakukan pendataan dan pemantauan terhadap warga dengan risiko tinggi terpapar Covid-19. Ketujuh, melakukan pengawasan terhadap warga positif Covid-19 yang menjalankan isolasi mandiri.

Kedelapan, menyebarkan informasi 3M melalui alat informasi umum seperti speaker tempat ibadah. Kesembilan, membuat Whatsapp Grup untuk kemudahan dalam melakukan koordinasi dan pengawasan, yaitu Grup RT yang beranggotakan kader di setiap rumah, serta Grup RW yang beranggotakan kader Satgas tingkat RT, dan seterusnya.

Lebih lanjut, Ariza mengatakan mini lockdown yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta juga tidak hanya untuk tingkat RW. Tetapi juga berlaku untuk perkantoran atau perusahaan. Jika ditemukan adanya kantor atau perusahaan yang melanggar protokol kesehatan atau karyawannya terpapat Covid-19, maka akan ditutup paling lama 3 hari.

“Di gedung-gedung juga sudah kami minta karena keterbatasan aparat setiap unit kegiatan, di mal, di pasar, di gudang, di kawasan di mana pun harus membentuk satgas, gugus tugas yang memastikan protokol Covid-19 dijalankan,” jelas dia.

Bentuk lain dari mini lockdown yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta adalah wilayah pengendalian ketat atau WPK yang sudah dilaksanakan sejak pelaksanaan PSBB transisi, Juni 2020. WPK merupakan RW zona rawan atau RW yang memiliki tingkat risiko tinggi penularan Covid-19.

Jumlah RW yang masuk kategori WPK fluktuatif dan datanya diperbarui oleh Pemprov DKI per 2 minggu sekali. Berdasarkan data dari situs Jakarta Tanggap Covid-19, yang diperbarui pada 20 September 2020, jumlah RW yang masuk zona rawan atau WPK di Jakarta masih sebanyak 40 RW dari 2.741 RW yang berada di Jakarta.

Ketentuan detail soal WPK ini diatur dalam Pasal 13 dan Pasal 14 Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 80 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif (PSBB Transisi). Dalam Pergub Nomor 80, WPK disebutkan dengan istilah pengendalian ketat berskala lokal baik untuk tingkat RW, kelurahan, kecamatan dan kota/kabupaten administrasi.

Ketentuan pemberlakuan pengendalian ketat berskala lokal ditetapkan dengan Keputusan Walikota/Bupati Administrasi. Pelaksanaan pengendalian ketat berskala lokal meliputi:

1. Penyiapan lokasi isolasi mandiri/karantina mandiri.

2. Pemantauan dan pengawasan wilayah rukun warga/kelurahan/kecamatan/kota/kabupaten administrasi yang ditetapkan sebagai wilayah pengendalian ketat.

3. Pemetaan terhadap wilayah yang memiliki kasus Covid-19 dengan angka Incident Rate (IR) tinggi dan kecepatan Incident Rate (IR).

4. Pelaksanaan skrining Covid-19.

5. Pemantauan terhadap warga dengan kondisi kontak erat, suspek, probabel, kasus konfirmasi Covid-19, dan pelaku perjalanan.

6. Penelusuran kontak erat.

7. Pendataan jumlah warga miskin dan warga terdampak.

8. Pelibatan unsur rukun tetangga/rukun warga, lembaga masyarakat kelurahan, pemberdayaan kesejahteraan keluarga dan karang taruna serta elemen masyarakat lainnya.

9. Pemberlakuan sanksi sosial terhadap warga yang melanggar isolasi mandiri/karantina mandiri yang sesuai dengan kearifan lokal dan kesepakatan warga

10. Pelaporan pelaksanaan pengendalian ketat berskala lokal kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi.

Pemprov DKI Jakarta belum menjelaskan lebih lanjut terkait dengan keberadaan WPK ketika kembali memberlakukan PSBB sejak 14 September 2020. Pasalnya, dasar hukum pemberlakuan PSBB, yakni Pergub Nomor 88 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, tidak mengatur tentang WPK atau pengendalian ketat berskala lokal.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pasien Isolasi Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 327 Orang

Jumlah pasien di Tower 4 dan 5 saat ini sebanyak 1.945 orang atau berkurang 327 orang dibandingkan hari sebelumnya.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Tersangka Dokter Aborsi Meninggal Dunia

Tersangka meninggal karena penyakit bawaan, bukan lantaran terjangkit Covid-19.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Anies: Isolasi Warga Terpapar Covid-19 Harus Tetap Terkendali

Hingga saat ini, sudah terdapat 100 rumah sakit rujukan yang bisa menangani Covid-19.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Kabupaten Bogor Perpanjang PSBB Pra-AKB Sebulan

Terdapat 50 pasien positif baru, 60 pasien sembuh, dan angka meninggal tetap.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Gembong Narkoba Bobol Lapas Tangerang, Polisi Persempit Ruang Gerak

Tim gabungan mempersempit ruang gerak gembong narkotika Chai Changpan, termasuk melakukan pencekalan agar tidak melarikan diri ke luar negeri.

MEGAPOLITAN | 29 September 2020

Anggota DPRD Kota Bogor Dilaporkan Terinfeksi Covid-19

Seorang anggota DPRD Kota Bogor terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin (28/9/2020) setelah melakukan kunjungan ke luar kota.

MEGAPOLITAN | 29 September 2020

Antisipasi Banjir, Anies: Siaga, Tanggap, dan Galang

Pada saat itu curah hujan di Jakarta, di banyak titik, di atas 300 milimeter per hari.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

DPRD DKI Gelar Paripurna Raperda Penanggulangan Covid-19

Rapat digelar dua kali, yakni pada pukul 10.00 WIB dan 14.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Pemprov DKI Terus Antisipasi Potensi Banjir

Kegiatan Gerebek Lumpur telah dimulai sejak Maret lalu.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Pelaku Vandalisme Musala Ditangkap, Polisi Imbau Warga Tak Terprovokasi

Tersangka berinisial S ternyata tinggal tidak jauh dari musala tersebut.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS