Ini Cara Kurangi Sampah di Kota Tangerang
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-16.44)   |   COMPOSITE 5783.33 (-154.49)   |   DBX 1064.04 (-4.55)   |   I-GRADE 168.858 (-5.81)   |   IDX30 499.932 (-18.9)   |   IDX80 131.904 (-4.75)   |   IDXBUMN20 373.781 (-16.14)   |   IDXG30 136.463 (-4.75)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-17.06)   |   IDXQ30 146.101 (-5.39)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.82)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.28)   |   IDXV30 127.988 (-5.51)   |   INFOBANK15 983.467 (-27.66)   |   Investor33 429.105 (-14.38)   |   ISSI 169.797 (-4.67)   |   JII 620.069 (-22.17)   |   JII70 213.196 (-7.05)   |   KOMPAS100 1177.3 (-37.56)   |   LQ45 920.112 (-33.11)   |   MBX 1606.46 (-48.15)   |   MNC36 321.125 (-11.18)   |   PEFINDO25 316.867 (-7.74)   |   SMInfra18 295.49 (-12.7)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-11.92)   |  

Ini Cara Kurangi Sampah di Kota Tangerang

Jumat, 30 Oktober 2020 | 13:18 WIB
Oleh : Chairul Fikri / BW

Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya untuk mengurangi sampah, baik sampah organik maupun anorganik. Hal itu dilakukan untuk mengatasi masalah ketersediaan lahan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Rawa Kucing yang makin berkurang luasnya.

Salah satu upayanya, adalah budi daya maggot atau larva lalat tentara hitam atau black soldier fly (BSF).

Adalah aktivis Benua Lestari Indonesia Kota Tangerang yang kini terus fokus membudidayakan maggot bekerja sama dengan Pemkot Tangerang. Tujuannya, mengurangi sampah organik serta membantu menangani ketahanan pangan di Kota Tangerang. Hal itu diungkapkan Eko Fauzan, Aktivis Benua Lestari Indonesia Kota Tangerang, Jumat (30/10/2020).

"Maggot ini sekarang sedang kami gencarkan budi dayanya dengan tujuan mengelola dan mengurangi sampah organik. Ini juga salah satu upaya kami dalam membantu pemerintah untuk mengatasi masalah sampah di TPSA Rawa Kucing yang lahannya makin hari makin berkurang imbas peningkatan sampah yang dihasilkan masyarakat," ungkap Eko.

Ditambahkan, budi daya maggot dalam bentuk fresh maggot juga dapat dikelola kembali menjadi dried maggot yang nantinya bisa dimanfaatkan sebagai pakan untuk ikan-ikan hias seperti ikan cupang, koi, dan arwana.

"Pakan ikan biasanya, kan, pakai pelet. Nah, pakai fresh maggot juga bisa. Selain lebih hemat 30-40 persen dari pelet, protein fresh maggot lebih tinggi. Selain itu kotoran maggot pun mampu dimanfaatkan. Kotoran maggot yang disebut kasgot ini dapat dimanfaatkan menjadi pupuk untuk berbagai pertanian dan tanaman hias. Sehingga, maggot ini mampu menjadi solusi mengatasi sampah organik dan ketahanan pangan," lanjutnya.

Pihaknya bersama Pemerintah Kota Tangerang juga terus berupaya mengumpulkan sampah-sampah organik yang dihasilkan masyarakat untuk kemudian dipakai untuk budi daya maggot.

"Kami sedang fokus bekerja sama dengan kelurahan-kelurahan di Kota Tangerang untuk bisa mengatasi sampah menjadi banyak manfaat ini dengan maggot," tandasnya.

Saat ini, volume sampah di Kota Tangerang per hari diestimasikan mencapai 1.300 ton dengan perincian 40 persen sampah jenis anorganik dan 60 persen sampah jenis organik.

Maggot dapat mengkonsumsi sampah organik sehingga mampu mengurangi volumenya. Adapun manfaatnya, maggot yang telah berusia 10-14 hari atau biasa disebut fresh maggot dapat dimanfaatkan menjadi pakan ikan seperti lele, nila, bahkan gurame.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Cegah Begal, Pemprov DKI Imbau Pesepeda Tidak Bawa Barang Berharga

Kalau membawa barang berharga, kata Syafrin, sebaiknya dimasukkan ke dalam saku atau kantong sehingga tidak terlihat.

MEGAPOLITAN | 30 Oktober 2020

Libur Panjang, Jasa Marga Catat 509.140 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat volume lalin yang meninggalkan Jakarta naik 40,3% pada tiga hari pertama periode libur panjang 27-29 Oktober.

MEGAPOLITAN | 30 Oktober 2020

Jumlah Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Berkurang

Jumlah pasien di Tower 4 dan 5 saat ini sebanyak 844 orang atau berkurang 110 orang. Di Tower 6-7 berkurang 21 orang jadi 1.240 orang.

MEGAPOLITAN | 30 Oktober 2020

Patroli, Bima Arya Temukan Restoran Tak Patuh Protokol Kesehatan

Wali Kota Bogor, Bima Arya memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah restoran dan kafe di jalan Baranangsiang Indah, Pajajaran, Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 30 Oktober 2020

Gelar Peringatan Maulid Nabi, Wali Kota Tangerang Ajak Masyarakat Teladani Sifat Rasulullah

Rasulullah Muhammad SAW selalu bersabar dan berikhtiar dalam menghadapi cobaan yang Allah berikan kepadanya maupun umatnya.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

Reaksi Saraswati terhadap Warganet Dinilai Berlebihan

Langkah Rahayu Saraswati yang melapor warganet ke polisi dinilai berlebihan dan mencerminkan karakter kepemimpinannya ke depan.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

DKI Akan Lakukan Berbagai Upaya Antisipasi Banjir di Jakarta

Segala sumber daya khususnya dinas-dinas terkait dikerahkan turun ke lapangan untuk menjalankan program-program pengendalian banjir.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

KPU Depok Ajak Pemilih Milenial Tidak Ragu Datang ke TPS

KPU Kota Depok mencatat, lebih dari 50 persen pemilih milenial tercantum dalam daftar pemilih.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

Banjir Terjadi Akibat Tanggul Jebol dan Luapan Kali Bekasi

Banjir di beberapa perumahan di sepanjang aliran Kali Bekasi, Sabtu (24/10/2020) malam, disebabkan tanggul jebol dan luapan air melampui batas tanggul.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

Polisi Dalami 5 Laporan Kasus Begal Sepeda

Penyidik masih mendalami apakah pelaku merupakan satu sindikat atau kelompok.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS