Rumah Tangga Kunci untuk Menanamkan Budaya Moderat dan Toleransi
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Rumah Tangga Kunci untuk Menanamkan Budaya Moderat dan Toleransi

Selasa, 16 Juli 2019 | 23:03 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat Indonesia selama ini dikenal mempunyai budaya toleran dan rukun dengan menganut cara pandang moderat, baik dalam beragama maupun bernegara.

Dalam beragama, pandangan moderat dipilih sebagai cara memaknai agama yang tidak ekstrem. Moderat dan toleran menjadi karakter dan jati diri bangsa. Namun saat ini dengan banyaknya narasi intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme di dunia maya telah mengoyak cara pandang masyarakat.

Hal tersebut mengakibatkan masyarakat menjadi mudah marah, tersinggung, dan senstitif dengan perbedaan apalagi melalui dunia maya. Sehingga menjadi perlu adanya mengarusutamakan toleransi di dunia maya untuk mendidik dan menanamkan kembali karakter dan jati diri bangsa.

Guru besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Faisal Abdullah mengatakan, rumah tangga atau keluarga di Indonesia harus terus menurunkan kebiasaan tentang budaya, moral serta etika yang ada di rumah tangga atau keluarga ke anak-anak atau cucu-cucunya. Karena melalui rumah tangga atau keluarga ini akan selalu memunculkan kesinambungan budaya dari masing-masing daerah yang ada di bangsa ini. Rumah tangga kunci untuk menanamkan budaya moderat dan toleransi kepada generasi muda.

“Ini agar tidak terjadi putusan-putusan yang tidak menjadi suatu keutuhan yang menyeluruh secara nasional. Karena dengan adanya budaya yang baru seperti dengan adanya smartphone dan kemajuan teknologi yang cukup pesat itu telah menjadi suatu loncatan sejarah yang mengakibatkan tergerusnya budaya lama dan munculnya budaya baru yang juga tidak dipahami oleh para orang tua untuk disampaikan ke generasi selanjutnya,” ujar Faisal Abdullah, di Jakarta, Senin (15/7/2019).

Dijelaskan Faisal, jika sampai budaya baru tersebut muncul ke generasi-generasi berikutnya, tentunya akan membahayakan kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara ini, apalagi jika tidak ada hubungan antargenerasi ke generasi berikutnya. Meskipun ada dialog antargenerasi, hal tersebut lebih hanya kepada sikap formal, bukan sebagai suatu kebiasaan di dalam rumah tangga antara anak dan orang tua.

“Saya kira akhir-akhir ini dan tahun-tahun ke depan kita akan mengalami guncangan guncangan yang sifatnya tentu kita harus siap dan sigap. Saya tidak ingin mengatakan itu moderat, tetapi setidaknya dapat menghasilkan kelompok-kelompok yang berani untuk mengatakan bahwa saya Pancasila. Bukan saya Islam, saya Nasrani atau saya Kristen, tetapi Saya membela Indonesia,” tutur dalam keterangan tertulis kepada Beritasatu.com.

Untuk itu menurutnya, perlu adanya peran para tokoh untuk mengajak masyarakat mau menggelorakan pengarusutamaan moderasi dan toleransi baik di dunia nyata maupun dunia maya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

65 Kali Gempa Susulan Guncang Halmahera

BPBD Halmahera Selatan telah menetapkan status tanggap darurat hingga 10 hari ke depan.

NASIONAL | 16 Juli 2019

Pembina MOS SMA Taruna Tersangka Penganiayaan Hingga Tewas

OP menjadi tersangka penganiayaan terhadap pelajar bernama Delwyn Berly Juliandro hingga tewas saat kegiatan MOS berlangsung.

NASIONAL | 15 Juli 2019

Siswa di Solo Datang Lebih Awal Dapatkan Kursi di Depan

Orang tua meyakini posisi duduk di barisan depan terbaik bagi anak-anaknya agar bisa belajar lebih baik.

NASIONAL | 15 Juli 2019

NTB Terus Berupaya Turunkan Angka Kemiskinan

NTB pascagempa sering diasumsikan sebagai daerah terpuruk.

NASIONAL | 15 Juli 2019

Jokowi Instruksikan Menteri Meninjau Daerah Dilanda Kekeringan

Saat ini pemerintah menyusun langkah mengatasi kekeringan yang melanda berbagai daerah dalam beberapa bulan terakhir.

NASIONAL | 15 Juli 2019

KPK Siap Usut Politik Uang Pemilihan Wagub DKI

KPK selalu mengharapkan pemilihan pejabat publik harus bebas dari praktik-praktik uang.

NASIONAL | 15 Juli 2019

Matana University Siap Cetak SDM Andal

Mahasiswa juga dibekali soft skills.

NASIONAL | 15 Juli 2019

Diduga Putus Cinta, Mahasiswa Asal Bandung Gantung Diri

ABEK tergantung di balkon lantai 2 rumahnya.

NASIONAL | 15 Juli 2019

Jokowi Fokus Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata

Jokowi menemukan sejumlah masalah pariwisata di lapangan yang harus segera diselesaikan.

NASIONAL | 15 Juli 2019

Jokowi Minta Risiko Gagal Panen Akibat Kemarau Diantisipasi

Kepala Negara meminta suplai air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun suplai air pertanian tetap terjaga.

NASIONAL | 15 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS