BNPT Ingin Napiter Masuk Pusderad Sebelum Bebas
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

BNPT Ingin Napiter Masuk Pusderad Sebelum Bebas

Jumat, 15 November 2019 | 08:24 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ingin setiap narapidana terorisme (napiter) yang akan bebas, terlebih dulu masuk ke Pusat Deradikalisasi (Pusderad) di Lapas Khusus Terorisme Kelas IIB di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

"Setiap napiter yang akan bebas idealnya dipindahkan ke Pusat Deradikalisasi," kata Deputi 1 Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis kegiatan Reintegrasi Sosial di Lapas Klas 1 Palembang, Kamis (14/11/2019).

Di Pusderad itulah, kata Hendri, dikutip dari siaran pers, para napiter akan menjalani program yang lebih terintegrasi sehingga saat kembali ke masyarakat sudah benar-benar baik sesuai harapan.

Selain itu, setiap napiter yang akan bebas sudah mau bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam kesempatan itu, Hendri melihat secara langsung proses deradikalisasi tiga napiter yang ada di Lapas Klas 1 Palembang. Kebetulan satu napiter, yakni Addin Agus Riyanto alias Abu Nabila alias Wahirun akan bebas 12 Desember 2019.

"Saya ingin melihat langkah-langkah yang dilakukan, apakah yang bersangkutan sudah siap kembali ke masyarakat dan benar-benar kembali ke NKRI atau masih berpotensi akan mengulangi perbuatannya," ujarnya.

Kalapas Palembang Riyanto mengungkapkan, selama ini pihaknya telah melakukan program khusus kepada tiga napiter tersebut agar saat bebas mereka menjadi manusia yang lebih baik dan tidak terpapar terorisme.

"Untuk napiter yang akan bebas bulan depan, sehari-hari dia sudah bisa bergaul dengan baik di lingkungan lapas. Untuk bermasyarakat saya kira sudah siap meski harus terus diberikan sentuhan-sentuhan agar dia benar-benar sadar dan kembali ke NKRI," ujarnya.

Kasubdit IV Ditintelkam Polda Sumsel AKBP Marzuki Ismail menambahkan, pihaknya terus memperkuat koordinasi dalam menangani deradikalisasi napiter ini.

"Selama ini kami memonitor kemudian mengadakan wawancara dengan yang bersangkutan. Sejauh pengamatan kami, dalam bidang ideologi kenegaraan, dan ideologi keagamaan harus terus diberikan pembinaan lagi," tuturnya.

Menurut Marzuki, perlu dialog dengan tokoh agama yang paham betul agamanya supaya para napiter bisa bergaul berbagai macam pihak setelah selesai menjalani kehidupan di lapas.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kodim 0734 Yogyakarta Bangun Displin dan Moral Kebangsaan Lewat Binter

Perkembangan digitalisasi yang tak diimbangi disiplin dan moral akan membawa dampak negatif bagi wawasan kebangsaan, termasuk sikap apatisme dan individualistik

NASIONAL | 15 November 2019

Kasus Impor Bawang Putih, KPK Periksa Sekjen DPR

Pemeriksaan terhadap Indra dilakukan penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan anggota DPR dari Fraksi PDIP, I Nyoman Dhamantra.

NASIONAL | 15 November 2019

KPK Dukung Jokowi Berantas Mafia Hukum

Febri menyatakan, KPK siap jika Presiden membutuhkan bantuan membangun sistem pencegahan terkait mafia hukum.

NASIONAL | 15 November 2019

Wawan Klaim Sudah Jadi Pengusaha Sebelum Atut Gubernur Banten

KPK mengecilkan kesuksesan bisnis Wawan lantaran ditenggarai ada pengaruh dari kakak kandungnya.

NASIONAL | 15 November 2019

Kecelakaan Maut di Tol Kembali Terjadi, 4 Tewas

Kecelakaan tabrakan maut di jalan tol kembali terjadi. Kali ini sebuah bus menabrak truk tronton di tol Gempol-Pasuruan Jawa Timur, 4 orang tewas.

NASIONAL | 15 November 2019

Diduga Terlibat Penusukan Wiranto, Densus 88 Tangkap Pegawai PT KS

Seorang staf PT Krakatau Steel (PT KS Persero) Tbk ditangkap Densus 88 Antiteror karena diduga terkait jaringan teroris.

NASIONAL | 15 November 2019

Ronny Sompie: Pemerintah Tak Pernah Larang Rizieq ke Indonesia

Dirjen Imigrasi Kementeriam Hukum dan HAM Ronny F Sompie mengatakan pemerintah Indonesia tidak pernah menangkal (cekal) Rizieq Syihab kembali ke Indonesia

NASIONAL | 15 November 2019

Sopir Bus Sinar Jaya Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Cipali

Sebelumnya, polisi melakukan gelar perkara dan mendapatkan dua alat bukti sebagai persyaratan penetapan tersangka.

NASIONAL | 15 November 2019

BMKG Catat 79 Kali Gempa Susulan di Maluku Utara

Sementara ini belum adanya laporan kerusakan infrastruktur ataupun jatuhnya korban jiwa.

NASIONAL | 15 November 2019

Halmahera Barat Kembali Diguncang Gempa Bumi

Pusat gempanya juga tidak terlalu jauh dibandingkan dengan gempa sebelumnya .

NASIONAL | 15 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS