Gus Yaqut: Banser Harus Solid Satu Komando
INDEX

BISNIS-27 431.53 (3.3)   |   COMPOSITE 4906.55 (23.32)   |   DBX 934.495 (0.17)   |   I-GRADE 129.531 (0.89)   |   IDX30 408.573 (2.68)   |   IDX80 107.231 (0.62)   |   IDXBUMN20 271.434 (0.91)   |   IDXG30 114.42 (0.71)   |   IDXHIDIV20 364.598 (2.32)   |   IDXQ30 119.596 (0.79)   |   IDXSMC-COM 210.435 (0.47)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (1.13)   |   IDXV30 101.606 (0.73)   |   INFOBANK15 772.076 (7.67)   |   Investor33 357.854 (2.91)   |   ISSI 144.258 (0.4)   |   JII 521.112 (2.59)   |   JII70 177.199 (0.72)   |   KOMPAS100 960.444 (6.64)   |   LQ45 749.999 (4.66)   |   MBX 1355.95 (7.37)   |   MNC36 267.764 (1.9)   |   PEFINDO25 261.843 (-0.09)   |   SMInfra18 232.762 (0.72)   |   SRI-KEHATI 301.662 (2.59)   |  

Gus Yaqut: Banser Harus Solid Satu Komando

Minggu, 8 Desember 2019 | 08:05 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW

Sukoharjo, Beritasatu.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor sekaligus Panglima Banser, Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan anggota Banser untuk tetap solid satu komando.

"Seperti contohnya peristiwa di depan kantor PCNU Solo kemarin. Kami kinta sahabat-sahabat kita Banser tidak bergerak sendiri. Tunggu komando, solid satu barisan, satu komando," tandasnya di depan ribuan anggota Banser saat membuka rapat koordinasi nasional (rakornas) Banser yang digelar di Gedung PKP, Ngabeyan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (7/12/2019).

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini menegaskan, Banser harus solid dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Mengingat, keberadaannya sangat besar dengan jumlah anggota mencapai 7 juta se-Indonesia.

"Dengan jumlah sebanyak itu saya kira perlu ditertibkan. Sehingga dalam rakornas ini akan dilakukan penataan kembali organisasi agar selalu dalam satu komando. Sebab jika tidak kami khawatir teman-teman ini merespons situasi dengan sporadis dan tidak terarah. Karena itu, jangan sampai terprovokasi atau memprovokasi," ujarnya.

Selain menegaskan Banser harus solid dalam satu komando, Gus Yaqut juga menginstruksikan agar anggota Banser selalu siap menjaga dan membela para kiai Nahdlatul Ulama (NU). Apalagi akhir-akhir ini ada upaya untuk mendelegitimasi para kiai NU supaya umat, khususnya warga NU tidak memiliki kohesi lagi dengan NU.

"Dan Gus Muwafiq adalah salah satu yang coba didelegitimasi oleh kelompok-kelompok yang merasa NU sebagai organisasi yang besar ini sebagai ancaman. Karena saat warga NU tidak lagi memiliki kohesi dengan para kiai NU, maka akan mudah untuk memecah NU. Dan saya meyakini memang ada skenario memecah NU. Karena itu, saya perintahkan Banser jaga kiai NU. Jangan sampai mengalah terhadap kelompok-kelompok yang ingin merusak ukhuwah Islamiyah," ungkapnya.

Ia juga menegaskan, Banser tidak boleh mengalah terhadap oknum-oknum yang ingin mengganti Pancasila dengan paham lainnya, seperti khilafah.

"Jika ada yang berani mengganti Pancasila dengan paham khilafah maka harus berhadapan dengan Banser," ujarnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kempora dan Dilo Gelar Pelatihan Peneliti Data di Yogyakarta

Selama tiga hari anak-anak muda yang berasal dari berbagai disiplin ilmu mempelajari teori data science hingga praktek forecasting.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Sawit Berkelanjutan Bantu Kendalikan Perubahan Iklim

Skema sertifikasi pengelolaan sawit lestari ISPO yang kini sedang diperbarui, diharapkan bisa mendukung penguatan pengelolaan sawit di Indonesia.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Disinyalir Ada Agenda Papua Merdeka pada Peringatan Hari HAM Sedunia

Persoalan utama di Papua saat ini terkait dengan masala pendidikan dan kesehatan yang belum merata dan stabilitas keamanan.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Irjen Fakhrizal Diminta Jadi Pemimpin di Sumatra Barat

Di Sumatra Barat, Irjen Fakhrizal dikenal sebagai "Kapolda Ninik Mamak" yang sangat mengayomi masyarakat.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Inovasi Perpusnas Jadi Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan

Buku ini juga memuat kisah para founding fathers bangsa Indonesia tentang kecintaan membaca buku.

NASIONAL | 7 Desember 2019

BNPB Harapkan Presiden Segera Keluarkan Inpres Penanggulangan Bencana

BNPB mengharapkan Presiden Joko Widodo segera mengeluarkan Inpres terkait kewajiban kabupaten/kota untuk membuat rencana darurat dalam penanggulangan bencana.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Pertamina MOR IV Kembangkan Mangrove Edupark untuk Selamatkan Pesisir Semarang

“Penyaluran program CSR ini merupakan bentuk komitmen Pertamina untuk terus melestarikan lingkungan dan memberdayakan masyarakat," tambah Iin.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Sportsfest Akbar Hadir di Yogyakarta

Kompetisi balap sepeda dalam skala lokal, nasional, hingga internasional kini menjadi ajang yang dinantikan.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Ganjar Ancam Cabut Izin Sekolah yang Gaji Guru di Bawah UMK

Ganjar Pranowo siap mencabut izin sekolah swasta yang memberikan gaji guru honorer di bawah UMK.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Pelaksanaan BPJS Dinilai Tak Sejiwa dengan Konstitusi

Menurut Azmi Syahputra, persoalan BPJS sekarang terjadi karena ada aturan yang dilanggar.

NASIONAL | 7 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS