BNPT: Cegah Penyebaran Radikalisme, Perketat Screening ASN
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

BNPT: Cegah Penyebaran Radikalisme, Perketat Screening ASN

Selasa, 17 Desember 2019 | 22:12 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius mengatakan, perlu screening (penyaringan) yang ketat terhadap aparatur sipil negara (ASN) guna menangkal penyebaran radikalisme di kalangan birokrasi negara.

"Selama ini kami (BNPT) dan Badan Intelijen Negara (BIN) yang selalu melakukan screening di setiap penerimaan ASN. Dan hasilnya efektif sehingga kementerian dan lembaga negara lainnya harus melakukan hal ini agar tidak kecolongan oleh paham kekerasan tersebut," ujarnya di Jakarta, Selasa (17/12/2019), seusai menjadi narasumber pada dialog kebangsaan di depan jajaran pimpinan dan karyawan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Bahkan, menurut dia, tidak hanya calon ASN, para pejabat yang akan naik pangkat juga harus di-screening lagi.

Suhardi menegaskan, masalah rekrutmen ASN tidak boleh main-main. Menurutnya, ini masalah penting, sehingga perlu adanya asesmen ulang.

“Kita ingin supaya ASN itu betul-betul tergambarkan terpetakan dengan baik, tadi juga sudah saya sampaikan langkah-langkah penanganan masalah ini. Kami berharap beberapa tahun mendatang paham itu bisa direduksi. Ini merupakan bentuk kontribusi kepada negara demi pembangunan bangsa pada masa mendatang," tuturnya.

Suhardi mengungkapkan, BNPT siap membantu dan memberikan teknis screening tersebut bila diminta bantuan. Sejauh ini, BNPT telah banyak diminta bantuan untuk melakukan screening seperti oleh kampus-kampus saat pemilihan rektor, guru besar, bahkan dosen.

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengatakan, ASN adalah motor penggerak di lingkungan ia bekerja dan di masyarakat luas. Oleh karena itu, ASN harus memiliki wawasan kebangsaan dan pemahaman ideologi bangsa yang baik.

Menurutnya, penyebaran radikalisme dan terorisme sangat membahayakan keutuhan NKRI, di samping ancaman narkoba yang bisa merusak mental anak bangsa.

“Awal tahun depan, kami menyiapkan konsep, sebelum menjadi ASN, mereka harus ditatar Pancasila. Harus memahami bahaya radikalisme dan terorisme, juga bahaya narkoba. Tidak hanya calon ASN, tetapi termasuk ASN yang mau naik pangkat," ujar Tjahjo.

Tjahjo menilai, hal ini penting agar para ASN arah reformasi birokrasi yang menjadi visi dan visi Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Ma’ruf Amin yang tidak hanya semata-mata birokrasi yang ramping dan cepat. “Namun, birokrasi yang membangun dengan tata efektif dan efisien dengan didasari Pancasila dan pemahaman yang benar tentang bahaya radikalisme dan terorisme,” katanya.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Haryono menambahkan, kehadirannya bersama Kepala BNPT di kegiatan tersebut adalah upaya mengingatkan kembali kepada para ASN bahwa bangsa Indonesia punya Pancasila.

"Teman-teman ASN ini adalah mesin birokrasi, mesin pemerintah yang harus menjadi ujung tombak bagaimana mengamalkan Pancasila. Semoga langkah-langkah ini bisa menjadi pemantik dan penyemai nilai-nilai Pancasila di kalangan ASN. Kita tidak hanya harus mendorong masyarakat agar Pancasilais, tetapi paling utama pejabat dan ASN harus lebih Pancasilais,” tutur Haryono.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

4 Tahun, KPK Selamatkan Rp 16,17 Triliun dari Pencegahan di Sektor SDA

KPK mengklaim telah menyelamatkan potensi kerugian keuangan negara sebesar total Rp 16,17 triliun di sektor sumber daya alam dalam empat tahun terakhir

NASIONAL | 17 Desember 2019

2019, Tahun Terberat Pimpinan KPK Jilid IV

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jilid IV memaparkan kinerja mereka selama empat tahun memimpin Lembaga Antikorupsi.

NASIONAL | 17 Desember 2019

Ini Kota dan Kabupaten dengan Tata Kelola Keselamatan Jalan Terbaik

Sebanyak 23 kota dan kabupaten terpilih sebagai finalis IRSA 2019.

NASIONAL | 17 Desember 2019

KPK Akui Pernah Selidiki Kasus Jiwasraya

KPK bakal membantu dan mendukung Kementerian Keuangan untuk menuntaskan persoalan di Jiwasraya.

NASIONAL | 17 Desember 2019

Pensiun dari KPK, Laode Ingin Bantu MA dan Saut Dirikan LSM

Agus Rahardjo mengaku akan mengikuti takdir yang menuntunnya kelak. Yang pasti, Agus menegaskan akan terus bekerja mencegah korupsi.

NASIONAL | 17 Desember 2019

JAD Papua Digulung, 8 Ditangkap

“Diawali dengan tertangkapnya satu orang pada tanggal 6 Desember lalu tanggal 7 Desember ada tujuh orang lainnya ditangkap," kata Kombes Asep Adi Saputra.

NASIONAL | 17 Desember 2019

4 Penyelundup Supercar via Tanjung Priok Jadi Tersangka

Dari tujuh kasus, menurut Burhanuddin, ada empat kasus yang masih dalam tahap penelitian.

NASIONAL | 17 Desember 2019

Malang, Kaki Anak Gajah Ini Terjerat Selama 3 Hari

Kaki anak gajah terjerat di Pekanbaru, Riau

NASIONAL | 17 Desember 2019

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Bogor Gelar Ramp Check

Jajaran Polres Bogor menggelar tes urine dan kesehatan pada seluruh sopir truk dan bus.

NASIONAL | 17 Desember 2019

Penyelundupan Mobil dan Motor Mewah di Tanjung Priok Terbongkar

Penyelundupan dilakukan dengan cara memalsukan laporan inward manifest atas barang-barang yang masuk ke pelabuhan.

NASIONAL | 17 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS