YLKI-Greenpeace: Jangan Produksi Air Minum Dalam Kemasan Galon Sekali Pakai
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

YLKI-Greenpeace: Jangan Produksi Air Minum Dalam Kemasan Galon Sekali Pakai

Sabtu, 9 Mei 2020 | 20:49 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Greenpeace Indonesia meminta perusahaan air minum tidak memproduksi air minum dalam kemasan (AMDK) berbentuk galon sekali pakai.

Produksi AMDK galon sekali pakai ini dianggap YLKI dan Greenpeace Indonesia akan makin menambah masalah lingkungan yang disebabkan oleh sampah plastik sekali pakai.

Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sularsi, mengatakan, secara bisnis atau marketing, perusahaan memang ingin melakukan sebuah inovasi baru dengan menciptakan kemasan baru. Namun, dari sisi lingkungan, YLKI secara tegas tidak mendukungnya.

“Itu akan sangat membebani bumi. Plastik tidak bisa terurai. Kok ini malah memproduksi bahan plastik sekali pakai yang baru. Kita tidak mendukung produk kemasan semacam itu,” ungkap Sulastri dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (9/5/2020).

Menurut Sularsi, masyarakat tidak bisa diwajibkan sebagai pihak yang bertanggung jawab untuk mengolah sampah plastik yang ditimbulkan oleh bahan kemasan pangan yang diproduksi industri pangan.

Juru kampanye Urban Greenpeace Indonesia, Muharram Atha Rasyadi mengaskan, produk AMDK galon sekali pakai akan menjadi masalah baru. Hal itu karena berdampak pada lingkungan. Dan, juga tidak sejalan dengan target pemerintah mengurangi sampah di laut sebesar 70% pada tahun 2025.

“Produksi plastik sekali pakai yang begitu masif tanpa adanya tanggung jawab perusahaan justru akan mempersulit capaian dari target ini,” katanya.

Seharusnya, sektor industri berbenah bagaimana mereka dapat menyusun rencana strategis dalam mengurangi timbunan sampah.

"Bukan malah meningkatkan produksi kemasan produk sekali pakai. Selama dalam kemasan sekali pakai, masalah kita tentu akan makin besar,” tegasnya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Prajurit TNI Distribusikan Bantuan Kemanusiaan

Dapur lapangan “Bantuan Kemanusiaan” OASE KIM dan Dharma Pertiwi dipusatkan di Markas Batalyon Komando 461 Wing 1 Paskhas, Halim Perdanakusuma, Jaktim.

NASIONAL | 9 Mei 2020

Moeldoko Dukung Program Open Donasi Bibit Pertanian

Donasi bibit tanaman pertanian ini nantinya akan dibagikan kepada masyarakat untuk dibudidayakan.

NASIONAL | 9 Mei 2020

Abai Protokol Kesehatan, 1.250 Orang Antre Pembagian Bantuan Sosial Tunai di Kulon Progo

Menurut laporan ada 1.250 warga menerima BST, sehingga dalam pelaksanaannya mengabaikan protokol kesehatan.

NASIONAL | 9 Mei 2020

Kepala BIN Instruksikan Jajarannya Bantu Penanganan Covid-19

Kepala BIN Budi Gunawan menginstruksikan seluruh Kepala BIN daerah untuk membantu lembaga penelitian dan rumah sakit yang ditunjuk pemerintah mengatasi Covid-19

NASIONAL | 9 Mei 2020

Pandemi Covid-19, Puluhan Pedagang Cincau di Cianjur Gulung Tikar

Puluhan pedagang cincau yang biasa berdagang di rest area Citarum di Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Cianjur gulung tikar karena pandemi Covid-19.

NASIONAL | 9 Mei 2020

Usai Bersepeda, Warga Inggris Ditemukan Meninggal Dunia di Ungasan Bali

Stuart James Kelly (53) ditemukan meninggal dunia di wilayah Ungasan Badung, Bali, dalam kondisi berpakaian lengkap untuk bersepeda.

NASIONAL | 9 Mei 2020

Peringatan Nuzulul Quran, Menag Ajak Umat Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama

Menag mengatakan Al Quran sebagai kitab suci memiliki arti penting bagi umat Islam sebagai pedoman.

NASIONAL | 9 Mei 2020

Pelanggar PSBB di Surabaya Raya Terancam Tak Bisa Perpanjang SIM dan SKCK

Pelanggar perberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di kawasan Surabaya Raya terancam tidak bisa melakukan perpanjangan dan SKCK.

NASIONAL | 9 Mei 2020

Kemsos Pantau Langsung Distribusi Bansos Covid-19

Kemsos memantau langsung pemberian bansos untuk 104 KK di RT 6 RW 7, Kelurahan Pisangan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

NASIONAL | 9 Mei 2020

Erick Thohir Periksa Kesiapan Laboratorium PCR di RS PHC Surabaya

Erick Thohir menilai keberadaan Laboratorium Biomolekuler PCR di tengah pandemi seperti ini memberikan manfaat besar.

NASIONAL | 9 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS