Anggota DPR: Jaga Semangat Idulfitri saat Jalani New Normal
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

Anggota DPR: Jaga Semangat Idulfitri saat Jalani New Normal

Jumat, 29 Mei 2020 | 13:02 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IX DPR Anggia Ermarini mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga semangat puasa dan Idulfitri dalam menjalani pemberlakuan new normal saat pandemi virus Covid-19 masih belum berakhir.

"Dengan hablum minannas (hubungan antarmanusia), sesama manusia kita saling bermaaf-maafan, solidaritas dan kesalehan sosial tentu harus ditingkatkan lagi untuk menghadapi pandemi yang masih terjadi saat ini," katanya, melalui pernyataan tertulis, di Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Sementara secara hablum minnallah (hubungan dengan Allah) juga secara bersama-sama satu bulan sebelumnya telah bermunajat, beristighfar serta memaksimalkan ibadah ritual untuk menyambut hari kemenangan.

"Ini harus terus dijaga dalam menjalani kehidupan new normal," ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Semangat puasa dan Idulfitri, yaitu sabar, menahan hawa nafsu, solidaritas, kepedulian, kebersamaan serta menaati imbauan pemerintah. Dengan semangat itulah, kata dia, bangsa Indonesia diyakini akan mampu melewati cobaan pandemi ini, terutama untuk kembali menjadi bangsa yang bersatu, kuat, dan maju.

Ia meyakini umat Islam dapat mengelola kesalehan dan solidaritas sosialnya dengan baik. Sehingga setelah Ramadan dan Idulfitri bisa kembali menjadi insan yang lebih baik lagi.

"La’alakum tattakun ibadahnya bisa lebih maksimal lagi," imbuh Ketua Umum Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) itu.

Anggia menilai, pemerintah sejauh ini telah memberikan arahan dan anjuran yang tepat untuk mencegah penyebaran Covid-19, yakni tinggal di rumah dan bekerja di rumah.

"Kalau kita bicara makna Idulfitri adalah untuk menjaga jiwa. Nah, dengan melakukan ibadah di rumah, salat Id di rumah dan tidak melakukan halal bihalal ke rumah sanak saudara seperti tahun-tahun sebelumnya, itu merupakan salah satu cara menjaga jiwa kita sendiri," tuturnya.

Anggia menyampaikan, jika masyarakat tidak mematuhi aturan tersebut dan keluar rumah, potensi tertular ataupun menularkan kepada orang lain dan keluarga sangat besar.

Terkait rencana penerapan protokol normal baru, Anggia menilai, rencana semacam pelonggaran lockdown di luar negeri dan PSBB di Indonesia, dan terjadi hampir di seluruh negara-negara yang kini masih mengalami pandemi Covid-19.

Ia mengungkapkan semua negara yang mengalami pandemi Covid-19 berjuang untuk keluar dari jurang krisis dengan penerapan normal baru.

Menurut dia, mau tidak mau kehidupan memang harus terus berjalan, tidak berhenti meskipun dengan adanya pandemi saat ini.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ketua Tim Pengawas Covid DPR: Pelaksanaan New Normal Harus Super Ketat

Setiap pelanggaran harus dijatuhi sanksi tegas. Sebab masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan upaya pencegahan baik di tempat umum atau tempat lainnya.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Pemprov Jatim Belum Siap Terapkan New Normal

Jatim, khususnya Kota Surabaya, belum layak menerapkan new normal karena rate of transmission angkanya mencapai 1,6.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Selamatkan Dunia Usaha, Azis Syamsudin Dorong Relaksasi BMPK

Azis Syamsuddin mendorong KSSK mempertimbangkan langkah merelaksasi batas maksimum pemberian kredit demi membantu korporasi maupun UMKM saat pandemi Covid-19.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Cyber Indonesia: Ruslan Buton Ditangkap karena Diduga Sebar Berita Bohong

Narasi Ruslan Buton tidak bisa dibela atas dasar kebebasan berpendapat, karena diduga kuat menyebarkan berita bohong, kebencian berdasarkan SARA, dan penghinaan

NASIONAL | 29 Mei 2020

Selama Pandemi, Pendidikan Vokasi Ubah Strategi Pembelajaran

Pembelajaran praktik lapangan pun diubah menjadi simulasi.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Teh Pucuk Harum Bagikan Donasi ke Pelaku UMKM Kuliner

Mayora Group melalui Teh Pucuk Harum memberikan bantuan donasi bagi para pelaku UMKM kuliner yang terdampak Covid-19.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Kemdikbud Dorong Pendidikan Vokasi Buka S-2 Terapan

Prodi magister terapan memiliki berbagai keunggulan. Selain aspek teknis yang semakin dimatangkan, para mahasiswa juga dibekali aspek soft skills.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Super Indo Serahkan Ambulans Khusus Pasien Covid-19 dan APD

Bantuan berupa ambulans khusus pasien Covid-19 dan APD diberikan kepada BNPB dan Pemprov DKI Jakarta.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Kepuasan Masyarakat Atas Pelayanan Publik Jadi Komitmen Pemerintah

Keberhasilan reformasi birokrasi tercermin dari kepuasan masyarakat atas pelayanan publik yang semakin baik.

NASIONAL | 29 Mei 2020

FSGI: Semua Siswa Harus Naik Kelas Selama Pandemi

Sebab, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak bisa dilaksanakan dengan adil dan merata bagi semua anak di seluruh wilayah Indonesia.

NASIONAL | 29 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS