4 Arahan Jokowi untuk Antisipasi Karhutla saat Musim Kemarau
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-0.96)   |   COMPOSITE 5813.99 (8.35)   |   DBX 1076.27 (7.25)   |   I-GRADE 169.305 (0.42)   |   IDX30 499.8 (-0.42)   |   IDX80 132.38 (-0.05)   |   IDXBUMN20 374.254 (3.4)   |   IDXG30 135.455 (0)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-0.05)   |   IDXQ30 146.053 (-0.32)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.27)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (1.57)   |   IDXV30 131.098 (0.77)   |   INFOBANK15 988.482 (3.85)   |   Investor33 429.242 (-0.22)   |   ISSI 170.543 (-0.31)   |   JII 620.021 (-2.8)   |   JII70 214.017 (-0.68)   |   KOMPAS100 1185.8 (0.59)   |   LQ45 922.358 (-0.15)   |   MBX 1613.53 (1.07)   |   MNC36 321.576 (-0.47)   |   PEFINDO25 321.335 (-3.22)   |   SMInfra18 295.407 (2.01)   |   SRI-KEHATI 367.139 (0.09)   |  

4 Arahan Jokowi untuk Antisipasi Karhutla saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2020 | 11:07 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun, Novy Lumanauw / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan empat arahan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada saat musim kemarau.

Arahan pertama, Jokowi kembali mengingatkan terkait manajemen lapangan yang harus terkonsolidasi dan terkoordinasi dengan baik, khususnya di area rawan hot spot.

“Update informasi ini sangat penting. Manfaatkan teknologi untuk peningkatan monitoring dan pengawasan dengan sistem dashboard,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas (ratas) tentang antisipasi kebakaran hutan dan lahan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Ia memberikan apresiasi kepada jajaran Polda Riau yang memberikan contoh pengawasan dengan sistem dashboard. Dengan sistem tersebut, dapat langsung menggambarkan situasi di lapangan secara perinci dan mendetail.

“Saya lihat di Riau. Polda Riau, saya kira sangat bagus memberikan contoh. Dan saya melihat langsung dashboard itu bisa menggambarkan situasi di lapangan secara perinci dan detail,” ujar Jokowi.

Oleh karena itu, Kepala Negara mengharapkan semua wilayah yang memiliki rawan karhutla dapat menerapkan sistem dashboard dalam melakukan pengawasan karhutla.

“Saya kira kalau seluruh wilayah yang rawan kebakaran ini bisa dibuat seperti itu, saya kira pengawasan akan lebih mudah,” jelas Jokowi.

Selain menggunakan instrumen teknologi, lanjutnya, pemerintah juga telah memiliki infratruktur pengawasan sampai tingkat bawah, seperti Babinsa dan Babinkamtibmas. Jokowi meminta infratruktur pengawasan tersebut dapat digunakan untuk memadamkan api pada saat belum meluas.

“Gunakan babinsa dan babinkamtibmas dan kepala desa, api kalau masih kecil, kalau bisa kita selesaikan akan lebih efektif dan efisien daripada sudah membesar kita pontang panting,” tegas Jokowi.

Arahan kedua, Jokowi meminta gubernur, bupati atau wali kota, pangdam, dandim, danrem, kapolda, dan kapolres harus cepat tanggap dalam pemadaman karhutla.

“Kedua, saya sampaikan jangan sampai api membesar baru kita padamkan. Sekecil mungkin api baru mulai, segera harus kita cepat anggap. Saya minta kepada gubernur, bupati, walikota, pangdam, dandim, danrem, kapolda, kapolres harus cepat tanggap mengenai ini,” ungkap Jokowi.

Ketiga, Jokowi mengungkapkan 99% kebakaran hutan terjadi karena ulah manusia, baik disengaja atau kelalaian. Oleh karena itu, ia meminta penegakan hukum harus dilakukan dengan tegas dan tanpa kompromi untuk menyelesaikan masalah karhutla.

“Terakhir (keempat), untuk mencegah kebakaran di lahan gambut, saya minta penataan ekosistem gambut dilakukan secara konsisten,” paparnya.

Ia meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Restorasi Gambut dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dapat terus menjaga tinggi muka air tanah sehingga gambut tetap basah.

“Dan dengan sekat kanal embung, teknologi lainnya sudah ktia lakukan. Ini harus konsissten kita lakukan,” tutur Jokowi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Akademisi Ingatkan Pilkada di Sulteng Jangan Jadi Klaster Penyebaran Covid-19

Pilkada di masa Covid-19 harus dipersiapkan sebaik mungkin.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Abaikan Protokol Kesehatan, Pasar Tradisional di Bengkulu Rentan Penularan Covid-19

Jajaran Polda Bengkulu, akan terus menerus melakukan sosialisasi dan imbuan kepada masyarakat agar patuh terjadap protokol kesehatan.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Waspadai Sampah APD di Teluk Jakarta

Pada Maret-April 2020 naik menjadi 16 persen

NASIONAL | 23 Juni 2020

Ini Sepak Terjang Freestyler Ardhi Andryadi

Freestyler sepak bola Ardhi Andryadi ini aktif mewakilkan Indonesia di berbagai kejuaraan dunia.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Kaltara Optimalkan Empat Proyek Prioritas Dorong Perekonomian

Pembangunan PLTA ini juga masuk ke dalam proyek strategis nasional

NASIONAL | 23 Juni 2020

Kempora Akan Gelar Extreme Sport Video Challenge

Extreme Sport Video Challenge ini akan dimulai pada 6 Juli mendatang.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Hadiri Webinar I'M Gen Z, Menpora Bahas Diundurnya PON Papua

Menpora Zainudin Amali menyatakan PON Papua diundur lantaran penyelesaian venue dan tempat penginapan terhambat akibat Covid-19.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Menpora Angkat Bicara Soal Polemik PSSI dan Shin Tae-yong

Menpora menyatakan pihaknya tidak ingin ikut campur terkait persoalan PSSI dengan pelatih Shin Tae-Yong.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Persyaratan Usia dalam PPDB Diatur Permendikbud

Untuk itu, permasalahan usia yang terjadi dalam sistem PPDB DKI Jakarta sebetulnya sesuai dengan apa yang tertera dalam Permendikbud tersebut.

NASIONAL | 22 Juni 2020

Kemdikbud Akan Lakukan Relaksasi Kurikulum

Dengan begitu, guru tidak fokus pada ketuntasan kurikulum melalui pelatihan daring dan seminar.

NASIONAL | 22 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS