Jaksa Pinangki Hadiri Sidang Dakwaan Suap dan Pencucian Uang
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Jaksa Pinangki Hadiri Sidang Dakwaan Suap dan Pencucian Uang

Rabu, 23 September 2020 | 12:01 WIB
Oleh : Fana F Suparman / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Pengadilan Tipikor Jakarta menggelar sidang terdakwa perkara dugaan suap dan tindak pidana pencucian uang dengan terdakwa Jaksa Pinangki Sirna Malasari, Rabu (23/9/2020).

Pinangki yang mengenakan gamis berwarna abu-abu dan jilbab merah muda serta dibalut rompi tahanan Kejaksaan Agung hadir di ruang persidangan sekitar pukul 10.06 WIB.

Namun, Pinangki tak berkomentar apa pun kepada awak media terkait sidang yang beragendakan pembacaan surat dakwaan oleh jaksa penuntut umum ini.

"Silakan terdakwa atas nama Pinangki Sirna Malasari dihadirkan ke dalam ruang persidangan," kata Ketua Majelis Hakim, IG Eko Purwanto.

Dalam abstraksi surat dakwaan JPU dipaparkan, Pinangki bersama-sama dengan pengacara Anita Kolopaking dan Andi Irfan Jaya bertemu dengan Djoko Soegiarto Tjandra yang merupakan buronan terpidana kasus korupsi Cessie Bank Bali di Malaysia.

Dalam pertemuan yang terjadi di kantor Djoko Tjandra di The Exchange 106 Lingkaran TrX Kuala Lumpur, Malaysia sekitar November 2019 lalu, Djoko Tjandra setuju meminta Pinangki dan Anita Kolopaking untuk membantu pengurusan fatwa ke Mahkamah Agung (MA) melalui Kejaksaan Agung.

Pengurusan fatwa itu bertujuan agar pidana terhadap Djoko Soegiarto Tjandra tidak dapat dieksekusi. Dengan demikian, Djoko dapat kembali ke Indonesia tanpa harus menjalani pidana. Atas permintaan tersebut, Pinangki dan Anita bersedia membantu dan Djoko Tjandra bersedia menyediakan imbalan uang sebesar US$ 1 juta untuk pengurusan kepentingan perkara tersebut.

Uang tersebut akan diserahkan melalui Andi Irfan Jaya selaku rekan Pinangki. Kesepakatan tersebut sesuai dengan proposal action plan yang dibuat oleh Pinangki dan diserahkan Andi Irfan Jaya kepada Djoko Tjandra.

Selain itu, terdakwa Pinangki, Andi Irfan Jaya, dan Djoko Tjandra juga bersepakat untuk memberikan uang sejumlah US$ 10 juta kepada pejabat di Kejaksaan Agung dan di Mahkamah Agung guna keperluan mengurus permohonan fatwa Mahkamah Agung melalui Kejaksaan Agung.

Djoko Tjandra pun memerintahkan adik iparnya, Herriyadi Angga Kusuma yang kini telah meninggal dunia untuk memberikan uang kepada terdakwa Pinangki melalui Andi Irfan Jaya di Jakarta sebesar US$ 500.000 sebagai pembayaran uang muka dari US$ 1 juta yang dijanjikan.

Pinangki kemudian memberikan sebagian uang tersebut kepada Anita Kolopaking sebesar US$ 50.000 sebagai pembayaran awal jasa penasihat hukum. Sisanya sebesar US$ 450.000 masih dalam penguasaan Pinangki Sirna Malasari.

Rencana dalam action plan urung terlaksana. Sehingga Djoko Tjandra pada Desember 2019 membatalkan action plan dengan cara memberikan catatan pada kolom notes dari action plan tersebut dengan tulisan tangan 'No'.

Uang yang diterimanya telah dipergunakan Pinangki untuk sejumlah kepentingan pribadinya. Pinangki disebut menggunakan uang tersebut untuk membeli mobil BMW X-5, membayar dokter kecantikan di Amerika Serikat, membayar sewa apartemen maupun hotel di New York, AS, membayar dokter home care, membayar kartu kredit, dan transaksi lain untuk kepentingan pribadi.

Selain itu, uang itu dipergunakan untuk pembayaran sewa apartemen Essence Darmawangsa dan apartemen Pakubowono Signature yang menggunakan cash atau tunai dolar AS.

Atas perbuatannya, Pinangki akan didakwa dengan tiga dakwaan, yakni penerimaan suap dan melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Pinangki juga akan didakwa melakukan pemufakatan jahat. Pinangki bakal didakwa melanggar Pasal 5 ayat 2 Juncto Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Selain itu, Pinangki juga akan didakwa melanggar Pasal 3 Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Sedangkan untuk permufakatan jahat, Pinangki akan didakwa melanggar Pasal 15 Juncto Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 88 KUHP.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wapres Dorong NU Realisasikan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Wapres mengajak warga nahdliyin untuk merealisasikan berbagai keputusan organisasi menjadi suatu program nyata.

NASIONAL | 23 September 2020

Wapres: Lembaga Pendidikan NU Harus Siapkan SDM Inovatif

Inovasi jauh lebih bernilai dibandingkan dengan sumber daya alam karena sumber daya alam dapat habis, tetapi inovasi tidak terbatas.

NASIONAL | 23 September 2020

Pukat UGM: KPK Belum Ungkap Perkara Korupsi yang Strategis

Antara lain perkara di institusi penegak hukum, perkara dengan kerugian negara besar, atau pelakunya memiliki level jabatan sangat tinggi.

NASIONAL | 23 September 2020

Buka Konbes NU, Wapres: Temukan Strategi Hadapi Tantangan Dakwah Era Digital

Dakwah melalui teknologi digital lebih efektif. Karena memungkinkan masyarakat menyimak dakwah kapan saja, di mana saja, dan waktunya pun lebih fleksibel.

NASIONAL | 23 September 2020

Webinar Menuju Medan Berkah, Bobby Nasution Tawarkan Solusi Kebangkitan UMKM

"Kota Medan juga membutuhkan pemimpin yang anti suap, takut akan Tuhan," kata RE Nainggolan.

NASIONAL | 23 September 2020

Bobby Nasution Siapkan 1.000 Beasiswa untuk Pelajar di Medan

Menyahuti keinginan masyarakat, Bobby Nasution ingin menggratiskan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat.

NASIONAL | 23 September 2020

Ekonomi Membaik, 254 Keluarga di Mukomuko Tolak Terima Bantuan PKH

Jatah bantuan untuk warga tidak bersedia lagi menerima PKH tersebut, akan dialihkan ke masyarakat miskin lain yang belum mendapatkan bansos dari pemerintah.

NASIONAL | 23 September 2020

NU Care Salurkan Ratusan APD untuk 65 Puskesmas di DKI Jakarta

Bersama Tokopedia Salam dan Tim Gerakan 1.000 Senyuman, NU Care menyalurkan bantuan APD kepada puskesmas zona merah di DKI Jakarta.

NASIONAL | 22 September 2020

San Diego Hills, Pemakaman Terindah di Indonesia yang Bertaraf International

San Diego Hills memiliki konsep Forest Lawn yang dipadukan dengan budaya Indonesia sehingga terlihat anggun, bersih, nyaman, dan asri.

NASIONAL | 23 September 2020

Pemkab Sukabumi Tetapkan Status Darurat Tujuh Hari Pascabanjir Bandang

Menurut prakiraan BMKG, hari ini di wilayah Jawa Barat masih berpotensi terjadi hujan dengan disertai kilat atau petir dan angin kencang.

NASIONAL | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS