Jokowi Serahkan 20.000 Sertifikat Tanah di Sumatera Utara
INDEX

BISNIS-27 503.122 (3.27)   |   COMPOSITE 5724.74 (38.65)   |   DBX 1066.46 (5.9)   |   I-GRADE 166.255 (1.33)   |   IDX30 491.004 (3.79)   |   IDX80 129.735 (1.18)   |   IDXBUMN20 364.991 (2.88)   |   IDXG30 133.352 (1.26)   |   IDXHIDIV20 441.973 (3.34)   |   IDXQ30 143.512 (0.71)   |   IDXSMC-COM 247.38 (2.02)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (4.18)   |   IDXV30 127.096 (1.4)   |   INFOBANK15 976.214 (3.91)   |   Investor33 422.656 (2.94)   |   ISSI 167.54 (1.34)   |   JII 607.336 (5.33)   |   JII70 209.626 (2)   |   KOMPAS100 1162.4 (9.2)   |   LQ45 904.834 (7.73)   |   MBX 1587.29 (11)   |   MNC36 315.598 (2.2)   |   PEFINDO25 317.232 (0.51)   |   SMInfra18 287.626 (3.29)   |   SRI-KEHATI 361.444 (2.42)   |  

Jokowi Serahkan 20.000 Sertifikat Tanah di Sumatera Utara

Selasa, 27 Oktober 2020 | 13:31 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 20.000 sertifikat tanah kepada warga di Sumatera Utara.

Khusus di Kabupaten Humbang Hasundutan, Jokowi menyerahkan 87 sertifikat tanah.

“Khusus untuk Humbang Hasundutan ada penyerahan sertifikat yang berada di lokasi Food Estate, lokasi Lumbung pangan, ada 87 sertifikat,” kata Jokowi dalam acara penyerahan sertifikat tanah di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Selasa (27/8/2020).

Kepala Negara menegaskan, dengan memiliki sertifikat tanah, maka hak hukum atas lahan atau tanah bagi pemilik tanah menjadi jelas. Sehingga, bila ada tetangga atau orang lain yang mengaku kepemilikan tanah tersebut, warga bisa menunjukkan sertifikat tanah tersebut untuk membuktikan sebagai pemilih tanah yang sah secara hukum.

“Yang paling penting apa gunanya sertifikat? Kalau kita sudah pegang ini, hak hukum kita atas lahan, atas tanah itu menjadi jelas. Nanti ada tetangga atau orang luar datang, ini tanah saya, bukan pak, ini tanah saya. Buktinya apa? Ini ada. Luasnya berapa? Ada di sini, nama pemegang hak ada di sini, alamatnya ada di sini, semuanya ada. Jadi jelas yang pegang ini secara hukum sudah beres,” terang Jokowi.

Oleh sebab itu, Jokowi meminta masyarakat menyimpan sertifikat tanah tersebut dengan baik. Bahkan ia meminta, masyarakat memfotokopi terlebih dahulu sertifikat tanah, kemudian sertifikat tanah yang asli disimpan terpisah dengan fotokopi sertifikat.

“Jadi kalau hilang, urusnya mudah. Kalau asli hilang, dengan (sertifikat) fotokopi bisa mengurus ke kantor pertanahan,” ujar Jokowi.

Ia percaya masyarakat senang mendapatkan sertifikat tanah. Karena sewaktu ia berumur sekitar 35 tahun, juga merasa senang saat menerima sertifikat tanah.

“Kita senang. Saya ingat, saat saya pertama kali mendapatkan sertifikat umur kira-kira 35 tahun, saya sudah pegang sertifikat, senang sekali,” ungkap jokowi.

Selain bisa menjadi bukti kepemilikan tanah, Jokowi mengatakan sertifikat tanah bisa dijadikan akses ke perbankan. Masyarakat bisa mendapatkan pinjaman bank dengan menjadikan sertifikat tanah sebagai jaminan untuk mendapatkan modal usaha. Bila lahannya sangat luas, bisa mendapatkan pinjaman hingga ratusan juta. Sedangkan bila lahannya kecil, bisa mendapatkan pinjaman bank puluhan juta.

“Namun, kalau sudah mendapatkan modal dari bank, saya titip hati-hati, dihitung, digunakan yang baik. Jangan dipakai beli mobil, sepeda motor. Gunakan semuanya untuk modal usaha, modal investasi. Karena itu hati-hati. Untuk megang barang (sertifikat) ini tidak mudah, ini hak hukum atas tanah yang kita miliki. Simpan baik-baik, gunakan untuk keperluan-keperluan produktif,” imbau Jokowi.

Dalam acara tersebut turut hadir Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Libur Panjang, Masyarakat Diminta Jauhi Zona Merah Covid-19

Masyarakat diminta menjauhi zona merah penyebaran Covid-19 apabila hendak berlibur.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Survei Universitas Islam Negeri Sumut Sebut Pasangan Bobby-Aulia Unggul di Pilkada Medan

Survei dilaksanakan dalam rentang waktu 21-23 Oktober 2020, menggunakan metode multistage random sampling.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

BNN: Waspada! Perang Asimetris Narkotika Incar Generasi Muda

Webinar BSMH dengan tema "92 Tahun Sumpah Pemuda: Mengatasi Bahaya Laten", Selasa (27/10/2020).

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Libur Panjang, Masyarakat Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Kemhub mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan saat bepergian selama cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Sejak Mei Tewaskan 6 Orang, Ini Daftar Aksi KKB Sabinus Waker

Salah satunya penembakan tim TGPF yang dipimpin Irjen (Pur) Benny Mamoto.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Puan: Pancasila Bintang Penuntun Indonesia

Puan berharap Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia dapat terus dirawat, diperkuat, dan diwujudkan dalam perilaku keseharian.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Dua Penyerang Tim Pencari Fakta Papua Diringkus, Satu Tewas

KKB kelompok Sabinus Waker itu menamakan diri kelompok Kemabu.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Pilkada Medan, Fadli Zon: Pilih Bobby-Aulia Kalau Medan Mau Berkah

Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra mengajak masyarakat melihat secara riil kondisi ibu kota Sumatera Utara tersebut.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Liburan Panjang, Gubernur Sumut Minta Masyarakat Tunda Perjalanan Wisata

Kampanye 3M itu dilaksanakan petugas gabungan yang meliputi TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja di setiap pintu masuk lokasi pariwisata di kabupaten/kota.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Serap Aspirasi Pedagang, Bobby Blusukan di Tengah Saat Hujan

Munir dan Rizal mengaku tidak menyangka jika menantu Presiden Joko Widodo itu rela menyapa pedagang.

NASIONAL | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS