Sinergi BUMN Tingkatkan Konektivitas Bandara di Papua

Sinergi BUMN Tingkatkan Konektivitas Bandara di Papua
Ilustrasi penerbangan sipil. ( Foto: BeritaSatu Photo/Danung Arifin )
Thresa Sandra Desfika / FER Jumat, 12 Januari 2018 | 17:43 WIB

Sentani - Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI/ AirNav Indonesia) bersinergi dengan PT INTI dan tiga bank BUMN, yaitu Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), serta Bank Rakyat Indonesia (BRI) melakukan modernisasi layanan navigasi di Papua untuk mendukung konektivitas bandara di Papua.

Modernisasi navigasi ini meliputi peningkatan layanan menjadi radar service, impelementasi radar sintetis berbasis satelit atau ADS-B (Automatic Dependent Surveillance-Broadcast) dan penerapan prosedur PBN (Performance-Based Navigation).

"Dengan kondisi geografis Papua, transportasi udara merupakan moda krusial bagi masyarakat Papua. Program modernisasi layanan navigasi penerbangan ini kami luncurkan demi meningkatkan konektivitas udara pada 109 Bandara Papua,” ujar Menteri BUMN Rini Soemarno saat meresmikan modernisasi layanan navigasi penerbangan di Papua, sebagaimana yang dikutip dalam siaran pers AirNav, Jumat (12/1).

Disampaikan Rini, program modernisasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membangun Papua sebagaimana berulangkali disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Pemerintah terus mendorong berbagai program di Papua agar pemerataan pembangunan segera terwujud. Sebelumnya, BUMN telah berperan dalam mewujudkan BBM satu harga di Papua, beberapa kebutuhan sudah sama harganya dengan di Jawa, dan saat ini layanan navigasi di Papua juga sama dengan di bagian barat Indonesia," terangnya.

Menteri BUMN mengapresiasi sinergi antar BUMN dalam program modernisasi ini, yang merupakan bukti kerja bersama dari BUMN yang tengah digalakkan oleh pemerintah.

“BUMN ini milik negara, sehingga setiap programnya harus berkontribusi untuk sebesar-sebesar kesejahteraan masyarakat. Dan untuk mendorong kesejahteraan lebih cepat dan maksimal, dibutuhkan kerja bersama, sinergi BUMN. Ini menjadi bukti nyata dari kami bahwa BUMN hadir untuk Papua,” pungkas Rini.

Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto menjelaskan, terdapat beberapa BUMN yang terlibat di dalam program modernisasi layanan navigasi penerbangan ini. AirNav Indonesia menggunakan ADS-B karya anak bangsa yang dikembangkan oleh BPPT yang diproduksi oleh PT INTI. "Kami selalu menggunakan peralatan berstandar internasional yang telah disertifikasi. ADS-B ini telah tersertifikasi oleh Kementerian Perhubungan," jelas Novie.

AirNav akan memasang ADS-B ini di tujuh lokasi di Papua. ADS-B ini akan ditempatkan di properti Bank Mandiri, BRI, dan BNI.

"Ini mempercepat program modernisasi karena kami menghemat waktu dengan menempatkan ADS-B di properti teman-teman Bank yang sudah ada lebih dulu. Bisa dibayangkan jika kami harus membangun properti lagi untuk memasang perlengkapan ADS-B, apalagi jika listrik di daerah tersebut belum terinstalasi, ini akan memakan waktu," paparnya.

Karena itu, Novie mengapresiasi sinergi yang dibangun antara BUMN dalam program ini. “Kami mengapresiasi mitra BUMN strategis kami PT INTI, Bank BRI, Mandiri dan BNI yang telah memberikan upaya terbaiknya untuk mengimplementasikan program modernisasi layanan navigasi penerbangan untuk Papua. AirNav Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi yang telah terbangun sangat baik dengan mitra-mitra strategis kami,” ujar Novie.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE