Indonesia Merupakan Mitra Penting Bagi Honeywell

Indonesia Merupakan Mitra Penting Bagi Honeywell
Vice President After Market Sales Defense Asia Pacific Honeywell, Tim Van Luven (kiri), dan Presiden Direktur PT Honeywell Indonesia, Roy Kosasih, dalam acara pameran IndoDefence 2018 Expo & Forum, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (8/11). ( Foto: Beritasatu Photo / Feriawan Hidayat )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 9 November 2018 | 08:15 WIB

Jakarta - Kerja sama antara perusahaan teknologi informasi dan industri pendukung kedirgantaraan, Honeywell, dengan pemerintah Indonesia telah berlangsung selama puluhan tahun. Terjalinnya kemitraan kedua belah pihak, telah membantu pengembangan kemampuan industri pertahanan dan kedirgantaraan Indonesia.

Vice President After Market Sales Defense Asia Pacific Honeywell, Tim Van Luven, mengungkapkan, pihaknya menjadikan Indonesia sebagai salah satu mitra terpenting perusahaan di kawasan Asia Tenggara, khususnya dalam hal pasokan suku cadang dan peralatan sistem pertahanan.

"Indonesia merupakan pasar kedua terbesar di Asia Tenggara. Apalagi, Indonesia sendiri terus meningkatkan belanja kebutuhan militer dan pertahanan. Kami mendukung upaya Indonesia meningkatkan kemampuan perlengkapan kedirgantaraannya," jelas Luven, di sela acara pameran Indo Defence 2018, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (8/11).

Luven menjelaskan, Honeywell berkomitmen untuk menggunakan teknologi dan kemampuan dalam membantu Indonesia dalam memperkuat pertahanan, lewat teknologi C4ISR (command, control, communication, computer, intelligence, surveillance, and reconnaissance).

"Sistem ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan koordinasi dalam operasi militer maupun operasi kemanusiaan, seperti saat terjadi bencana untuk mempercepat bantuan," jelasnya.

Baca Juga: Honeywell Luncurkan Sistem Manajemen Gedung Terintegrasi

Luven mengatakan, pihaknya telah memasok berbagai kebutuhan suku cadang peralatan militer Indonesia, seperti suku cadang pesawat tempur F-16 dan pesawat Hercules C-130. Selain itu, Honeywell juga memasok suku cadang untuk PT Dirgantara Indonesia (PT DI), seperti Casa 212 dan N-219.

"Kami mendukung penuh upaya pemerintah dalam meningkatkan kemampuan perlengkapan kedirgantaraan militernya serta memperpanjang masa pemakaiannya. Kerja sama dengan PT DI dilakukan melalui anak perusahaan PT NTP, dalam memasok peralatan dan kebutuhan pesawat, serta kontrak perawatan pesawat yang dihasilkan PT DI," jelasnya.

Presiden Direktur PT Honeywell Indonesia, Roy Kosasih, menambahkan, pihaknya memiliki pengalaman yang panjang di Indonesia, terutama dengan sektor pertahanan dan pabrikan pesawat terbang di Indonesia.

"Honeywell merupakan mitra PT DI dengan memasok 34 mesin TPE 331, serta peralatan teknologi avionik yang digunakan pada pesawat NC212i," tambahnya.

Roy menambahkan, selain memasok mesin pesawat, Honeywell ikut berkontribusi dalam peningkatan teknologi pesawat C-130 yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia, untuk keperluan militer maupun bantuan kemanusiaan.

"Adapun teknologi yang dihadirkan berupa radar cuaca dan sistem anti tabrakan. Hal ini bertujuan agar pesawat dapat beroperasi dengan aman dan efisien," jelasnya.

Lebih lanjut, Roy menambahkan, pihaknya akan terus menjalin kemitraan dan mendukung penuh industri pertahanan Indonesia.

"Kami berharap kemitraan ini akan lebih kuat lagi ke depan dan bisa membantu industri kedirgantaraan Indonesia melakukan lompatan yang melampaui pencapaian-pencapaian sebelumnya," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com