Kerja Sama RI dan WFP Hasilkan Banyak Kemajuan

Kerja Sama RI dan WFP Hasilkan Banyak Kemajuan
World Food Programme (WFP) dan Pemerintah Indonesia merayakan ulang tahun kerja sama ke-50 pada bulan ini. ( Foto: istimewa )
Harso Kurniawan / HK Kamis, 6 Desember 2018 | 22:23 WIB

Jakarta - World Food Programme (WFP) dan Pemerintah Indonesia merayakan ulang tahun kerja sama ke-50 pada bulan ini. Kedua pihak menegaskan adanya kemajuan untuk mencapai zero hunger dan malnutrisi di seluruh Nusantara, tanpa meninggalkan siapapun.

Sejak 1998, WFP telah membantu 15 juta orang di seluruh Indonesia, melalui bantuan makanan langsung, transfer berbasis uang tunai dan juga logistik. Bantuan ini termasuk untuk masyarakat yang terkena dampak Tsunami Samudra Hindia pada 2004, dan yang terakhir di Palu, Sulawesi Tengah. WFP juga membeli sekitar US$ 600 juta komoditas makanan di Indonesia untuk didistribusikan sebagai bantuan di negara lain dalam satu dekade terakhir.

"Banyak yang telah berubah selama 50 tahun terakhir: Indonesia saat ini berada di antara 20 ekonomi teratas dunia, kurang dari 10% penduduknya miskin dan prevalensi kurang gizi kurang dari 8%," kata Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan, Kementerian Luar Negeri Ronny Prasetyo Yuliantoro dalam keterangan resmi, Kamis (6/12).

Anthea Webb, country director WFP di Indonesia, menuturkan, telah banyak kemajuan yang dicapai Indonesia, demikian pula kerja samanya dengan WFP. Sejak 1960-an hingga 2015, WFP mendistribusikan makanan untuk keluarga miskin dan yang terkena bencana di Indonesia.

“Pada 2016, WFP tidak lagi mendistribusikan makanan, tetapi mendukung upaya pemerintah untuk mencapai ketahanan pangan, perbaikan gizi, dan mempersiapkan diri untuk keadaan darurat,” tambahnya.

Dalam rangka memperingati tahun ke-50 Perjanjian Dasar, WFP, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Luar Negeri juga menyelenggarakan dialog kebijakan tingkat tinggi di Jakarta untuk membahas ketahanan pangan Indonesia di masa depan.



Sumber: Investor Daily
CLOSE