Mendag: Brand Luar Beri Nilai Tambah Perekonomian

Mendag: Brand Luar Beri Nilai Tambah Perekonomian
Pusat Perbelanjaan Lumine yang ada di Jepang. ( Foto: Lumine )
Yeremia Sukoyo / FMB Jumat, 7 Desember 2018 | 15:19 WIB

Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, menilai, di era seperti saat ini kehadiran brand atau merek dari luar perlu diapresiasi. Menurut Enggar, keberadaan atau eksistensi brand luar di dalam negeri sangat dibutuhkan karena mampu memberi kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi RI.

"Kehadiran brand luar yang sudah menjadi tren justru akan memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi kita. Kerja sama-kerja sama yang dilakukan seperti ini haruslah kita apresiasi dan kita dukung," kata Mendag, saat pembukaan gerai pertama Lumine, Jumat (7/12) di Jakarta.

Lumine adalah peritel asal Jepang yang merupakan anak usaha dari East Japan Railway Company. Di Jepang, pusat-pusat perbelanjaan Lumine berada di stasiun-stasiun kereta api.

Mendag berharap, kaum milenial yang tengah menggandrungi brand-brand fashion luar kini tidak perlu jauh-jauh lagi pergi ke luar negeri atau berbelanja online. Dengan hadirnya Lumine, diharapkan dapat mampu mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) yang ada di dalam negeri untuk menjadi produsen atau supplier (pemasok) barang.

"Bagian dari global supply chain ini pasti mereka akan melihat production cost-nya (biaya produksi) kalau ini hanya diproduksi di luar, maka itu pasti akan lebih mahal," kata Mendag.

Nantinya, UKM akan dirangkul dan diberi pelatihan mulai dari hal sederhana yaitu menjahit. Apalagi nantinya akan dipertimbangkan untuk produksinya dilakukan di Indonesia.

"Tapi mereka ingin tahu khusus dulu bagaimana penerimaan pasar dan kemudian beranjak dari sini bisa ekspor. Itu adalah bagain dari global supply chain, sebab mereka ingin dulu keyakinan mengenai pasar itu sendiri," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Director & Advisor Lumine Co, Ltd, Yoshiaki Arai, mengungkapkan kerja sama yang sudah dilakukan akan mempunyai keuntungan lain selain dari sisi bisnis, yaitu hubungan baik antar dua negara.

"Interaksi budaya seperti ini menjadi hal yang diperlukan untuk menjaga hubungan antar kedua negara. Melalui pembukaan store Lumine di Jakarta kami membawakan gaya hidup di Tokyo untuk orang-orang di Jakarta," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE