Menhub: Aturan Ojek Online Harus Win Win

Menhub: Aturan Ojek Online Harus Win Win
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ( Foto: Beritasatu TV )
Thresa Sandra Desfika / WBP Sabtu, 12 Januari 2019 | 14:26 WIB

Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berharap peraturan transportasi online yang sedang disusun memberikan keadilan yang merata bagi perusahaan penyedia aplikasi, pengemudi, dan konsumen.

"Kami harapkan peraturan beri situasi kondisi yang win-win bagi aplikator, pengemudi, dan penumpang, sekaligus meningkatkan keselamatan," ujar Menhub saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersilaturahmi dengan para pengemudi online di Jakarta, Sabtu (12/1).

Budi menjelaskan, Kementerian Perhubungan (Kemhub) sudah dan terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak, baik itu perusahaan penyedia aplikasi, para pengemudi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), maupun pemangku kepentingan lainnya dalam rangka penyusunan peraturan ojek online.

"Setelah melakukan koordinasi dan komunikasi, kami laporkan akan mengatur satu peraturan yang berasas kesetaraan, keadilan, dan mengedepankan keselamatan," terang dia.

Budi mengingatkan, agar para pengemudi ojek online senantiasa menjaga keselamatan. Penggunaan telepon genggam saat berkendara, tegas Budi, merupakan hal yang berbahaya dan mengancam keselamatan.

"Peraturan ini utamanya adalah keselamatan. Contohnya menggunakan helm dan juga mengatur kecepatan. Saya ingatkan juga penggunaan handphone saat mengemudikan kendaraan berbahaya, maka pengemudi dilarang menggunakan gawai saat mengemudi," tutur Menhub.

Menurut dia, selain aspek keselamatan, pemerintah juga akan mengatur tarif serta suspend (pembekuan) dalam beleid yang sedang disusun itu. Budi mengharapkan, rancangan peraturan yang dimaksud sudah final pada bulan depan.



Sumber: BeritaSatu.com