Coca-Cola dan Apple Tambah Investasi di Indonesia
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.24)   |   COMPOSITE 6251.05 (36.6)   |   DBX 1329.86 (16.43)   |   I-GRADE 180.794 (0.37)   |   IDX30 506.396 (0.71)   |   IDX80 136.709 (0.32)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.26)   |   IDXESGL 140.339 (-0.31)   |   IDXG30 143.133 (0.82)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.85)   |   IDXQ30 145.232 (0.08)   |   IDXSMC-COM 293.729 (4.11)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.13)   |   IDXV30 135.556 (1.47)   |   INFOBANK15 1043.56 (-1.32)   |   Investor33 435.417 (0.02)   |   ISSI 183.035 (1.53)   |   JII 629.726 (3.97)   |   JII70 221.943 (1.94)   |   KOMPAS100 1220.71 (3.06)   |   LQ45 950.717 (1.57)   |   MBX 1696.63 (7.99)   |   MNC36 322.327 (-0.01)   |   PEFINDO25 325.87 (0.43)   |   SMInfra18 306.901 (3.43)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.93)   |  

Coca-Cola dan Apple Tambah Investasi di Indonesia

Jumat, 25 Januari 2019 | 10:16 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta - Sejumlah pelaku industri skala global memberikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang telah bertekad menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan kemudahan izin usaha.

Hal ini mereka kemukakan kepada Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, ketika melakukan pertemuan dalam rangkaian acara “2019 World Economic Forum Annual Meeting” di Davos, Swiss, Kamis (25/1).

“Apresiasi itu mereka sampaikan karena selama ini sudah diberikan kesempatan dan kemudahan untuk lebih bisa mengembangkan usahanya,” kata Airlangga sesuai keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (25/1).

Pemimpin perusahaan internasional yang bertemu dengan Airlangga, di antaranya adalah CEO The Coca-Cola Company James Quincey, VP of Environment, Policy and Social Initiatives Apple, Lisa Jackson, serta CEO SF Motors John Zang. Ketiganya berkomitmen untuk terus menjalankan bisnisnya dan menargetkan bisa segera menambah investasi.

“Perbincangan dengan Coca-Cola, mereka juga ingin melakukan lebih banyak diversifikasi produk. Salah satu yang mereka lihat sangat potensial di Indonesia adalah minuman kopi. Tetapi mereka masih terbuka melihat produk-produk lain yang bisa dikembangkan di Indonesia” kata Airlangga.

Selain itu, The Coca-Cola Company melalui PT Coca-Cola Amatil Indonesia akan terus mendukung program ekonomi berkelanjutan. “Mereka pun menguatkan komitmennya di sektor green industry, seperti mendorong penggunaan recycle plastik untuk kemasan botol,” imbuhnya.

Hingga saat ini, PT Coca-Cola Amatil Indonesia telah menyerap tenaga kerja lebih dari 11.000 orang, dengan nilai investasi selama lima tahun (2012-2017) mencapai US$ 445 juta. Perusahaan ini juga berencana meningkatkan investasinya hingga US$ 300 juta sampai tahun 2020.

“Kami memberikan apresiasi kepada Coca-Cola Amatil Indonesia sebagai pelopor dalam sektor industri minuman ringan,” tutur Airlangga.

Apalagi, berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri makanan dan minuman menjadi salah satu sektor unggulan dalam penerapan era digital.

Sementara itu, pihak Apple sedang menyiapkan acara wisuda perdana Apple Developer Academy di BSD City, Tangerang yang bakal digelar pada Maret 2019.

Fasilitas yang beroperasi sejak Maret 2018 tersebut telah membina 200 peserta untuk mengikuti program pendidikan pengembangan aplikasi berbasis sistem operasi iOS selama satu tahun. “Mereka juga sudah siap membangun kembali pusat inovasi serupa di Surabaya dan Batam,” ungkap Airlangga.

Selain didesain untuk mencetak talenta pengembang aplikasi berbasis sistem operasi iOS, Apple Developer Academy juga turut membangun ekosistem industri aplikasi iOS di Indonesia.

Sedangkan pertemuan dengan SF Motors selaku anak perusahaan Chongqing Sokon Industry Group yang juga induk Sokonindo Automobile, Airlangga menyampaikan, mereka melaporkan keinginannya untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia.

Selain itu, berkomitmen agar pabriknya di Indonesia menjadi salah satu hub untuk rantai pasok produksi mereka. “Dalam pengembangan kendaraan listrik, mereka akan bekerja sama dengan perusahaan di Silicon Valley, termasuk di dalamnya dengan Tesla dan mereka juga sedang mempertimbangkan untuk menambah investasi agar kendaraan listrik mereka bisa ikut diluncurkan di Indonesia,” terangnya.

Oleh karena itu, lanjut Airlangga, pemerintah mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik di Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) yang akan segera diterbitkan.

“Tentunya beleid itu harus diikuti dengan fasilitas PPnBM dan bea masuk impor. Jadi, kalau tanpa fiskal, regulasi tersebut kurang efektif. Insentif ini sedang disiapkan oleh Kementerian Keuangan,” tandasnya.



Sumber: Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Rupiah Relatif Stagnan di Rp 14.166

Rupiah berada di level Rp 14.166,5 per dolar AS atau terapresiasi 3,5 poin (0,02 persen).

EKONOMI | 25 Januari 2019

Dekranas Gandeng Kemkop dan UKM Dorong Pengembangan UMKM di Kaltara

Dekranas dan Kementerian Koperasi dan UKM dorong pertumbuhan UMKM di Kaltara.

EKONOMI | 25 Januari 2019

IHSG Dibuka Menguat

IHSG menguat 0,32 persen ke kisaran 6.487,46.

EKONOMI | 25 Januari 2019

Kemtan Berupaya Cetak Sawah Baru di Berbagai Daerah

Pihaknya sudah mulai cetak sawah baru di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

NASIONAL | 25 Januari 2019

Ikuti Pergerakan Wall Street, Bursa Asia Dibuka Menguat

Nikkei 225 naik 0,75 persen ke 20.728,21, Topix naik 0,68 persen 1.563,23, Hang Seng Hong Kong naik 1,24 persen ke 27.457,76.

EKONOMI | 25 Januari 2019

Ongkos Kirim Memberatkan Pedagang Durian, KPPU Teliti Kartel Kargo

Dalam tahap penelitian, KPPU akan memanggil berbagai pihak terkait.

NASIONAL | 25 Januari 2019

Pemprov Gandeng Asosiasi Optimalkan Kopi Asal Jabar

Kopi asal Jabar (java preanger) belum bisa konsisten mempertahankan kualitas dan kuantitasnya.

EKONOMI | 25 Januari 2019

Di Era Industry 4.0, Jepang Sudah Masuk Society 5.0

“Inilah abad ketika semua hal terkoneksi, semua teknologi melebur, dan ini menandai hadirnya Society 5.0.”

EKONOMI | 25 Januari 2019

Kitaumroh Targetkan 5.000 Jemaah

Marketplace khusus umrah, Kitaumroh, menargetkan 1.000 sampai 5.000 jamaah umrah pada 2019.

EKONOMI | 24 Januari 2019

Tinggi, Animo Masyarakat Sulut Investasi Properti

Geliat bisnis properti di wilayah Sulut dinilai masih menjanjikan.

EKONOMI | 24 Januari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS