Hindari Risiko, Garuda Batal Beli 49 Jet Boeing 737

Hindari Risiko, Garuda Batal Beli 49 Jet Boeing 737
Foto dokumentasi 15 Mei 2018 ini memperlihatkan pesawat jet Boeing 737 Max8 milik maskapai Garuda Indonesia sedang parkir di Bandara Soekarno Hatta. ( Foto: AFP / HWAN IDAMIN HARAHAP AND IHWAN IDAMIN HARAHAP )
/ WIR Sabtu, 23 Maret 2019 | 09:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Maskapai penerbangan nasional Indonesia, Garuda, telah membatalkan pesanan miliaran dolar untuk 49 pesawat Boeing 737 Max 8 setelah model itu terlibat dalam dua kecelakaan fatal.

Menurut seorang analis penerbangan, langkah Garuda ini dapat memicu lebih banyak pembatalan dari operator besar lainnya. Boeing dan regulator federal AS bersiap menghadapi pukulan publik pertama dari Kongres sejak insiden mematikan itu.

"Kami telah mengirim surat kepada Boeing yang meminta agar pesanan dibatalkan," kata juru bicara Garuda Ikhsan Rosan.

"Alasannya adalah bahwa penumpang Garuda di Indonesia telah kehilangan kepercayaan dan tidak lagi memiliki kepercayaan diri pada pesawat," katanya, seraya menambahkan bahwa maskapai sedang menunggu tanggapan dari Boeing.

Kepada AFP, pejabat Boeing akan mengunjungi Indonesia minggu depan untuk membahas rencana Garuda untuk membatalkan pesanan.

Menurut Rosan, Garuda telah menerima salah satu dari pesawat itu, bagian dari pesanan 50 pesawat senilai US$ 4,9 miliar pada daftar harga ketika diumumkan pada 2014.

"Garuda juga berbicara dengan Boeing tentang apakah akan mengembalikan pesawat yang dimilikinya dalam armadanya," kata juru bicara itu.

Maskapai Indonesia sejauh ini sudah membayar Boeing sekitar US$ 26 juta, sementara kepala perusahaan mengatakan kepada outlet media lokal Detik bahwa mereka akan mempertimbangkan untuk beralih ke versi baru dari jet terkait.

"Pada prinsipnya, kami tidak ingin mengganti Boeing, tetapi mungkin kami akan mengganti (pesawat-pesawat ini) dengan model lain," kata Direktur Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.



Sumber: Suara Pembaruan