Pemilu 2019

Ketua Kadin Imbau Pengusaha Bersatu

Ketua Kadin Imbau Pengusaha Bersatu
Dewan Kehormatan Kadin Indonesia Aburizal Bakrie, Ketua Kadin Indonesia Rosan P Roeslani bersama anggota Kadin menghadiri Malam Rembuk Pengusaha Indonesia Merajut Persatuan untuk Indonesia Damai di Jakarta, Selasa 23 April 2019. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengajak semua kalangan menjaga kebersamaan dan perdamaian pascapemilu. ( Foto: Istimewa )
Primus Dorimulu / AB Selasa, 23 April 2019 | 21:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengimbau para pengusaha untuk kembali bersatu pascapemilu, 17 April 2019. Kontestasi pemilu ada waktunya dan kini pertarungan itu sudah selesai. Para pelaku usaha yang selama ini terbelah oleh keberpihakan terhadap pasangan calon nomor urut 01 dan 02 hendaknya percaya pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tengah menyelesaikan proses penghitungan suara.

"Kalaupun saat ini masih tegang, saya yakin, situasi itu hanya berlangsung hingga akhir penghitungan suara oleh KPU, 22 Mei 2019," kata Rosan pada acara bertopik "Merajut Persatuan untuk Indonesia Damai" yang dilangsungkan di Jakarta Theater, Jakarta , Selasa (23/4/2019) malam.

Menurut Rosan, para pengusaha adalah figur rasional yang memiliki semangat persatuan dan kebersamaan yang tinggi.

Hadir pada acara yang digagas Ketua Kadin Indonesia adalah Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir, anggota Badan Pemenang Nasional yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Konstruksi dan Infrastruktur, Erwin Aksa, mantan Ketua Umum Kadin Indonesia Aburizal Bakrie, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Ketenagakerjaan, James T Riady, dan para pengusaha anggota Kadin.

Kontestasi pilpres telah membuat pengusaha anggota Kadin terbelah ke dua kubu, TKN atau pendukung Jokowi-Ma'ruf dan BPN, pendukung Prabowo dan Sandiaga Uno. Sandiaga yang adalah wakil ketua umum Kadin Bidang UMKM, Koperasi, dan Industri Kreatif, tidak hadir dalam pertemuan itu.

Rosan mengimbau semua pihak berlapang dada dan menerima hasil pilpres yang akan diumumkan selambatnya 22 Mei 2019. Sebagai pihak yang rasional, para pengusaha diharapkan tidak ikut-kutan dengan berbagai berita hoax dan provokasi yang disebarkan lewat media sosial. Sebaliknya, para anggota Kadin harus menjadi pihak yang memberikan ketenangan.

Jokowi dan Prabowo, kata Rosan, adalah figur demokratis. Keduanya adalah warga negara terbaik yang sudah dipercayakan rakyat untuk berkompetisi memperebutkan posisi orang nomor satu di Indonesia. Dia yakin, setelah ada pengumuman resmi hasil pilpres, kedua figur akan kembali bersatu.



Sumber: BeritaSatu.com