Tahun 2018 PT Jasa Marga Berhasil Jaga Pertumbuhan EBITDA

Tahun 2018 PT Jasa Marga  Berhasil Jaga Pertumbuhan EBITDA
Dirut PT Jasa Marga, Desy Arryani. ( Foto: beritasatu.com / Siprianus Edi Hardum )
Siprianus Edi Hardum / EHD Senin, 6 Mei 2019 | 20:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pada tahun 2018, Jasa Marga berhasil menjaga pertumbuhan EBITDA yang pada tahun 2018 mencapai nilai Rp 6,02 triliun atau tumbuh sebesar 9,89% dari tahun 2017. Sedangkan untuk margin EBITDA sebesar 61,56%.

Dari sisi pendapatan usaha di luar konstruksi tercatat sebesar Rp 9,78 triliun, tumbuh 9,67% dari tahun 2017, dengan kontribusi dari pendapatan tol senilai Rp9,04 triliun, naik 9,12% dari tahun 2017 dan pendapatan usaha lain Rp748,12 miliar, naik 16,82% dari tahun 2017.

Demikian dikatakan Direktur Utama PT Jasa Marga, Desy Arryani, seusai acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Tahun Buku 2018 di Jakarta, Senin (6/5/2019).

Desy mengatakan, pertumbuhan pendapatan tol tetap tumbuh sesuai dengan pertumbuhan inflasi dan kontribusi dari pengoperasian jalan tol baru. Beroperasinya jalan tol baru juga menyumbang pertumbuhan aset dari sisi hak pengusahaan jalan tol sebesar Rp 6,29 triliun atau meningkat sebesar 11,24% dari tahun 2017, sehingga total aset Jasa Marga pada tahun 2018 tercatat Rp 82,42 triliun.

Untuk percepatan pembangunan insfrastruktur jalan tol serta untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan, Jasa Marga untuk kali keempat kembali melakukan inovasi dalam bidang pendanaan. Di tahun 2018, Jasa Marga menempuh alternatif produk pendanaan melalui skema Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).

RDPT ini merupakan pendanaan bersifat ekuitas di pasar modal sehingga Perseroan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pendanaan yang bersifat hutang. “Dengan demikian, Perseroan dapat menjaga kesehatan finansial Perusahaan di tengah ekspansi yang dilakukan,” kata Desy.

Selain RDPT, kata Desy, sepanjang tahun 2018 Jasa Marga juga menandatangani pejanjian kredit sindikasi dengan total jumlah mencapai Rp 30,03 triliun untuk pembangunan proyek Jalan Tol Kunciran-Serpong, Jakarta-Cikampek II Elevated, Bogor Ring Road, Balikpapan-Samarinda, dan Batang-Semarang.



Sumber: BeritaSatu.com