Universitas Indonesia dan Grab Kerja Sama Kembangkan Startup

Universitas Indonesia dan Grab Kerja Sama Kembangkan Startup
President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, saat peluncuran Grab Defence di Jakarta, Rabu (13/3/19). Grab Defence merupakan teknologi deteksi dan pencegahan kecurangan terbaru untuk mitra Grab. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal ( Foto: BeritaSatu photo / Mohammad defrizal )
Bhakti Hariani / FMB Kamis, 16 Mei 2019 | 14:42 WIB

Depok, Beritasatu.com - Universitas Indonesia (UI) melalui Direktorat Pengelolaan dan Pengembangan Unit-unit Usaha UI (DPPU UI) menjalin kerja sama strategis dengan Grab dalam rangka mendukung pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat di UI.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama yang dilakukan oleh Rektor UI Muhammad Anis serta President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, yang dilakukan pada Kamis (16/5/22019) di Ruang Apung UI Kampus Depok, Jawa Barat. Penandatanganan kerja sama tersebut juga disaksikan oleh Wakil Rektor UI Bidang SDM dan Kerja Sama Dedi Priadi, Executive Director Grab Indonesia Ongki Kurniawan, Direktur PPU UI Nia Ayu Ismaniati Noerhadi.

Sejumlah startup potensial hasil inkubasi civitas akademika UI akan dibina melalui program bernama Program Akselerator "UI Works" dengan menggandeng Code Margonda sebagai partner penyelenggara. Program ini diperuntukkan bagi civitas akademika UI serta anak muda lainnya di luar UI yang memiliki usaha rintisan dengan syarat : setidaknya telah memiliki prototype atau beta version dari produknya.

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata meyakini bahwa teknologi memiliki kekuatan untuk menjadikan hidup setiap orang lebih baik. Dikatakan Ridzki, kerja sama dengan Universitas Indonesia sejalan dengan komitmen Grab untuk Indonesia yang terangkum dalam master plan Grab 4 Indonesia 2020.

"Kami mendukung penuh penciptaan lapangan pekerjaan, peningkatan kapasitas talenta lokal di bidang teknologi informasi, technopreneurship dan inovasi teknologi. Kami memiliki program Grab Ventures yang sejalan dengan misi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), beserta Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)," ujar Ridzki.

Kerja sama ini ditujukan untuk menemukan dan mengembangkan pemimpin teknologi generasi berikutnya di Asia Tenggara, sekaligus mendorong inovasi dan digitalisasi.

"Kami berharap dapat berkontribusi dalam membentuk wirausahawan bidang teknologi (technopreneur) sehingga mereka dapat mengembangkan solusi teknologi dan menciptakan peluang ekonomi baru di Tanah Air," tutur Ridzki.

Dipaparkan Ridzki, program Akselerator "UI Works" terbagi menjadi tiga tahapan: pertama Pra-Akselerator, kedua Akselerator, dan ketiga Demo Day. Pada tahap pertama Pra-Akselerator, calon peserta akan mengikuti serangkaian seleksi hingga pada akhirnya akan terpilih startup unggulan. Selanjutnya, pada tahap kedua akselerator, peserta akan mengikuti program intensif selama kurang lebih empat bulan untuk mengembangkan startup masing-masing dengan fokus siap komersialisasi.

Pelaku usaha yang telah berhasil dalam usaha rintisan dan bisnis wirausaha akan diundang untuk melatih peserta. Puncak dari Program Akselerator ialah tahap ketiga Demo Day, dimana para peserta binaan akan dipertemukan dengan para investor yang siap membina dan mengembangkan bisnisnya.

"Sebagai mitra strategis Program Akselerator UI Works, Grab Ventures Velocity (GVV) akan berpartisipasi dalam tahap 2 sebagai mentor atau pembicara tamu, dan juga akan mengevaluasi startup unggulan yang lolos tahap 3 untuk mendapatkan kesempatan dibina lebih lanjut dalam GVV program," papar Ridzki.

Rektor UI Muhammad Anis mengungkapkan, sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia, UI memiliki komitmen untuk memajukan bangsa melalui semangat riset dan inovasi.

"Saat ini, UI juga gencar mendukung mahasiswa untuk menciptakan startup sehingga kelak lulusan kami pun dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Agenda hari ini menjadi salah satu bukti bahwa semangat Wirausaha dan Inovasi UI didukung penuh oleh pemain industri digital yang telah mencapai level Decacorn, Grab," ujar Anis.

Rektor UI berharap kolaborasi yang sarat dengan teknologi ini dapat menstimulasi semangat berinovasi dan berwirausaha bagi sivitas akademika UI untuk menghasilkan startup company berkelas demi kemajuan perekonomian bangsa Indonesia ke tingkat berikutnya.

Selain pembinaan startup, kerja sama Grab dan UI ini juga mencakup program Engineering Talent Future Leader, di mana mahasiswa UI jurusan teknik tingkat akhir dapat mengikuti seleksi dan berkesempatan magang di kantor Grab Indonesia atau Singapura. Pendaftaran program dibuka mulai tanggal 16 Mei 2019.



Sumber: Suara Pembaruan