ASDP Perkirakan Layani 4,67 Juta Pemudik Selama Lebaran

ASDP Perkirakan Layani 4,67 Juta Pemudik Selama Lebaran
Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo (kiri) dan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi (kanan) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama integrasi sistem dan dan transaksi, di gedung Kementerian BUMN, Jakarta, 3 Mei 2019. ( Foto: Beritasatu.com / Herman )
Thresa Sandra Desfika / FER Selasa, 21 Mei 2019 | 20:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan akan melayani 4,67 juta pemudik dan 1,11 juta kendaraan di lintasan terpantau nasional selama periode mudik pada H-1 hingga H+7 Lebaran.

Tercatat 7 lintasan penyeberangan utama terpantau nasional selama arus mudik dan balik, yakni Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Panajam-Kariangau (Balikpapan), Bajoe-Kolaka, dan Tanjung Kelian-Tanjung Api-api (Bangka). Adapun tahun ini bertambah 2 menjadi 9 lintasan yang akan dipantau secara nasional, yakni lintasan Danau Toba, dan Bira-Pamatata (Selayar).

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi, mengatakan, arus mudik dan balik tahun ini diperkirakan jauh lebih lancar menyusul ketentuan cuti bersama yang relatif panjang, sehingga periode waktu libur juga lebih lama.

"Selain lancar, dengan pemudik juga akan merasakan perjalanan mudik yang lebih nyaman dengan adanya terminal dan kapal eksekutif ASDP di Merak dan Bakauheni. Puncak arus juga diperkirakan lebih terdistributif yang jatuh pada akhir pekan, yakni saat mudik mulai Jumat (31/5/2019) hingga Minggu (2/6/2019) dan puncak arus balik pada Sabtu (8/6/2019) dan Minggu (9/6/2019)," kata Ira dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (21/5/2019).

Secara nasional, menurut Ira, kesiapan alat produksi angkutan Lebaran 2019 juga memadai, yang akan dilayani oleh 29 cabang, 35 pelabuhan, 229 lintasan dan 150 unit kapal termasuk swasta.

Tahun ini, tambah Ira, total jumlah pemudik angkutan Lebaran di lintasan terpantau nasional diprediksi mencapai 4,67 juta orang atau naik 4,8 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 4,45 juta orang. Jumlah kendaraan roda 2 mencapai 479.793 unit atau naik 4,6 persen dibandingkan tahun lalu 458.793 unit, dan roda 4 mencapai 631.674 unit atau naik 10,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 571.849 unit.

"Kami perkirakan, volume kendaraan mobil pribadi tahun ini meningkat cukup signifikan menyusul kebijakan tarif tiket pesawat yang cukup tinggi sehingga ada migrasi pemudik ke moda darat dan penyeberangan, khususnya untuk jalur Jawa, Sumatera, dan Bali,” tutur Ira.

Ira mengungkapkan, Merak-Bakauheni yang menghubungkan Jawa dan Sumatera masih tetap akan menjadi lintasan tersibuk selama periode angkutan Lebaran 2019. Ditambah lagi, tahun ini masyarakat yang akan mudik dari Jawa menuju Sumatera dapat menikmati Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah siap beroperasi.

"Bagi pemudik yang akan melanjutkan perjalanan darat dari Bakauheni menuju kota lainnya di Sumatera, agar dapat mempersiapkan perjalanannya dengan baik, termasuk mengisi bahan bakar cukup untuk sampai di tujuan," sebut Ira.



Sumber: BeritaSatu.com