Hingga H-2 Lebaran 2019, Lebih dari 1 Juta Kendaraan Mudik Tinggalkan Jakarta

Hingga H-2 Lebaran 2019, Lebih dari 1 Juta Kendaraan Mudik Tinggalkan Jakarta
Foto udara pembangunan Gerbang Tol Cikampek Utama di KM 70 Tol Jakarta-Cikampek, Cikampek, Jawa Barat, Kamis, 16 Mei 2019. Gerbang tol tersebut dibangun untuk menggantikan Gerbang Tol Cikarang Utama yang mengalami penyempitan akibat proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, sehingga dapat mengurangi kepadatan antrian kendaraan terutama pada arus mudik lebaran 2019. ( Foto: ANTARA FOTO / Hafidz Mubarak A )
Siprianus Edi Hardum / EHD Selasa, 4 Juni 2019 | 18:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 1.092.728 atau hampir 1,1 juta kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur, arah Barat dan arah Selatan sejak H-7 sampai dengan H-2 Lebaran 2019 atau pada hari Rabu – Senin (29 Mei – 3 Juni 2019) kemarin. Angka ini naik sebesar 32,95% dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebesar 821,914 kendaraan.

Irra Susiyanti, Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/6), mengatakan, dengan jumlah lalu lintas mudik selama enam hari ini, maka telah memenuhi 84% dari prediksi volume lalu lintas yang akan meninggalkan Jakarta menuju ketiga arah (lebih dari 1 juta kendaraan) sejak H-7 s.d. H-1 Lebaran 2019, sehingga terdapat sisa 16% atau sebanyak 204 ribu kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan mudik.

Sementara itu, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 56% ke arah Timur, 26% ke arah Barat dan 18% ke arah Selatan, dengan rincian sebagai berikut:

Pertama, Arah Timur. Lalu lintas mudik arah timur merupakan kontribusi lalin mudik di dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin, Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, dengan jumlah 429.935 kendaraan, naik sebesar 209,5% dari LHR normal 138.918 kendaraan. Gerbang Tol Kalihurip Utama, dengan jumlah 185.003 kendaraan, turun sebesar 0,77% dari LHR normal 186.446 kendaraan.

Maka dari itu, total kendaraan yang menuju arah Timur adalah sebanyak 614,938 kendaraan, naik sebesar 89% dari LHR normal 325,364 kendaraan. Jumlah ini telah memenuhi realisasi 85% dari total prediksi Jasa Marga untuk lalu lintas mudik yang menuju ke arah Timur sebesar 724.889 kendaraan sejak H-7 sampai dengan H-1 Lebaran 2019, sehingga terdapat sekitar 109,951 atau 15% kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan mudik.

Kedua, Arah Barat. Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Barat via GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang selama enam hari (H-7 sampai dengan H-2 Lebaran 2019) adalah sebesar 286.111 kendaraan, turun sebesar 8.77% dari LHR normal 313,598 kendaraan.

Ketiga, arah Selatan. Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan/lokal via GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi selama enam hari (H-7 sampai dengan H-2 Lebaran 2019) adalah sebesar 191.679 kendaraan, naik sebesar 4,77% kendaraan dari LHR normal 182.952 kendaraan.

Pastikan kondisi kendaraan dan pengendara dalam keadaan prima, jaga jarak aman kendaraan serta pastikan kecukupan saldo uang elektronik Anda. Untuk monitor kondisi lalin di jalan tol selama arus mudik dan balik Lebaran 2019, dapat mengakses kanal informasi resmi milik Jasa Marga, yaitu:
- Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080
- Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu lintas) dan @official_JSMR (untuk informasi umum lainnya).
- Instagram @official.jasamarga
- Aplikasi Mobile JMCARe dan Travoy
- Website https://mudik.jasamarga.com