Konsumsi Avtur di Jateng dan Yogyakarta Naik 22,4%

Konsumsi Avtur di Jateng dan Yogyakarta Naik 22,4%
General Manager PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV, Iin Febrian (helm putih) saat melepas truk pengangkut BBM di Terminal BBM Pengapon Semarang, Selasa (4/6/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Stefy Thenu )
Stefy Tenu / FER Selasa, 4 Juni 2019 | 19:57 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Konsumsi Avtur sebagai bahan bakar pesawat terbang naik pada sepekan terakhir. Kenaikan tertinggi terjadi pada H-2 Lebaran (3/6/2019) hingga 22,4 persen atau menjadi 476 KL/hari dibanding rata-rata normal harian 389 KL/hari.

"Bila dilihat dari frekuensi pengisian avtur di pesawat, bandara yang mengalami peningkatan frekuensi paling signifikan yaitu DPPU Adi Sucipto, bila selama kondisi normal melayani pengisian avtur pesawat rata-rata sebanyak 49 kali per hari , saat H-2 Lebaran dapat melayani pengisian avtur hingga 64 kali per hari," ujar General Manager PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV, Iin Febrian, di Terminal BBM Pengaon, Semarang, Selasa (4/6/2019).

Iin menjelaskan, di wilayah kerja MOR IV secara presentase kenaikan tertinggi terjadi di Bandara Ahmad Yani Semarang yaitu 35,5 persen menjadi 161 KL/hari dibandingkan rata-rata harian normalnya yaitu 119 KL/hari.

Selama masa satgas Lebaran 2019, konsumsi harian avtur tertinggi terjadi di H-2 lebaran yang diprediksi menjadi puncak arus mudik bagi pemudik yang menggunakan moda transportasi pesawat.

Berbeda dengan bandara-bandara lain yang mengalami peningkatan konsumsi avtur, bandara Adi Sumarmo, Solo selama sepekan ini tercatat mengalami penurunan konsumsi avtur signifikan hingga lebih dari 17,7 persen per hari bila saat normal harian konsumsinya mencapai 54 KL/hari, saat H-2 lebaran kali ini hanya sebesar 44 KL/ hari atau berkurang hingga 10 KL/hari.



Sumber: Suara Pembaruan