Kemhub Revitalisasi 40 Terminal Tipe A Senilai Rp 2 Triliun

Kemhub Revitalisasi 40 Terminal Tipe A Senilai Rp 2 Triliun
Puluhan calon penumpang menunggu keberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa, 20 Juni 2017. ( Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso )
Thresa Sandra Desfika / WBP Minggu, 16 Juni 2019 | 15:04 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) akan merevitalisasi 40 terminal tipe A dengan kebutuhan biaya sekitar Rp 2 triliun. Hal itu guna meningkatkan pelayanan sehingga menarik masyarakat menggunakan angkutan umum.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan, setelah melalui evaluasi, penyelenggaraan angkutan Lebaran 2019 berjalan baik. Namun pihaknya menyoroti adanya penurunan jumlah penumpang angkutan umum. "Mudik berlangsung baik, tapi ada catatan bahwa angkutan massal belum maksimal. Karenanya, angkutan massal harus menjadi suatu konsep yang menyeluruh dengan revitalisasi terminal serta tersedianya armada yang mencukupi," ujar Budi Karya Sumadi di Yogyakarta, Minggu (16/6/2019).

Budi Karya Sumadi menambahkan, Terminal Giwangan di Yogyakarta menjadi salah satu terminal tipe A yang akan direvitalisasi. Revitalisasi terminal ini juga akan menjadi percontohan bagi terminal-terminal tipe A lainnya. "Terminal Giwangan harus direvitalisasi agar orang-orang yang selama ini tidak naik bus jadi naik bus lagi. Karenanya, Yogyakarta jadi satu dari lima percontohan yang akan dibangun tahun ini. Saya minta kepada wali kota kerja samanya. Kita ingin layanan terus meningkat," papar Budi Karya.

Selain revitalisasi terminal, sambung Budi Karya, pihaknya juga bakal merealisasikan sebuah proyek pelayanan bus. Nantinya, operator bus diminta membuka pelayanan dan menyediakan armadanya. Sedangkan, pemerintah memberikan subsidi agar tarif bus bisa lebih terjangkau. "Kalau sudah dibangun terminalnya, kita ada satu proyek namanya buy the service. Jadi pemerintah tidak memberikan bus tapi subsidi bagi masyarakat Yogyakarta untuk gunakan bus. Katakanlah naik bus dari harganya Rp 10.000 menjadi Rp 5.000 per penumpang," imbuh Budi Karya.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemhub Budi Setiyadi mengutarakan, revitalisasi pada tahap awal akan dilakukan terhadap 40 terminal tipe A dengan kebutuhan biaya Rp 2 triliun. Pelaksanaan proyek dilakukan bertahap, di mana tahun ini akan fokus untuk perencanaan dan penyusunan detailed engineering design (DED). "Untuk revitalisasi terminal, perencanaan dan DED dikerjakan tahun ini. Tahun depan dimulai pengerjaan dan selesai. Tapi, pak menteri minta apa tahun ini bisa dengan fisiknya sebagian, insyaallah akan kami upayakan," jelas Budi Setiyadi.

Budi Setiyadi menambahkan, dana revitalisasi terminal tipe A bersumber dari APBN. Nantinya, revitalisasi akan dilakukan ke terminal-terminal tipe A lainnya. Saat ini, terdapat 128 terminal tipe A di seluruh Indonesia. Sebelumnya, terminal tipe A dikelola pemerintah daerah. "Terminal tipe A semua di Indonesia ada 128. Kemudian 22 belum ada berita acara serah terima. Dari seluruh yang ada di Indonesia belum semua diserahterimakan kepada Kemhub. Yang sudah clean dan clear, yang sudah menjadi aset kementeian itu akan segera kami perbaiki," papar Budi Setiyadi.



Sumber: BeritaSatu.com