Predikat WTP Jadi Modal Kemdag Hadapi Faktor Eksternal

Predikat WTP Jadi Modal Kemdag Hadapi Faktor Eksternal
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menjelaskan data impor jagung yang disebutkan Presiden Joko Widodo sesuai data kementerian.
Ridho Syukro / FER Senin, 17 Juni 2019 | 21:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Keberhasilan Kementerian Perdagangan (Kemdag) mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai positif oleh sejumlah kalangan.

Perolehan opini WTP ini mengindikasikan adanya perbaikan internal dan juga menegaskan, pengambilan kebijakan sesuai dengan prinsip good governance. Di sisi lain, menjadi modal untuk mengambil kebijakan tepat terhadap faktor eksternal di sektor perdagangan.

Pengamat ekonomi Indef, Eko Listiyanto, berharap perbaikan ini dapat menjadi modal utama dalam mengambil kebijakan ke depannya untuk menghadapi eksternal faktor di sektor perdagangan. Saat ini, terdapat pengaruh eksternal yang menghambat ekspor nasional. Salah satunya adalah kampanye negatif yang terus dilancarkan pada produk sawit dan turunannya.

"Pemberian status tersebut menunjukkan adanya perbaikan internal yang telah dilakukan Kemdag, mengingat tahun sebelumnya kementerian tersebut masih mendapatkan sejumlah catatan dari BPK. Berarti ada kemauan memperbaiki catatan hasil dari ikhtisar pemeriksaan BPK. Menurut saya itu perlu apresiasi," ujar Eko dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Pengamat hukum dari Universitas Al Azhar, Suparji Ahmad, mengatakan, setidaknya opini ini menjadi informasi kepada lembaga audit negara bahwa Kemendag sudah menunjukan kinerjanya dalam konteks pengelolahan keuangan pemerintahan yang baik.

"Meski mendapatkan WTP, Kemdag perlu melakukan evaluasi. Hal ini untuk menjadikan Kemdag menjadi wilayah yang bersih dari korupsi," kata Suparji.

Seperti diketahui, Kemdag kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2018 dari BPK RI yang ke-8 secara berturut-turut sejak tahun 2011. Penyerahan Opini atas Laporan Keuangan Tahun 2018 tersebut diterima oleh Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, dari Anggota II BPK Agus Joko Pramono.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, mengatakan, opini WTP ini menunjukkan kerja keras dan komitmen yang kuat dari Jajaran pimpinan Kementerian Perdagangan.

"Saya juga menyampaikan rasa terima kasih atas bukti komitmen dan tekad dari seluruh entitas di lingkungan Kementerian Perdagangan dalam menyajikan Laporan Keuangan yang memenuhi prinsip akuntabilitas dan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP),” ujar Enggar.



Sumber: Investor Daily