Grab Pilih 10 Finalis Grab Ventures Velocity Angkatan Kedua

Grab Pilih 10 Finalis Grab Ventures Velocity Angkatan Kedua
Pengumuman 10 finalis Grab Ventures Velocity Angkatan ke-2, di Jakarta, Senin, 17 Juni 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Emral )
Herman / FER Senin, 17 Juni 2019 | 21:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah melalui rangkaian seleksi yang ketat terhadap lebih dari 150 startup di Asia Tenggara, Grab akhirnya menetapkan 10 perusahaan rintisan (startup) yang berhak mengikuti program Grab Ventures Velocity (GVV) angkatan ke-2. Program ini akan berjalan mulai Juni hingga Agustus 2019.

Tujuh startup berasal dari Indonesia yaitu Eragano, PergiUmroh, Porter, Sayurbox, Tanihub, Tamasia, dan Qoala. Dua startup lainnya berasal dari Singapura yaitu Treedots dan GLIfe, sementara satu startup lagi asal Malaysia yaitu MyCash Online.

"Pada angkatan pertama, kami mendukung beberapa startup di Indonesia seperti BookMyShow dan Sejasa, memberikan bimbingan untuk mencapai tujuan bisnis yang lebih baik dan menyelesaikan masalah sosial. Menjadi Decacorn pertama di Asia Tenggara merupakan perjalanan yang sangat kami syukuri, dan kali ini kami ingin berkontribusi kembali dan memberikan apa yang telah kami pelajari untuk juga berkontribusi pada kemajuan bangsa, " kata President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, di acara pengumuman 10 finalis Grab Ventures Velocity Angkatan ke-2, di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Grab Ventures Velocity sendiri merupakan bagian dari komitmen Grab untuk mengembangkan potensi startup Indonesia. Diluncurkan pertama kali pada Juli 2018, Grab Ventures merupakan perpanjangan tangan dari inovasi terbaru dan usaha ventura Grab dengan investasi senilai US$ 250 juta untuk Indonesia.

Melalui GVV, Ridzki menyampaikan, Grab Ventures menawarkan akses ke basis pelanggan Grab yang luas, serta bimbingan dan akses ke aset teknologi Grab bagi para startup untuk menguji layanan mereka melalui ekosistem Grab.

Dalam kegiatan ini, Grab juga bermitra dengan Sinar Mas Land, di mana BSD City akan menjadi lokasi diselenggarakannya Grab Venture Velocity. Beberapa dukungan yang diberikan program ini mulai dari akses terhadap pasar (market access), mentorship, keahlian teknologi, dan investasi strategis.

"Sinar Mas Land menyambut baik pelaksanaan Grab Ventures Velocity untuk memberdayakan startup dan mengembangkan UKM di tanah air. Agenda ini bertepatan dengan upaya kami dalam pengembangan BSD City sebagai kawasan ekonomi digital, khususnya di kawasan Digital Hub," kata Project Leader of Digital Hub Sinar Mas Land, Irawan Harahap.

Untuk GVV angkatan kedua ini, tema yang diangkat adalah Memberdayakan Pengusaha Mikro di Asia Tenggara. GVV membuka pendaftaran untuk dua jalur program. Jalur pertama adalah Pemberdayaan Petani (Empower Farmers), sementara jalur kedua adalah Pemberdayaan Usaha Kecil (Empower Small Businesses).

Startup GVV angkatan kedua ini akan menguji coba proyek awal mereka dalam ekosistem Grab. Dibandingkan dengan proyek awal angkatan pertama yang hanya diintegrasikan pada aplikasi Grab, proyek awal angkatan kedua ini akan dilakukan di beberapa channel, antara lain melalui aplikasi Grab, basis merchant Grabfood, atau jaringan agen Kudo.



Sumber: BeritaSatu.com