Eksplorasi Peluang Bisnis, PTPP Gandeng Hyundai E&C

Eksplorasi Peluang Bisnis, PTPP Gandeng Hyundai E&C
Direktur Operasi 3 PT PP (Persero) Tbk, Abdul Haris Tatang (kanan), bersama Executive Vice President of Procurement Division Hyundai Engineering & Construction, Sang-Hoon Seo (kiri), usai melakukan penandatanganan MoU Signing Ceremony di Kantor Pusat PT PP (Persero) Tbk, Jakarta, Rabu (19/6/2019). (Foto: Beritasatu Photo / Dok. PTPP)
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 19 Juni 2019 | 20:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia, PT PP (Persero) Tbk, melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) terkait penjajakan kerja sama dengan PT Hyundai Engineering & Construction (Hyundai E&C), di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Jajaran direksi PTPP dan Hyundai E&C

Direktur Operasi 3 PT PP (Persero) Tbk, Abdul Haris Tatang, mengatakan, penandatangan MoU ini merupakan acuan antara perseroan dan Hyundai E&C untuk mengeksplorasi peluang bisnis sebagai mitra strategis global dalam kerja sama antara kedua belah pihak dan untuk kepentingan bersama satu sama lain.

"Sinergi yang dilakukan oleh perseroan dan Hyundai E&C selaku dua perusahaan kontruksi dan investasi, kami harapkan dapat memberikan hasil yang optimal bagi kedua belah pihak, serta dapat menambah portofolio dari masing-masing perusahaan,” ujar Abdul Haris Tatang usai acara penandatanganan MoU.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan MoU, kata Abdul Haris Tatang, kedua belah pihak akan saling memperkenalkan proyek konstruksi umum, EPC dan peluang investasi lainnya, baik yang berada di Indonesia maupun di negara lain di seluruh dunia, termasuk proyek infrastruktur, proyek bangunan dan yang lainnya. Selain itu, kedua belah pihak akan mengeksplorasi dan mengevaluasi kemungkinan kerja sama dalam proyek dan bertukar informasi atau data yang mungkin diperlukan secara wajar.

"Dengan ditandatanganinya MoU ini, maka diharapkan akan tercipta sinergi usaha (business to business) dengan prinsip yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak," tandas Abdul Haris Tatang.



Sumber: BeritaSatu.com