Perkuat Sinergitas, Inuki Gandeng Enam Perusahaan

Perkuat Sinergitas, Inuki Gandeng Enam Perusahaan
Direktur Teknologi dan pengembangan Pupuk Kaltim Satriyo Nugroho (kiri) dan Direktur Produksi PT Inuki (Persero) Bunjamin Noor (kanan) saat penandatangan nota kesepahaman di Jakarta. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Novy Lumanauw / FER Kamis, 20 Juni 2019 | 17:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Industri Nuklir Indonesia (Persero), yang bergerak di bidang pemanfaatan teknologi berbasis nuklir, menandatangani kerja sama dengan enam perusahaan, yaitu PT Pupuk Kaltim (Persero), PT BNI (Persero) Tbk , PT Pertamina Bina Medika IHC, PT GE Operations Indonesia, PT Intertek Utama Services dan PT Citrabuana Indoloka.

"Ini adalah momentum kebangkitan kami untuk memperkuat sinergi dengan sesama BUMN dan perusahaan multinasional,"kata Direktur Produksi PT Industri Nuklir Indonesia (Inuki), Bunjamin Noor melalui pernyataan tertulis yang diterima Beritasatu.com pada Kamis (20/6).

Penandatangan perjanjian kerja sama disaksikan Deputi Menteri BUMN Bidang Pertambangan Industri Strategis dan Media (PISM), Fajar Harry Sampurno.

Bunjamin optimistis, kerja sama yang di dukung sepenuhnya Bank BNI sebagai penyedia modal kerja, dapat mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak dalam rangka sinergi perusahaan.

"Kerja sama ini juga akan mengokohkan posisi INUKI sebagai satu-satunya BUMN berbasis teknologi nuklir di industri strategis nasional," kata Bunjamin.

Sementara itu, Direktur teknologi dan pengembangan Pupuk Kaltim, Satriyo Nugroho, menyatakan, penandatanganan kerja sama akan mendukung peningkatan kerja bersama di antara BUMN dan perusahaan multinasional.

"Seluruh poin akan ditindaklanjuti melalui ketentuan teknis pelaksanaan antara Pupuk Kaltim dengan Inuki secara tertulis, dengan durasi kerja sama selama tiga tahun," jelas Satriyo.

Direktur Utama Pertamedika IHC, Dany Amrul Ichdan, menambahkan, kerja sama Pertamedika IHC dengan Inuki merupakan terobosan yang akan meningkatkan Performance Layanan Kesehatan RS milik BUMN khususnya Pertamedika IHC.

"IHC selaku holding operatorship RS BUMN berencana membuat berbagai unggulan spesialistik sesuai dengan tren dan jenis penyakit serta kebutuhan masyarakat ke depan," kata Dany.



Sumber: Investor Daily