Harga Emas Naik 3,57% Pasca-the Fed Tahan Suku Bunga

Harga Emas Naik 3,57% Pasca-the Fed Tahan Suku Bunga
Ilustrasi emas. ( Foto: Antara / Sigid Kurniawan )
/ WBP Jumat, 21 Juni 2019 | 08:27 WIB

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melonjak 3,57 persen pada penutupan perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (21/6/2019), karena keputusan bank sentral Federal Reserve (Fed) mempertahankan kisaran target suku bunga acuan tak berubah yang dibuat hari sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik US$ 48,1 atau 3,57 persen, menjadi US$ 1.396,9 per ounce. Ini merupakan tingkat tertinggi sejak September 2013.

The Fed mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah dalam pernyataannya. Namun, para pejabat juga mengatakan bahwa selama enam minggu terakhir ketidakpastian telah meningkat tentang prospek ekonomi. Atas kondiis ini, the Fed mengubah sikap dari saat ini dovish (sabar).

Emas mulai bergerak lebih tinggi dalam perdagangan elektronik pada Rabu (19/6/2019) setelah pernyataan kebijakan moneter the Fed yang mengikuti penyelesaian kontrak berjangka emas.

Kenaikan emas berjangka juga ditopang oleh pelemahan dolar AS. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingannya, turun 0,49 persen menjadi 95,65 pada pukul 17.30 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 53,4 sen atau 3,57 persen, menjadi US$ 15,492 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 0,2 atau 0,02 persen, menjadi US$ 805,6 per ounce.



Sumber: Xinhua, Antara