Lippo Cikarang Gelar Perhelatan Budaya "Tanabata Matsuri"

Lippo Cikarang Gelar Perhelatan Budaya
Lippo Cikarang menyelenggarakan pagelan seni dan budaya Jepang-Indonesia bertajuk "Tanabata Matsuri 2019", di Citywalk Lippo Cikarang, pada Sabtu dan Minggu 6-7 Juli 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Emral )
Mikael Niman / WBP Sabtu, 6 Juli 2019 | 14:20 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - ‎ PT Lippo Cikarang Tbk terus berkomitmen memberikan fasilitasi kepada komunitas warga negara Jepang yang tinggal di Cikarang dan sekitarnya. Tak hanya untuk keperluan berbisnis, Lippo Cikarang mendukung perhelatan tahunan bidang seni dan budaya. Salah satu dengan menyelenggarakan Tanabata Matsuri 2019 di Citywalk Lippo Cikarang, pada Sabtu dan Minggu (6-7/7/2019).

Tanabata Matsuri merupakan event kolaborasi PT Lippo Cikarang Tbk, Kedubes Jepang, dan Japan Club, yang bertujuan mempererat hubungan komunitas warga Jepang dan Indonesia melalui pagelaran budaya. Gelaran Tanabata Matsuri kali ini merupakan acara yang pertama dan akan dijadikan sebagai agenda rutin.

Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Simon Subiyanto, mengatakan sebagai salah satu kawasan yang memiliki komunitas Jepang terbesar di Cikarang, yakni mencapai 2.000 warga, pihaknya berharap dapat memberikan fasilitas terbaik sehingga warga Jepang yang merasa nyaman dan tetap dapat menikmati budaya asli mereka.

"Tanabata Matsuri merupakan bagian dari fasilitas untuk saling memperkenalkan kebudayaan antara Indonesia dan Jepang sekaligus mempererat hubungan warga negara Jepang yang tinggal di Lippo Cikarang," ujar‎ Simon Subiyanto, saat pembukaan Tanabata Matsuri, ‎Sabtu (6/7/2019) siang.

Ratusan penghuni Lippo Cikarang berbaur dengan warga sekitar untuk menyaksikan pentas budaya Jepang di panggung utama. Semakin siang, warga semakin membeludak di area panggung utama dan booth.

Lippo Cikarang memiliki luas lahan sekitar 3.250 hektare dengan sektor industri menjadi basis ekonomi. Saat ini penghuni Lippo Cikarang mencapai 54.500 orang. Dari total jumlah itu, 2.000 orang warga Jepang.

Lippo Cikarang juga memiliki pusat informasi bagi masyarakat Jepang atau Japan Information Center (JIC) di Trivium Terrace Apartment.

Terdata ada dua sekolah khusus untuk warga Jepang yang didukung bus sekolah berbasis Internet of Things (IoT).

Simon Subiyanto menambahkan, PT Lippo Cikarang ‎Tbk tidak hanya membangun infrastruktur saja, namun juga membangun peradaban manusia. "Kami berharap, ke depannya akan semakin erat hubungan Lippo Cikarang dengan Jepang dalam membangun sebuah peradaban," tuturnya.

Pembukaan Tanabata Matsuri dihadiri oleh Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk Simon Subiyanto, Embassy of Japan in Indonesia Mr Takeyama Kenichi, President Director JETRO (Japan External Trade Organization) Mr Suzuki Keishi, Assistant Director Japan Foundation Jakarta Mr Kato Daisuke, Secretary General The Jakarta Japan Club Mr Tomizawa Yoichi, Chief Representative The Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnership (AOTS) Mr Tanaka Masaaki, Chairman of Committee Tanabata Matsuri Mrs Kobayashi Itsuyo, dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Encep S Jaya.

Event Tanabata Matsuri dimeriahkan oleh Omikoshi, Mochitsuki, Japanes Traditional Games, Saman Dance, Jaipong Dance, Jakarta Keion Club, Sunda Dance, dan penampilan spesial dari Hiroaki dan Kerispatih.

‎Di tempat yang sama, Embassy of Japan in Indonesia, Mr Takeyama Kenichi, berharap acara ini menjadi ajang bertemunya komunitas warga Jepang. "Ada 2.000 warga negara Jepang yang tinggal Lippo Cikarang, saya berharap acara mempererat komunitas Jepang-Indonesia," ungkap Mr Takeyama Kenichi.

‎Sementara ‎Kepala Dinas Pariwisara Kabupaten Bekasi, Encep S Jaya, mengucapkan rasa bersyukur dapat bertatap langsung dengan komunitas Jepang. "Acara ini sangat positif dalam perkembangan budaya di Indonesia. Kerja sama dengan Jepang sudah terjalin sudah lama dan ke depannya dapat terjalin lebih erat lagi," ujar Encep S Jaya.



Sumber: Suara Pembaruan