Geo Dipa Mulai Pembangunan PLTP Small Scale Dieng

Geo Dipa Mulai Pembangunan PLTP Small Scale Dieng
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Geo Dipa Energi di dataran tinggi Dieng, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. ( Foto: Antara / Anis Efizudin )
Rangga Prakoso / FER Rabu, 10 Juli 2019 | 14:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Geo Dipa Energi (Persero) melaksanakan groundbreaking proyek pembangkit listrik tenaga panasbumi (PLTP) Small Scale Dieng 10 megawatt (MW). Proyek tersebut berada di Lapangan Panas Bumi Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah (Jateng). Proyek dengan investasi US$ 21 juta ini ditargetkan selesai dalam satu tahun.

Direktur Utama Geo Dipa, Riki Ibrahim, mengatakan, PLTP Small Scale itu direncanakan sejak 2012. Namun hari ini bisa direalisasikan. Dia menyebut proyek ini ditargetkan selesai pada akhir 2020.

"Ini merupakan langkah konkret rencana jangka panjang perusahaan sebagai BUMN Panas Bumi dan Special Mission Vehicle di bawah Kementerian Keuangan dalam mendukung program Pemerintah untuk penyediaan listrik tenaga panas bumi yang aman dan ramah lingkungan serta memberikan manfaat peningkatan ekonomi Indonesia," kata Riki dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Riki menuturkan, PLTP Small Scale Dieng adalah pembangkit skala kecil pertama di Indonesia. Selain itu proyek inu telah masuk dalam program strategis nasinal RUPTL (2019-2018), road map panas bumi EBTKE 2017-2025, bahkan termasuk kegiatan prioritas pemantauan Kantor Staf Presiden (KSP).

"Proyek ini menambah pasokan sebesar 130 MW. Tambahan pasokan ini merupakan pemenuhan kewajiban Geo Dipa untuk mengembangkan kontrak area Dieng hingga 400 MW," ujarnya.

Riki mengatakan, proyek senilai US$ 21 juta ini mendapat pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) yang juga BUMN di bawah Kementerian Keuangan. Penandatanganan Perjanjian Kredit untuk Pendanaan Pembangunn PLTP Dieng Small dilaksanakan tepat pada hari ini.

Geo Dipa Energi memiliki PLTP Dieng Unit 1 dan PLTP Patuha Unit 1 dengan kapasitas masing-masing 60 MW. Dalam waktu yang tidak lama, proses pembangunan PLTP Dieng 2 dan Patuha 2 juga akan selesai dengan kapasitas 60 MW. Selain Dieng dan Patuha, Geo Dipa mengelola WKP Arjuno Welirang dan WKP Candi Umbul Telomoyo yang memiliki sumber daya lapangan masing – masing ekuivalen 189 MW dan 112 MW.

"Kami juga sedang mempersiapkan 10-15 MW Organic Rankine Cycle Power Plant, dengan mekanisme BOT yang akan beroperasi di tahun 2020 atau 2021,” kata Riki.



Sumber: BeritaSatu.com